Inggris Vs Jepang: Saka dan Rice Ngotot Main, Tuchel Tak Mau Ambil Risiko

Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, mengungkapkan duo Arsenal, Bukayo Saka dan Declan Rice, sebenarnya sangat ingin tampil dalam laga uji coba melawan Jepang.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 30 Maret 2026, 20:15 WIB
Kiper Inggris #01 Jordan Pickford, bek Inggris #05 John Stones, bek Inggris #06, Marc Guehi, gelandang Inggris #04, Declan Rice, bek Inggris #03, Luke Shaw, gelandang Inggris #11, Phil Foden, gelandang Inggris #26, Kobbie Mainoo, penyerang Inggris #07, Bukayo Saka, gelandang Inggris #10, Jude Bellingham, dan bek Inggris #02, Kyle Walker, menyanyikan lagu kebangsaan sebelum pertandingan final Euro 2024 antara Spanyol dan Inggris di Olympiastadion di Berlin pada 14 Juli 2024. (Adrian DENNIS/AFP)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, mengungkapkan duo Arsenal, Bukayo Saka dan Declan Rice, sebenarnya sangat ingin tampil dalam laga uji coba melawan Jepang, Rabu (1/4/2026) dini hari WIB. Namun, kondisi fisik keduanya membuat Tuchel memilih tidak mengambil risiko.

Saka dan Rice termasuk dalam delapan pemain yang dicoret dari skuad Inggris untuk pertandingan di Wembley. Keputusan ini diambil setelah evaluasi medis menunjukkan keduanya masih mengalami ketidaknyamanan.

Advertisement

“Mereka sangat ingin bermain, untuk meluruskan situasi. Tapi tidak masuk akal jika kami mengambil risiko,” ujar Tuchel dalam konferensi pers, seperti dikutip dari ESPN, Senin (30/3/2026). 

Menurut Tuchel, jika laga tersebut merupakan pertandingan terakhir musim ini, kemungkinan keduanya tetap dimainkan. Namun, dengan padatnya jadwal di akhir musim, keputusan lebih bijak adalah memulangkan mereka ke klub untuk pemeriksaan lanjutan.

“Risikonya terlalu besar. Mereka jelas masih merasakan ketidaknyamanan saat pemeriksaan medis. Tidak ada alasan bagi mereka untuk tetap bertahan di sini,” tegas eks pelatih Chelsea itu.

 


Skuad Inggris Berubah Banyak

Pelatih kepala Timnas Inggris asal Jerman, Thomas Tuchel, mengamati para pemain dari pinggir lapangan selama pertandingan persahabatan antara Inggris dan Wales di Stadion Wembley, London, pada 9 Oktober 2025. (Ben STANSALL/AFP)

Selain Saka dan Rice, beberapa pemain lain seperti Noni Madueke, John Stones, dan Adam Wharton juga meninggalkan kamp latihan akibat cedera. Alhasil, komposisi skuad Inggris mengalami banyak perubahan dari rencana awal.

Meski demikian, Tuchel menilai situasi ini sebagai hal yang wajar, mengingat para pemain harus tampil di berbagai kompetisi menjelang akhir musim.

“Saya tidak kecewa pada pemain, tapi pada situasinya. Ini realita akhir Maret, di mana banyak pemain terlibat di lebih dari satu kompetisi,” jelasnya.

 

 


Tuchel

Para pemain nantinya tidak akan bergabung secara bersamaan. Mereka dijadwalkan datang dalam waktu berbeda, tergantung jumlah menit bermain di level klub sepanjang musim. (AFP/Paul Ellis)

Tuchel juga menyoroti tingginya beban bermain para pemain musim ini. Bahkan, beberapa di antaranya sudah mencatat menit bermain lebih banyak dibanding musim lalu.

“Kami juga harus memikirkan kondisi mental mereka. Para pemain butuh jeda, dan kami melihat energi positif saat mereka kembali ke kamp dalam suasana baru,” tambahnya.

Menariknya, Tuchel memuji komitmen para pemain yang tetap menunjukkan semangat tinggi untuk membela timnas, bahkan dalam kondisi cedera.

“Saya merasakan semua pemain sangat ingin datang. Beberapa pemain yang cedera bahkan tetap bertahan untuk menjalani perawatan. Tidak ada yang langsung pulang, ini menunjukkan semangat tim yang sangat baik,” pungkas Tuchel.   

Sumber: ESPN

Berita Terkait