7 Bintang Sepak Bola tapi Tukang Diving: Ada Cristiano Ronaldo, Luis Suarez Rajanya

7 Bintang Sepak Bola tapi Tukang Diving: Cristiano Ronaldo Tak Luput, Luis Suarez Rajanya

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 22 Maret 2026, 16:00 WIB
2. Luis Suarez (Barcelona) – 15 gol dan 5 assist (AFP/Josep Lago)

Bola.com, Jakarta - Diving atau aksi pura-pura jatuh untuk menipu wasit masih menjadi salah satu pelanggaran yang paling dibenci. Meski teknologi VAR sudah diterapkan, praktik ini ternyata belum benar-benar hilang, bahkan masih dilakukan oleh sejumlah pemain top dunia.

Berdasarkan data yang dihimpun Transfermarkt, ada beberapa nama besar yang justru tercatat sebagai pemain dengan kartu kuning terbanyak akibat diving. Menariknya, daftar ini tidak hanya diisi pemain biasa, tetapi juga bintang-bintang dari klub elite Eropa.

Advertisement

Nama seperti Pedro menjadi salah satu yang masuk dalam daftar, dengan enam kartu kuning akibat diving sepanjang kariernya. Bahkan, mantan pelatihnya, Jose Mourinho, pernah secara terbuka menyindirnya sebagai penyelam ulung karena aksinya di lapangan.

Jumlah yang sama juga dicatat oleh Alexis Sanchez, yang pernah menuai kritik tajam dari pelatih Tony Pulis setelah dianggap melakukan kecurangan dalam sebuah pertandingan. Tak hanya itu, Sanchez bahkan pernah diusir keluar lapangan setelah menerima kartu kuning kedua akibat simulasi.

Tujuh yang teratas, siapa saja?


1. Luis Suarez (9 kartu)

Luis Suarez. Striker Uruguay berusia 35 tahun yang baru saja bergabung dengan Gremio pada tengah musim 2022/2023 ini tercatat pernah memperkuat Liverpool selama 3,5 musim dan menjadi pembelian termahal kelima The Reds pada bursa transfer musim dingin sepanjang sejarah. Ia didatangkan dari Ajax Amsterdam pada bursa transfer musim dingin 2010/2011 dengan nilai transfer 26,5 juta euro atau kini setara Rp441 miliar. (AFP/Paul Ellis)

Di puncak daftar ada Suarez, sosok yang memang penuh kontroversi sepanjang kariernya.

Ia bahkan pernah mengakui secara terbuka bahwa dirinya sengaja melakukan diving demi membantu tim meraih kemenangan. Pengakuan itu sempat menuai kritik keras, termasuk dari mantan pelatihnya di Liverpool, Brendan Rodgers.


2. Diego Costa (9 kartu)

Diego Costa didatangkan Chelsea dari Atletico Madrid pada awal musim 2014/2015. Pada musim pertamanya ia langsung mencetak 20 gol di Premier League dari 26 laga dan kembali diulanginya dengan torehan gol yang sama pada musim ketiganya. Selama tiga musim membela The Blues hingga tengah musim 2017/2018, ia sukses mengoleksi 52 gol di Premier League dari total 89 laga. (AFP/Ian Kington)

Tak mengejutkan melihat Costa di posisi ini. Dikenal sebagai striker yang agresif dan provokatif, ia kerap menggunakan segala cara untuk menang.

Bagi Costa, diving mungkin hanyalah bagian dari kecerdikan dalam bermain, meski lawan tentu punya pandangan berbeda.


3. Dries Mertens (7 kartu)

Pemain sayap Napoli, Dries Mertens, diperebutkan Inter Milan dan Manchester United (MU). (Claudio Giovannini/ANSA via AP)

 

Mertens bukan tipe pemain yang identik dengan kecurangan, namun statistik berkata lain.

Beberapa aksinya di lapangan bahkan dianggap cukup berlebihan, meski tidak selalu menjadi sorotan utama.


4. Sergio Aguero (7 kartu)

Sergio Aguero. Eks striker Brasil berusia 34 tahun yang telah pensiun dini pada Desember 2021 bersama Barcelona akibat masalah kesehatan ini menjadi pemain dengan catatan gol terbanyak keempat pada musim debutnya di Pemier League Liga Inggris. Sergio Aguero total mencetak 23 gol dari 34, setara dengan Ruud van Nistelrooy pada musim 2011/2012 saat ia menjalani musim pertamanya di Premier League Liga Inggris bersama Manchester City setelah didatangkan dari Atletico Madrid. (AFP/Andrew Yates)

 

Cukup mengejutkan melihat nama legenda Manchester City ini ada di daftar.

Meski dikenal sebagai striker mematikan dengan lebih dari 180 gol di Premier League, Aguero ternyata juga beberapa kali tertangkap melakukan simulasi.


5. Keita Balde (7 kartu)

 

Winger asal Senegal ini pernah bermain untuk beberapa klub seperti Monaco, Inter Milan, dan Monza.

Meski tidak terlalu terkenal, ia tetap masuk daftar berkat beberapa aksi teatrikalnya di area penalti, bahkan di era VAR.


6. Carlos Aranda (7 kartu)

 

Mungkin bukan nama besar, tetapi Aranda adalah contoh klasik striker Spanyol yang kerap dianggap terlalu mudah jatuh di kotak penalti.

Kariernya yang berpindah-pindah klub di Spanyol juga diiringi reputasi kurang baik soal diving.


7. Cristiano Ronaldo (6 Kartu)

Gaya selebrasi Cristiano Ronaldo setelah mencetak gol untuk Real Madrid, 6 Desember 2014. Gaya ini menjadi ciri khas CR7. (AFP/Javier Soriano)

Nama besar seperti Ronaldo ternyata hanya mengoleksi enam kartu kuning karena diving dari total lebih dari 100 kartu kuning sepanjang kariernya.

Di masa mudanya bersama Manchester United, ia cukup sering dituduh melakukan simulasi, meski kebiasaan itu berkurang seiring kedewasaan permainannya.

 

Sumber: Planet Football

Berita Terkait