Bola.com, Jakarta - CEO Senyawa Entertainment, Reza Subekti, menceritakan bagaimana pihaknya meyakinkan mantan pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, untuk membela Barcelona Legends.
Senyawa Entertainment bersama MPRO International dan Dewa United akan menggelar partai bertajuk Clash of Legends 2026 yang mempertemukan DRX World Legends kontra Barcelona Legends di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, pada 18 April 2026.
"Terkait coach Patrick Kluivert, cukup sulit memang awalnya meyakinkan untuk bermain kembali," ujar Reza dalam konferensi pers di SUGBK pada Rabu (8/4/2026).
"Namun, akhirnya kami sempat bertemu dan saya mencoba meyakinkan dia, dan akhirnya dia setuju untuk tetap datang ke sini," ucap Reza.
Era Patrick Kluivert, Timnas Indonesia Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026
Patrick Kluivert adalah pelatih Timnas Indonesia pada Januari-Oktober 2025. Pada masa kepemimpinannya, tim berjulukan Skuad Garuda itu gagal lolos ke Piala Dunia 2026.
Kontrak Kluivert lalu diputus oleh PSSI pada Oktober 2026. Untuk sebagian kalangan, ia dianggap bertanggung jawab atas pencapaian Timnas Indonesia yang tersingkir di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
"Karena menurut saya pribadi, kegagalan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 bukan sepenuhnya kesalahan coach Patrick Kluivert," imbuh Reza.
"Itu kolektif. Jadi tidak elok rasanya kalau kita harus menyalahkan satu orang yang menjadi penyebab Timnas Indonesia tidak tampil di Piala Dunia 2026," lanjutnya.
Harapan untuk Masyarakat Indonesia
Reza juga berani menjamin keamanan Kluivert selama di Indonesia. Dia juga berharap masyarakat Indonesia, khususnya di SUGBK, dapat menyambut hangat kembalinya mantan penyerang Timnas Belanda itu.
"Bahkan, kalau saya boleh sedikit bicara, kalau kita melihat berdasarkan ranking pemain pun, ranking FIFA pun, memang Timnas Indonesia berada di paling bawah di antara Timnas Arab Saudi dan Timnas Irak," kata Reza.
"Jadi saya bilang sama Patrick, datang, saya jamin keamanan Patrick Kluivert di Indonesia."
"Dan saya juga mau mengajak semua keluarga Indonesia, kita bangsa yang beradab. Jadi jangan ada tindakan yang mencelakakan atau bisa merugikan Indonesia di mata dunia," terang Reza.