Liga Champions: Luis Enrique Terheran-heran Lihat Arne Slot Ubah Taktik di Laga PSG Vs Liverpool

Enrique mengakui dirinya terkejut dengan keputusan Slot yang memainkan lima bek. Keputusan itu ternyata tak berbuah hasil positif bagi Liverpool.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 09 April 2026, 09:28 WIB
PSG - Ilustrasi Luis Enrique (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Liverpool takluk 0-2 dari tuan rumah Paris Saint-Germain (PSG) pada leg pertama perempat final Liga Champions 2025/2026, Kamis (9/4/2026) dini hari WIB. Pada laga tersebut, manajer Liverpool, Arne Slot, memakai taktik yang ternyata membuat pelatih PSG, terkaget-kaget. 

Enrique mengakui dirinya terkejut dengan keputusan Slot yang memainkan lima bek. Keputusan itu ternyata tak berbuah hasil positif bagi The Reds. 

Advertisement

PSG tampil dominan pada pertandingan di Paris tersebut. Mereka menang setelah mencetak masing-masing gol dari Desire Doue dan Khvicha Kvaratskhelia di setiap babak.

Untuk laga tandang ke ibu kota Prancis, Slot memilih memainkan tiga bek sejajar yakni Ibrahima Konate, Virgil van Dijk, dan Joe Gomez, dengan Jeremie Frimpong serta Milos Kerkez beroperasi sebagai wing-back.

Namun, Liverpool kesulitan mengancam PSG karena gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran dan hanya menguasai 26 persen penguasaan bola.

 


Kata-kata Luis Enrique

Pelatih PSG Luis Enrique memberikan instruksi kepada para pemainnya pada laga leg pertama perempat final Liga Champions antara PSG vs Liverpool di Paris, Rabu, 8 April 2026. (AP Photo/Thibault Camus)

Setelah kemenangan PSG, Luis Enrique ditanya apakah terkejut dengan keputusan Slot memulai laga dengan formasi defensif.

“Ini cukup mengejutkan karena ini pertama kalinya Arne Slot memainkan tiga bek musim ini,” kata Luis Enrique kepada Canal Plus, seperti dikutip dari Metro

“Hal itu menunjukkan mereka mencoba berubah dan mencari sesuatu yang baru, yang sebenarnya normal. Kami sudah terbiasa lawan menyesuaikan diri terhadap kami, jadi tidak masalah. Kami akan berusaha memenangkan leg kedua.”

Dalam wawancara terpisah dengan TNT Sports, Luis Enrique menambahkan. "Saya tahu Arne Slot adalah pelatih hebat, ini pertama kalinya mereka bermain dengan lima bek," ujar Enrique. 

“Tapi kami sudah terbiasa melihat tim lain mengubah formasi saat menghadapi kami, itu hal yang wajar."

“Saya pikir mereka memainkan pertandingan yang bagus, mereka tim yang fisik, sangat kuat, punya pemain berkualitas secara individu, dan itu pertandingan yang menarik. Selalu menyenangkan bermain melawan Arne Slot dan timnya karena mereka mencoba bermain menyerang, dan itu enak ditonton," imbuh pria berkebangsaan Spanyol tersebut. 

 

 

 

 


Demi Redam Hakimi dan Mendes

Pemain PSG Desire Doue (kanan) disambut oleh Achraf Hakimi setelah mencetak gol pada laga leg pertama perempat final Liga Champions antara PSG vs Liverpool di Paris, Rabu, 8 April 2026. (AP Photo/Aurelien Morissard)

Sementara itu, Slot mengakui ingin meredam ancaman dari Achraf Hakimi dan Nuno Mendes di sisi sayap sehingga memutuskan memakai formasi lima bek. 

“Mereka punya kecepatan di seluruh lapangan, jadi ke mana pun Anda melihat, Anda akan melihat kecepatan luar biasa. Hakimi dan Nuno Mendes adalah ancaman ofensif yang luar biasa, di luar pemain lainnya. Karena itu kami memainkan Jeremie Frimpong dan Milos Kerkez, itu ide di baliknya,” ujar Slot.

“Dengan cara itu saya pikir kami bisa mencoba menekan mereka sangat tinggi dan agresif karena Jeremie dan Milos juga pemain yang jika menekan Hakimi dan Nuno Mendes, mereka akan langsung berlari."

“Bahkan bukan sekadar berlari, mereka seperti melesat, levelnya di atas sprint. Anda harus bisa mengatasi itu, dan biasanya pemain seperti Jeremie dan Milos lebih siap untuk hal tersebut dibanding winger murni."

Menurut Slot, Liverpool mencoba bermain dengan tekanan tinggi dan juga blok rendah, sehingga  punya lebih banyak bek di lapangan, lebih rapat, lebih agresif.

Sumber: Metro

Berita Terkait