Stop Perdebatan! Semua Pihak Harus Memahami Keputusan John Herdman Terkait 24 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Tinggal menghitung hari, ajang FIFA Series 2026 akan segera digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Turnamen ini dijadwalkan berlangsung pada 27 dan 30 Maret, menghadirkan sejumlah tim dari berbagai belahan dunia.

BolaCom | Choki SihotangDiterbitkan 24 Maret 2026, 05:00 WIB
Untuk tahap awal, John Herdman akan menukangi Tomnas Indonesia hingga 2027, dengan potensi penambahan hingga 2029. Tampak dalam foto, pelatih kepala tim nasional sepak bola Indonesia yang baru, John Herdman saat diperkenalkan dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa 13 Januari 2026. (AP Photo/Achmad Ibrahim)

Bola.com, Jakarta - Tinggal menghitung hari, ajang FIFA Series 2026 akan segera digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Turnamen ini dijadwalkan berlangsung pada 27 dan 30 Maret, menghadirkan sejumlah tim dari berbagai belahan dunia.

Sebagai tuan rumah, Timnas Indonesia akan bersaing bersama Timnas Bulgaria, Timnas Kepulauan Solomon, dan Timnas Saint Kitts and Nevis.

Advertisement

Pada 27 Maret, Indonesia akan menghadapi Saint Kitts and Nevis, sementara Kepulauan Solomon bertemu Bulgaria. Pemenang dari masing-masing laga akan melaju ke partai final yang digelar pada 30 Maret.

Turnamen ini menjadi momen penting bagi Skuad Garuda untuk mengembalikan kepercayaan publik setelah gagal lolos ke Piala Dunia 2026. Selain itu, ajang ini juga menjadi debut bagi pelatih anyar, John Herdman, yang menggantikan Patrick Kluivert.

 


Coretan Kambuaya dan Ezra Picu Perdebatan

Gelandang Timnas Indonesia, Ricky Kambuaya, tampil gemilang ketika timnya menang 1-0 atas Timnas Bahrain pada laga kedelapan putaran ketiga Grup C kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (25/3/2025) malam WIB. (Bola.com/Abdul Aziz)

Menjelang turnamen, keputusan pemanggilan pemain justru menjadi sorotan. Dari 41 nama yang dipantau, hanya 24 pemain yang dipilih, dan hal itu memicu perdebatan hangat di kalangan publik.

Dua nama yang paling disorot adalah Ricky Kambuaya dan Ezra Walian yang tidak masuk dalam skuad.

Kambuaya selama ini dikenal sebagai langganan timnas, baik di era Shin Tae-yong maupun Patrick Kluivert. Gelandang pekerja keras itu juga tampil konsisten bersama Dewa United.

Sementara itu, Ezra Walian justru tengah dalam performa impresif bersama Persik Kediri. Ia telah mencatatkan enam gol dan sembilan assist di BRI Super League 2025/2026, membuat banyak pihak memprediksi dirinya akan kembali dipanggil.

 


Binder Singh Minta Publik Tahan Kritik

Pengamat sepak bola nasional, Binder Singh, ikut memberikan pandangannya terkait polemik ini. Ia menilai perdebatan semacam ini adalah hal yang wajar dalam sepak bola.

“Menurut saya ini hal yang wajar. Karena sejak era Shin Tae-yong sampai Patrick Kluivert, setiap pemanggilan pemain pasti selalu ada perdebatan,” ujarnya.

Namun, ia mengingatkan agar perdebatan tidak berlebihan, terutama di media sosial.

“Saya pikir kita perlu sedikit mengurangi perdebatan di media sosial. Bukan berarti tidak boleh berpendapat, silakan saja, bahkan mengkritik juga boleh,” lanjutnya.

Binder juga menegaskan bahwa saat ini belum waktu yang tepat untuk menghakimi Herdman, mengingat sang pelatih belum memimpin satu pertandingan pun bersama Timnas Indonesia.

“Menurut saya ini belum waktunya untuk mengkritik, karena John Herdman belum melatih satu pertandingan pun. Tapi memang, tidak seru kalau tidak ada analisis di media sosial,” katanya.

Ia pun mengajak publik untuk menghormati keputusan tim pelatih terkait pemilihan 24 pemain.

“Yang paling penting, kita harus memahami keputusan John Herdman tentang pemain yang dipanggil dan yang dicoret,” tutup Binder.

Dengan turnamen yang semakin dekat, perhatian kini tertuju pada bagaimana Timnas Indonesia tampil di bawah arahan pelatih baru. FIFA Series 2026 bukan hanya sekadar ajang uji coba, tetapi juga titik awal pembentukan wajah baru Skuad Garuda.

Berita Terkait