Bola.com, Jakarta - Lionel Messi, kembali menorehkan sejarah dalam dunia sepak bola. Di usia 38 tahun, ikon Inter Miami tersebut resmi mencatatkan 900 gol sepanjang karier profesionalnya. Pencapaian luar biasa ini menempatkannya dalam klub elite bersama rival abadinya, Cristiano Ronaldo.
Gol ke-900 Messi lahir dalam laga CONCACAF Champions Cup melawan Nashville SC. Momen tersebut terjadi saat Messi menerima umpan tarik dari Sergio Reguilón, sebelum dengan tenang melepaskan tembakan kaki kiri yang menembus celah pemain lawan dan bersarang di pojok bawah gawang.
Sayangnya, pencapaian bersejarah itu tidak diiringi hasil manis, karena Inter Miami gagal melaju setelah kalah aturan gol tandang.
Namun, seperti yang sering terjadi sepanjang kariernya, sorotan utama tetap tertuju pada Messi. Dengan torehan 900 gol, publik kembali diingatkan pada deretan gol spektakuler yang telah ia ciptakan selama lebih dari satu dekade di level tertinggi.
Berikut adalah lima gol terbaik Lionel Messi yang hingga kini masih membekas dalam ingatan pecinta sepak bola dunia.
1. Gol Legendaris vs Getafe (Copa del Rey 2006/07)
Di posisi puncak, tak ada gol yang lebih ikonik selain aksi solo Messi melawan Getafe pada Copa del Rey 2006/07.
Saat itu, Messi yang masih berusia 19 tahun menggiring bola dari tengah lapangan, melewati beberapa pemain, mengelabui kiper, dan mencetak gol dengan kaki kanan. Gol ini langsung mengingatkan publik pada aksi legendaris Diego Maradona di Piala Dunia 1986.
Meski Barcelona akhirnya tersingkir di kompetisi tersebut, gol ini tetap dikenang sebagai salah satu yang terbaik sepanjang sejarah sepak bola.
2. Gol Solo vs Athletic Bilbao (Final Copa del Rey 2014/15)
Masih melawan Athletic Bilbao, kali ini di final Copa del Rey 2014/15, Messi mencetak salah satu gol terbaik sepanjang masa.
Berawal dari sisi kanan lapangan, ia menggiring bola melewati sejumlah pemain sebelum menembak ke tiang dekat. Gol ini berlangsung hanya dalam hitungan detik, tetapi menunjukkan kombinasi kecepatan, teknik, dan ketenangan luar biasa. Tak heran jika gol ini masuk nominasi FIFA Puskás Award.
3. Solo Run vs Athletic Bilbao (La Liga 2012/13)
Saat menghadapi Athletic Bilbao di ajang La Liga musim 2012/13, Messi kembali memperlihatkan kemampuan dribbling luar biasa.
Dikepung empat pemain sekaligus, ia tetap mampu menjaga keseimbangan dan kontrol bola, melewati satu per satu lawan sebelum melepaskan tembakan datar ke pojok gawang. Gol ini bahkan melahirkan komentar legendaris dari komentator Ray Hudson yang tak percaya dengan apa yang ia saksikan.
4. Tendangan Bebas vs Liverpool (Liga Champions 2018/19)
Messi kembali menunjukkan keajaibannya saat menghadapi Liverpool di semifinal Liga Champions 2018/19. Dari jarak yang cukup jauh, ia melepaskan tendangan bebas sempurna yang melengkung ke pojok atas gawang.
Kiper Alisson Becker sudah berusaha maksimal, namun tetap tak mampu menjangkau bola. Gol ini juga menjadi gol ke-600 dalam karier Messi—menambah nilai historis dari momen tersebut, meski Barcelona akhirnya tersingkir secara dramatis di leg kedua.
5. Solo Run Ikonik vs Real Madrid (Liga Champions 2010/11)
Dalam laga semifinal Liga Champions UEFA musim 2010/11 melawan Real Madrid, Messi menunjukkan kelasnya sebagai pemain terbaik dunia. Setelah membuka keunggulan, ia mencetak gol kedua lewat aksi individu luar biasa.
Bekerja sama dengan Sergio Busquets, Messi menerima bola dan langsung menusuk ke jantung pertahanan Madrid. Ia melewati beberapa pemain seperti Sergio Ramos dan Marcelo, sebelum menuntaskannya dengan tenang ke sudut gawang. Gol ini menjadi salah satu momen paling ikonik dalam sejarah El Clasico.
Sumber: Sportsmole