Persaingan Sayap Kiri Timnas Indonesia: Ragnar Oratmangoen Minim Menit Bermain di Eropa, Peluang Ezra Walian Comeback di FIFA Series 2026?

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memanggil lima pemain berposisi sebagai sayap kiri, yaitu Ragnar Oratmangoen, Ezra Walian, Stefano Lilipaly, Witan Sulaeman, dan Doni Tri Pamungkas.

BolaCom | Gatot SumitroDiterbitkan 20 Maret 2026, 08:15 WIB
Gol-gol Indonesia disarangkan oleh Ricky Kambuaya, Irfan Jaya, Witan Sulaeman dan Ezra Walian. Sementara Myanmar hanya mampu memperkecil skor melalui Maung Maung Win. (Dokumantasi PSSI)

Bola.com, Kediri - Dari 41 pemain yang dipanggil John Herdman di Timnas Indonesia, lima di antaranya menempati sayap kiri. Siapa yang bakal terpilih masuk tim definitif untuk tampil di FIFA Series 2026 pada 27 dan 30 Maret nanti di SUGBK Jakarta?

Kelima pemain itu antara lain Ragnar Oratmangoen, Ezra Walian, Stefano Lilipaly, Witan Sulaeman, dan Doni Tri Pamungkas. Ragnar Oratmangoen satu-satunya sosok yang berkarier di Eropa.

Advertisement

Musim ini, pemilik 12 caps dan dua gol di Timnas Indonesia itu sudah tampil sebanyak 11 pertandingan dengan 246 menit bermain. Ragnar Oratmangoen mencetak satu di Liga Belgia.

Pada gelaran FIFA Series 2026 nanti, pemain berusia 28 tahun ini tak bisa berleha-leha. Ezra Walian berpeluang menggeser posisinya. Kapten Persik bermain reguler di BRI Super League 2025/2026 dengan torehan enam gol dan sembilan assist.

Jatah bermain Ezra Walian jauh di atas Ragnar Oratmangoen, yakni sejumlah 2.049 menit. Winger kiri ini juga punya caps 14 dan empat gol selama berbaju Timnas Indonesia.

Kali terakhir, Ezra Walian tampil di semifinal Piala AFF 2020 saat Timnas Indonesia mengalahkan Singapura dengan skor 4-2. Saat itu dia mencetak satu gol.

Kini peluang Ezra Walian comeback setelah lima tahun absen mengenakan jersey berlambang Garuda di dada.

 
 

Pengalaman Stefano Lilipaly

Pemain Timnas Indonesia, Stefano Lilipaly, saat melawan Chinese Taipei. Skuad Garuda menang 6-0 pada FIFA Matchday di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (6/9/2025). (Bola.com/Abdul Aziz)

Stefano Lilipaly menjadi pemain paling senior di posisi kiri. Meski telah berumur 36 tahun, awak Dewa United ini masih mampu adu ketangkasan dengan empat pemain lainnya.

Musim ini Stefano Lilipaly mengoleksi 1.143 menit bermain di 23 pertandingan dengan mencetak dua gol dan enam assist. Tiga assist lainnya dibuatnya saat Dewa United berlaga di AFC Challenge League.

Meski jam terbang Internasional cukup bagus, karena tergerus usia, Stefano Lilipaly kemungkinan sulit bermain sepanjang pertandingan.


Witan Sulaeman dan Doni Tri Pamungkas Jadi Tenaga Muda

Witan Sulaeman. Pemain sayap milik Lechia Gdansk berusia 20 tahun ini tampil penuh 90 menit. Selain menyumbang gol, pergerakannya juga mampu merepotkan dan kadang harus dijatuhkan hingga menghasilkan beberapa kali tendangan bebas. Ia layak mendapat nilai 7,5. (AFP/Roslan Rahman)

Dua pemain muda, Witan Sulaeman dan Doni Tri Pamungkas, tak bisa diabaikan begitu saja oleh John Herdman. Apalagi Witan Sulaeman yang juga bisa beroperasi di sayap kanan dan gelandang serang.

Sejak bergabung di Timnas Indonesia Senior pada 2021, Witan Sulaeman telah mengantongi 46 caps dengan sembilan gol.

Namun, menit bermain bersama Persija musim ini masih mencapai 804. Meski sering menjadi supersub, tapi Witan Sulaeman telah menyumbang satu gol dan satu assist.

Koleksi menit Witan Sulaeman ini kalah jauh dibandingkan Doni Tri Pamungkas, koleganya di Macan Kemayoran yang telah memiliki 1.378 menit.

Namun, caps pemain berusia 21 tahun paling minim di antara keempat sosok lainnya, yakni masih empat pertandingan.

Kita tunggu keputusan John Herdman. Siapa sayap kiri yang dipilihnya untuk Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 mendatang. Karena dari 41 pemain bakal dikerucutkan menjadi 23 orang.

 

Berita Terkait