CEO Timnas Malaysia Singgung Jalur Hukum setelah Dihukum 2 Laga WO oleh AFC dan Gagal Lolos ke Piala Asia 2027

Pernyataan resmi disampaikan oleh Chief Executive Officer (CEO) Timnas Malaysia, Rob Friend, menyusul keputusan Komite Disiplin dan Etik AFC.

BolaCom | Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 19 Maret 2026, 16:30 WIB
Timnas Malaysia. (Bola.com/Dok.Facebook Timnas Malaysia).

Bola.com, Kuala Lumpur - Pernyataan resmi disampaikan oleh Chief Executive Officer (CEO) Timnas Malaysia, Rob Friend, menyusul keputusan Komite Disiplin dan Etik AFC.

Pernyataan itu menanggapi sanksi pengurangan poin yang dijatuhkan kepada tim berjuluk Harimau Malaya itu.

Advertisement

Komite Disiplin dan Etik AFC sebelumnya menggelar rapat pada Selasa (17-3-2026) untuk menentukan status Malaysia di putaran ketiga Kualifikasi Piala Asia 2027. Hasil sidang tersebut berujung pada sanksi yang berdampak langsung pada posisi Harimau Malaya di klasemen.

Dalam putusan itu, Malaysia dinyatakan kalah walk-over (WO) dengan skor 0-3 dari Timnas Nepal dan Timnas Vietnam. Kedua pertandingan tersebut merupakan matchday pertama dan kedua Grup E.

Laga kontra Nepal berlangsung pada 25 Maret 2025, sedangkan duel melawan Vietnam digelar pada 10 Juni 2025.

Kedua hasil tersebut dianulir setelah ditemukan pelanggaran terkait kelayakan pemain.

Selain perubahan hasil pertandingan, Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) juga dijatuhi denda sebesar 50 ribu dolar AS (Rp849 juta). Denda tersebut wajib diselesaikan dalam waktu 30 hari sejak keputusan disampaikan.


Awal Mula

Joao Figueiredo, pemain naturalisasi baru Timnas Malaysia. (Bola.com/Dok.Facebook Timnas Malaysia).

Kasus ini bermula dari dugaan pemalsuan dan manipulasi dokumen terhadap tujuh pemain naturalisasi. Pelanggaran tersebut kemudian diproses oleh FIFA.

Tujuh pemain yang terlibat adalah Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel.

Ketujuhnya, sebelumnya tampil dalam pertandingan resmi yang lalu menjadi objek investigasi.

FIFA menjatuhkan sanksi larangan bermain selama satu tahun kepada ketujuh pemain tersebut. Selain itu, masing-masing dikenai denda sebesar 2.000 franc Swiss (Rp42 juta).

Malaysia sempat mengajukan banding ke Komite Banding FIFA. Namun, permohonan tersebut tidak diterima sehingga sanksi tetap berlaku.

Upaya lanjutan dengan membawa perkara ini ke Pengadilan Arbritase Internasional atau CAS juga tidak mengubah hasil. Putusan terhadap para pemain tetap dipertahankan.


Tersingkir dari Kualifikasi Piala Asia 2027

CEO baru Timnas Malaysia, Rob Friend (kiri) (Dok. FAM)

Akibat keputusan AFC, Malaysia dipastikan tersingkir dari putaran ketiga Kualifikasi Piala Asia 2027. Harimau Malaya tertinggal enam poin dari Vietnam di puncak klasemen dengan satu laga tersisa.

"Kami mencatat keputusan yang dikeluarkan oleh Komite Disiplin dan Etik AFC terkait pengurangan poin tersebut," ujar Rob Friend dalam akun Instagram @malaysia_nt, Kamis (19-3-2026).

"Kami menghormati proses regulasi dalam kompetisi. Pada saat yang sama, masalah ini saat ini sedang ditinjau melalui jalur hukum yang sesuai," jelasnya.

"Sepanjang periode ini, prioritas kami tetap jelas, yaitu mendukung para pemain dan staf, serta memastikan mereka berada dalam kondisi terbaik untuk mewakili Malaysia dengan profesionalisme, persatuan, dan kebanggaan," tuturnya.


Fokus Melawan Vietnam

Laga Timnas Malaysia vs Vietnam di putaran ketiga kualifikasi Piala Asia 2027 di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Selasa (10-6-2025). (Dok. vff.org.vn)

Dalam partai terakhir Grup F putaran ketiga Kualifikasi Piala Asia 2027, Malaysia bakal menantang tuan rumah Vietnam di Thien Truong Stadium, Ninh Bình, pada 31 Maret 2026.

"Fokus kami sepenuhnya tertuju pada persiapan menghadapi pertandingan mendatang melawan Vietnam, di mana tim akan bertanding dengan keyakinan, ketangguhan, dan disiplin yang sama seperti yang telah ditunjukkan sepanjang tahun 2025," imbuh Rob Friend.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada para pendukung atas kepercayaan yang terus diberikan kepada tim," ungkapnya.