Masa Depan Mohamed Salah di Liverpool Masih Abu-Abu

Masa depan Mohamed Salah bersama Liverpool kembali menjadi sorotan jelang bursa transfer musim panas 2026.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 20 Maret 2026, 21:30 WIB
Pemain Liverpool, Mohamed Salah (kiri) berbincang dengan rekannya, Trent Alexander-Arnold saat laga lanjutan Liga Inggris 2024/2025 melawan Aston Villa yang berlangsung di Anfield, Liverpool, Inggris, Minggu (10/11/2024) WIB. (AFP/Paul Ellis)

Bola.com, Jakarta - Masa depan Mohamed Salah bersama Liverpool kembali menjadi sorotan jelang bursa transfer musim panas 2026. Ketidakpastian ini muncul di tengah periode transisi yang sedang dialami klub.

Salah, yang telah menjadi ikon Liverpool selama hampir satu dekade, disebut belum mengambil keputusan final terkait kelanjutan kariernya di Anfield. Meski belum ada tanda jelas bahwa ia ingin hengkang, pemain asal Mesir itu juga belum memberikan komitmen untuk bertahan lebih lama.

Advertisement

Situasi ini semakin kompleks karena Liverpool juga tengah mengevaluasi arah klub ke depan, termasuk masa depan pelatih Arne Slot serta sejumlah pemain senior lainnya.

Di tengah ketidakpastian tersebut, minat dari Timur Tengah kembali menguat. Al Hilal dikabarkan menjadi klub terdepan yang ingin memboyong Salah. Tim asal Liga Pro Saudi itu siap menawarkan kontrak bernilai besar demi mengamankan jasa sang bintang.


Arab Saudi Mengejar Lagi

Mohamed Salah menginjak Marc Cucurella dalam sebuah duel dalam laga Liga Inggris antara Chelsea dan Liverpool di Stamford Bridge, London, 4 Oktober 2025. (AP Photo/Ian Walton)

Ketertarikan dari Arab Saudi bukan hal baru, namun kali ini diyakini sebagai momen yang tepat untuk mewujudkan transfer tersebut, mengingat kondisi Liverpool yang sedang dalam fase perubahan.

Di sisi lain, performa Salah yang mulai mendapat sorotan juga memunculkan perdebatan. Meski tetap menjadi pemain penting, ada pandangan bahwa musim panas ini bisa menjadi waktu ideal bagi kedua pihak untuk berpisah secara baik-baik.

Bagi Liverpool, melepas Salah bisa membuka ruang untuk regenerasi skuad dan menyegarkan lini serang. Sementara bagi sang pemain, tantangan baru—baik di Saudi Arabia maupun kompetisi lain—bisa menjadi langkah berikutnya dalam karier gemilangnya.

Keputusan akhir diperkirakan akan ditentukan dalam beberapa pekan ke depan. Jika tidak ada kesepakatan baru, Liverpool harus mempertimbangkan apakah akan mempertahankan sang legenda atau mulai membuka lembaran baru tanpa dirinya.


Rekor di Liga Champions

Kiper Galatasaray asal Turki #01 Ugurcan Cakir (kiri) melakukan penyelamatan di depan penyerang Liverpool asal Mesir #11 Mohamed Salah selama pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions UEFA antara Liverpool dan Galatasaray di Anfield, Liverpool, Inggris barat laut pada 19 Maret 2026. (Paul ELLIS/AFP)

Salah belum lama ini mencatatkan sejarah di Liga Champions UEFA saat membawa Liverpool menghancurkan Galatasaray dengan skor 4-0 di Anfield, Kamis (19/3/2026) dini hari WIB.

Winger asal Mesir itu menjadi pemain Afrika pertama yang mencapai 50 gol di Liga Champions.

Secara statistik, Salah kini mengoleksi 50 gol di Liga Champions, 47 bersama Liverpool, serta masing-masing satu gol untuk AS Roma dan FC Basel. Ia juga semakin kokoh sebagai top skor Afrika sepanjang sejarah kompetisi, melampaui Didier Drogba dan Samuel Eto'o, serta unggul jauh dari Sadio Mane.

Pencapaian ini menempatkan Salah sebagai pemain ke-12 dalam sejarah Liga Champions yang menembus 50 gol, menyusul Harry Kane yang lebih dulu mencapai angka tersebut bersama Bayern Munich.

Berita Terkait