Bola.com, Jakarta - Lille yang diperkuat pemain Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, punya misi berat di markas Aston Villa.
Wakil Prancis itu wajib membalikkan keadaan saat menantang Aston Villa di Villa Park pada leg kedua babak 16 besar Liga Europa 2025/2026, Jumat (20/3/2026) dini hari WIB.
Tuan rumah punya bekal yang lebih baik, setelah berhasil menaklukkan Lille 1-0 pada pertemuan pertama.
Gol tunggal Ollie Watkins pada menit ke-61 membawa The Villans menang 1-0 atas Lille di Stadion Decathlon Arena - Stade Pierre-Mauroy, Jumat (13-3-2026).
Praktis, tak ada cara bagi Lille selain menang dengan selisih dua gol di markas Aston Villa jika masih ingin melaju.
Beberapa kemenangan di partai tandang sepanjang musim ini bisa dijadikan inspirasi bagi Lille untuk menatap duel di Birmingham dini hari nanti.
Terinspirasi Kesuksesan di Rennes
Pada pertandingan terbaru di Ligue 1, yakni pada pekan ke-26, Lille mencatatkan kemenangan 2-1 di markas Rennes, Roazhon Park, Senin (16-3-2026) dini hari WIB.
Pada lag itu, Lille memperagakan permainan dengan intensitas, kecepatan, dan pergerakan yang cepat.
"Kami tidak berada dalam posisi ideal karena kalah di leg pertama, tetapi kami memiliki 90 menit, atau bahkan lebih, untuk mengejar ketertinggalan dan mengamankan tempat di perempat final," ujar Bruno Genesio, pelatih Lille.
"Oleh karena itu, kami perlu bermain sangat cerdas, seperti yang kami lakukan di leg kedua di Belgrade. Dan tentu saja, kami harus bermain dengan intensitas maksimal dan memanfaatkan setiap peluang yang datang," imbuhnya.
Misi Kemenangan
Genesio yakin timnya bisa melakukan comeback spesial di markas Aston Villa. Meski di atas kertas Aston Villa lebih diunggulkan, Lille masih punya kekuatan untuk membuat kejutan.
Seperti ketika Lille dengan perkasa mengatasi Rennes dengan posisi sebagai tim tamu. Padahal, Rennes sedang gacor-gacornya dengan monorehkan lima kemenangan beruntun, termasuk menggasak PSG 3-1, sebelum tumbang di tangan Lille.
Permainan seperti di markas Rennes sangat diharapkan bisa kembali diulang oleh Olivier Giroud dkk. dini hari nanti menghadapi Aston Villa.
"Pada intinya sepak bola perlu permainan yang bagus, sepak bola berkualitas, intensitas tentu saja, tetapi juga permainan yang terampil dan berani mengambil risiko. Sementara di ajang ini, kami menghadapi tantangan besar, karena para pemain muda tidak menyadarinya, tetapi Aston Villa adalah salah satu klub terbesar di Inggris," ujar Genesio.
"Mereka adalah raksasa yang sedikit lengah dan sekarang sedang bangkit. Jadi, tantangan besar menanti kami, dalam suasana yang sangat bagus. Ini akan menjadi pertandingan yang sangat, sangat besar."
"Saya juga percaya kami memiliki kualitas, dan itulah alasan kedua mengapa kami mampu mencapai sesuatu yang luar biasa untuk melakukannya," lanjut Genesio.
Berharap Tuah Olivier Giroud
Lille sepertinya bakal bertumpu kepada Olivier Giroud, striker gaek andalan Lille yang sudah begitu mengenal kultur sepak bola Inggris.
Sepanjang kariernya, Giroud pernah berseragam Arsenal dan Chelsea. Pengalaman Giroud dinilai akan banyak manfaat bagi Lille untuk melakukan comeback di markas Aston Villa dini hari nanti.
"Pengalaman jelas sangat penting dalam pertandingan seperti ini. Jadi, itu jelas merupakan keuntungan. Dia secara alami berbicara dengan para pemain sebelum pertandingan, saat jeda. Dia adalah penghubung, seperti pemain berpengalaman lainnya di tim kami. Ini merupakan nilai tambah," kata Genesio.
Sumber: Le Petit Lillois