Tak Terima dengan Keputusan Dean James Bebas Hukuman atas Kasus Paspor, NAC Mau Banding Lagi ke KNVB

Setelah mengetahui bahwa Dean James dinyatakan tidak bersalah dan terbebas dari hukuman atas persoalan paspor, membuat kubu NAC Breda terkejut. Klub tersebut berencana mengajukan banding ke KNVB atau federasi sepak bola Belanda.

BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 09 April 2026, 08:30 WIB
Aksi bek kiri Timnas Indonesia, Dean James bersama Go Ahead Eagles di Liga Europa 2025/2026. (Instagram Dean James)

Bola.com, Jakarta - Setelah mengetahui bahwa Dean James dinyatakan tidak bersalah dan terbebas dari hukuman atas persoalan paspor, membuat kubu NAC Breda terkejut. Klub tersebut berencana mengajukan banding ke KNVB atau federasi sepak bola Belanda.

Seperti diketahui, NAC adalah klub yang pertama kali mengungkap kontroversi masalah paspor dan izin kerja Dean James. Pengaduan itu berkaitan dengan hasil pekan ke-27 Eredivisie 2025/2026 ketika NAC Breda dihajar Go Ahead Eagles dengan enam gol tanpa balas di De Adelaarshorst, Deventer, pada Minggu (15/3/2026).

Advertisement

NAC Breda kemudian mengajukan permohonan agar pertandingan itu dinyatakan tidak sah. Klub zona degradasi Eredivisie itu juga membuka kemungkinan agar laga bisa dijadwalkan ulang.

Kasus ini berkaitan dengan perubahan kewarganegaraan yang dilakukan Dean James pada Maret 2025. Dia saat itu mengambil status sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) untuk dapat membela Timnas Indonesia.

Kasus ini ikut menghinggapi beberapa pemain naturalisasi Indonesia yang mirip dengan Dean James seperti Nathan Tjoe-A-On, Justin Hubner, hingga Tim Geypens. Mereka bisa terseret hukum jika pada akhirnya terbukti bersalah.

 


Tak Terbukti Bersalah

Dean James, bek kiri naturalisasi Timnas Indonesia dan Go Ahead Eagles. (Dok. ga-eagles.nl)

Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh, KNVB memutuskan untuk menutup kasus tersebut bahwa tidak ada pelanggaran yang dilakukan Dean James.

Keputusan ini tentu menjadi kelegaan besar bagi Go Ahead Eagles yang sempat terancam menerima konsekuensi jika terbukti melakukan pelanggaran administrasi.

Berdasarkan keterangan resmi yang dirilis oleh Go Ahead Eagles, Jaksa Penuntut Umum akhirnya telah menyelesaikan penyelidikan terhadap status kelayakan Dean James yang baru saja berpindah kewarganegaraan menjadi WNI.

"Jaksa penuntut umum independen untuk sepak bola profesional KNVB telah menyelesaikan penyelidikan terkait kelayakan pemain Go Ahead Eagles, Dean James. Jaksa penuntut sepak bola profesional telah memutuskan untuk tidak mengambil tindakan disiplin. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa baik pemain maupun klub tidak menyadari konsekuensi otomatis dari memperoleh kewarganegaraan selain Belanda," demikian pernyataan Go Ahead Eagles.

"Selain itu, telah menjadi jelas bahwa konsekuensi dari memperoleh kewarganegaraan lain kurang diketahui secara luas di kalangan sepak bola profesional," lanjut keterangan tersebut.

 


Siap Banding

Kubu NAC Breda langsung merespons hasil keputusan KNVB tersebut, dan dikabarkan siap mengajukan banding. NAC masih merasa keabsahan Dean James dipertanyakan, dengan sudah tidak lagi menjadi warga negara dan perlu menyelesaikan persyaratan administrasi kelayakan sesuai aturan di negara Belanda.

"NAC Breda sedang mempertimbangkan untuk mengajukan banding atas putusan KNVB terkait Dean James. NAC sedang berkonsultasi dengan pengacaranya untuk melihat apakah mereka masih dapat mengajukan banding terhadap putusan tersebut," demikian informasi dari pemberitaan Voetbal Primeur.

Secara total, James bermain selama 75 menit melawan NAC. Setelah pertandingan, menjadi jelas bahwa pemain kidal tersebut sebenarnya tidak memiliki izin kerja karena kepindahan status kewarganegaraan ke Indonesia, sehingga membuatnya tidak memenuhi syarat untuk bermain melawan NAC.

Sementara itu, jaksa independen untuk sepak bola profesional KNVB telah memutuskan untuk tidak menghukum James menyusul insiden tersebut. Selain Dean James, ada rekan setimnya yang mengalami permasalahan serupa yakni Richonell Margaret dari Suriname yang sempat diistirahatkan hingga masalah terkait izin kerja mereka terselesaikan.

Sumber: Voetbal Primeur

Berita Terkait