Bola.com, Jakarta - Presiden Bayern Munchen, Uli Hoeness, mengungkapkan penilaian mengejutkan terhadap nilai Harry Kane saat ini. Ia bahkan menyebut Bayern siap mengeluarkan dana jauh lebih besar dibanding saat pertama kali merekrut sang striker.
Kane didatangkan Munchen pada 2023 dengan nilai transfer 110 juta euro, menjadikannya pembelian termahal sepanjang sejarah Bundesliga.
Ia bergabung dengan kontrak empat tahun setelah meninggalkan Tottenham dengan bekal pencetak gol terbanyak sepanjang masa Spurs di Premier League.
Sejak tiba di Jerman, Kane langsung beradaptasi dengan cepat. Ia telah mencetak 119 gol dari 126 pertandingan di semua kompetisi, menunjukkan konsistensi luar biasa tanpa tanda-tanda penurunan performa.
Musim ini, ia juga memimpin daftar top scorer liga dengan 30 gol, unggul jauh 14 gol dari pesaing terdekatnya, Deniz Undav.
Performa tersebut membuat Hoeness tak ragu menyebut nilai Kane saat ini jauh lebih tinggi.
"Hari ini saya akan membelinya seharga 150 juta euro (sekitar Rp2,9 triliun) karena dia adalah sosok impian bagi Bayern Munich," kata Hoeness.
"Dia figur global, punya karakter yang baik, dan menjadi anutan bagi pemain muda kami, terutama yang berusia 18 tahun."
"Dia merangkul mereka dan memberi tahu bagaimana cara menembak bola dengan benar," lanjutnya.
Sindir Rival Domestik
Munchen saat ini memimpin klasemen Bundesliga dengan keunggulan sembilan poin atas Borussia Dortmund di posisi kedua. Namun, di tengah dominasi tersebut, Hoeness juga melontarkan kritik terhadap satu di antara rival domestik, Eintracht Frankfurt.
Menurutnya, Frankfurt dalam beberapa tahun terakhir lebih fokus pada bisnis penjualan pemain ketimbang membangun kekuatan tim. Frankfurt memang dikenal sebagai satu di antara "penjual" terbaik di Bundesliga, tetapi dinilai kurang kompetitif secara prestasi.
Dalam dua tahun terakhir, Frankfurt melepas sejumlah pemain kunci dengan nilai besar, termasuk Randal Kolo Muani ke Paris Saint-Germain (PSG) seharga 95 juta euro pada 2023. Namun, sang striker gagal menembus rencana pelatih Luis Enrique dan kini dipinjamkan ke Tottenham.
Penampilannya pun belum maksimal, hanya mencetak empat gol dari 32 pertandingan. Ia bahkan disebut berpeluang kembali ke Juventus, setelah tampil cukup baik dengan mencetak 10 gol dalam 22 laga saat dipinjamkan ke klub Italia tersebut.
Selain itu, Omar Marmoush juga dilepas ke Manchester City dengan nilai 75 juta euro, disusul Hugo Ekitike yang pindah ke Liverpool pada musim panas lalu dengan harga 95 juta euro.
Klub Beli Pemain
Hoeness mengaku tidak sejalan dengan model bisnis seperti itu.
"Secara pribadi, saya bukan penggemar menjual pemain bagus. Di Bayern, kami adalah klub yang membeli pemain, bukan menjual," ujarnya.
"Axel Hellmann akan menyadari bahwa dalam jangka panjang, setiap penjualan akan mengurangi kekuatan tim."
"Memang menyenangkan mendapat €50 atau €60 juta sesekali, tapi apa konsekuensinya?" cetus Hoeness.
Musim Frankfurt berjalan kurang memuaskan setelah tersingkir lebih awal dari Liga Champions dan DFB-Pokal.
Sementara itu, Munchen terus melaju, sudah menembus perempat final Liga Champions menghadapi Real Madrid dan berada di jalur kuat untuk kembali menjuarai Bundesliga dengan keunggulan sembilan poin dan delapan laga tersisa.
Sepanjang sejarahnya, Munchen bahkan belum pernah menerima lebih dari 45 juta euro dari satu penjualan pemain, termasuk saat melepas Robert Lewandowski ke Barcelona maupun Lucas Hernandez ke PSG.
Sumber: Talksport