Bola.com, Jakarta - Penyerang muda Brasil, Endrick, mengakui bahwa masa sulitnya bersama Real Madrid adalah hal yang wajar, mengingat besarnya tekanan di klub tersebut.
Saat ini dipinjamkan ke Olympique Lyon, Endrick mulai menemukan kembali performa terbaiknya sejak bergabung pada Januari lalu. Meski sempat kesulitan menunjukkan konsistensi di Madrid, ia tidak ingin terlalu keras mengkritik dirinya sendiri.
“Real Madrid adalah klub terbesar di dunia. Sangat sulit bermain di sana, baik untuk pemain muda maupun yang sudah berpengalaman,” ujar Endrick.
Ia juga menyoroti tingginya ekspektasi dari klub dan para pendukung, yang selalu menginginkan talenta baru langsung tampil maksimal—sesuatu yang tidak selalu mudah diwujudkan.
Pelajaran Besar
Dalam proses perkembangannya, Endrick mengaku banyak belajar dari pelatih legendaris Carlo Ancelotti, baik saat di Real Madrid maupun di tim nasional Brasil. Ia merasa pengalaman tersebut sangat berharga dalam membentuk permainannya.
“Saya belajar banyak darinya. Saya bisa mencetak gol di berbagai kompetisi saat bekerja sama dengannya,” tambahnya.
Meski masa depannya masih dikaitkan dengan kemungkinan kembali ke Real Madrid, Endrick memilih untuk fokus pada performa saat ini bersama Lyon.
“Bagi saya, masa depan adalah minggu depan, lawan berikutnya, latihan berikutnya,” tegasnya.
Dengan pendekatan tersebut, Endrick berharap bisa terus berkembang dan membuktikan kualitasnya, baik untuk Lyon maupun saat kembali ke Real Madrid di masa depan.