Ajax Bermimpi Besar, Gaet Pep Guardiola

Ajax dikabarkan tengah membidik pelatih Manchester City, Pep Guardiola.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 05 April 2026, 09:00 WIB
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, merayakan kemenangan atas Nottingham Forest pada laga pekan ke-18 Premier League di Stadion The City Ground, Sabtu (27/12/2025). (Joe Giddens/PA via AP)

Bola.com, Jakarta - Ajax dikabarkan tengah membidik pelatih Manchester City, Pep Guardiola, sebagai target utama mereka di masa depan.

Direktur olahraga Ajax, Jordi Cruyff, disebut ingin mencoba mendatangkan Guardiola ke Amsterdam. Keduanya memiliki hubungan dekat sejak sama-sama membela Barcelona, yang membuat peluang komunikasi terbuka lebar.

Advertisement

Jurnalis Belanda Mike Verweij menyebut langkah ini memang sulit terwujud, mengingat keterbatasan finansial Ajax dibanding klub-klub elite Eropa. Guardiola juga diyakini memiliki banyak opsi, termasuk tawaran dengan gaji tinggi yang tidak mampu ditandingi klub Eredivisie tersebut.

Meski demikian, Cruyff diyakini tetap akan berusaha menghubungi Guardiola. Apalagi sang pelatih pernah mengungkapkan bahwa ia banyak berutang kepada keluarga Cruyff dalam perjalanan kariernya.

Saat ini, Guardiola masih memiliki sisa kontrak kurang dari 18 bulan di Manchester City dan belum mengambil keputusan soal masa depannya, dengan kejelasan baru diperkirakan muncul paling cepat pada bulan Juni.


Disarankan Cabut

Kemenangan ini menjaga asa Manchester City untuk meraih banyak gelar musim ini. Selain masih bersaing ketat di Liga Primer Inggris, City juga sudah dinanti laga final Piala Liga dan masih bersaing di Liga Champions. (AFP/Paul Currie)

Matthias Sammer, peraih Ballon d'Or 1996 yang kemudian berkarier sebagai eksekutif sepak bola, tampaknya juga menyinggung frustrasi Pep Guardiola belakangan ini terhadap kritik atas pemilihan susunan pemainnya.

Sebelumnya, Guardiola mengatakan awal bulan ini ia diserang habis-habisan karena keputusan-keputusannya dalam memilih pemain di Liga Champions, setelah Manchester City disingkirkan Real Madrid di babak 16 besar.

Sammer, yang kini bekerja sebagai penasihat paruh waktu Bayern Munchen sekaligus pundit, berharap Guardiola memilih pergi dari Manchester City pada musim panas nanti agar bisa memulihkan tenaga dan energinya.

“Ketika saya melihat mata Anda, ketika saya melihat wajah Anda, dan juga dari hal-hal lainnya, Anda sebenarnya tidak perlu menjelaskan kepada orang-orang yang tidak paham tentang diri Anda, siapa Anda, dan bahwa Anda tidak mungkin selalu menang,” ujar Sammer.

“Saya akan menyarankannya untuk menarik napas panjang,” lanjutnya.


Bertahan atau?

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola memeluk pelatih Arsenal, Mikel Arteta, setelah laga final Carabao Cup di Stadion Wembley, Minggu (22/3/2026). (AFP/Glyn Kirk)

Man City masih berada dalam perburuan gelar Premier League, meski saat ini tertinggal sembilan poin dari pemuncak klasemen Arsenal.

Tim asuhan Pep Guardiola masih memiliki satu pertandingan lebih sedikit dibanding The Gunners dan akan menjamu Arsenal di Etihad bulan depan dalam laga yang berpotensi sangat menentukan.

Selain itu, Manchester City juga baru saja melibas Liverpool di perempat final Piala FA.

Meski keraguan mengenai masa depannya masih ada, Guardiola sempat memberi isyarat positif dalam komentarnya setelah menjuarai Carabao Cup. Ia menyebut timnya akan menjadi lebih baik pada musim depan.

Sumber: Daily Mail


Posisi Man City

Berita Terkait