Sudah 6 Penampilan Bersama Ajax, Maarten Paes Masih Dihujani Kritik oleh Pengamat Liga Belanda

Penampilan Maarten Paes bersama Ajax Amsterdam tampaknya belum memuaskan bagi segelintir pengamat sepak bola Belanda.

BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 09 April 2026, 18:45 WIB
Aksi penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes sat memperkuat Ajax Amsterdam bertandang ke markas Feyenoord Rotterdam dalam lanjutan Eredivisie 2025/2026, Minggu (22/3/2026) malam WIB. (Instagram Maarten Paes)

Bola.com, Jakarta - Penampilan Maarten Paes bersama Ajax Amsterdam tampaknya belum memuaskan bagi segelintir pengamat sepak bola Belanda. Kritikan kali ini kembali datang dari duo pundit Belanda, René van der Gijp dan Johan Derksen

Diketahui, Ajax kembali tampil angin-anginan akhir pekan lalu. Mereka dipermalukan tamunya FC Twente pada pekan ke-29 Eredivisie 2025/2026 di Johan Cruyff ArenA, Sabtu (5/4/2026) malam.

Advertisement

Maarten Paes masih menjadi andalan dengan turun sebagai starter di bawah mistar gawang Ajax. Namun sayangnya, Ajax secara menyakitkan kalah 1-2 dari Twente di pertandingan ini.

Gol Twente dicetak Ramiz Zerrouki menit ke-18 memanfaatkan assist Sondre Ørjasæter. Ajax kemudian sempat menyamakan skor menjadi 1-1 pada menit ke-32 melalui Wout Weghorst menyambut umpan Mika Godts.

Kelengahan Ajax harus dibayar mahal pada paruh kedua. Bart van Rooi menjebol gawang Maarten Paes pada menit ke-79, menyelesaikan umpan matang Sam Lammers.

 


Tersendat ke Papan Atas

Aksi kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes bersama Ajax Amsterdam di musim 2025/2026. (Instagram Maarten Paes)

Kekalahan kemarin tentu sangat merugikan Ajax yang sedang mengusung misi lolos otomatis ke Liga Champions. Pasukan Oscar Garcia masih terpaku di urutan kelima dengan nilai 48.

Ajax masih tertinggal enam poin dari Feyenoord di urutan kedua, serta berjarak lima angka dari NEC Nijmegen di posisi ketiga untuk merebut tiket Kualifikasi Liga Champions.

Dalam duel kontra Twente, Maarten Paes menampilkan tiga penyelamatan penting dari total 51 sentuhan bola, termasuk usaha membangun serangan dari posisinya. Ia juga melakukan enam kali defensive contribution, terlepas dari dua kali kebobolan.

 


Dicap Buruk

Aksi penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes sat memperkuat Ajax Amsterdam bertandang ke markas Feyenoord Rotterdam dalam lanjutan Eredivisie 2025/2026, Minggu (22/3/2026) malam WIB. (Instagram Maarten Paes)

Dalam pemberitaan media Belanda, Voetbal Primeur, pengamat sepak bola Belanda, René van der Gijp dan Johan Derksen tidak memiliki pendapat baik tentang kiper Ajax, Maarten Paes.

Para analis menganggap Paes sebagai 'kiper yang cacat' dan mempertanyakan bagaimana klub Amsterdam itu bisa sampai merekrutnya.

Di akhir siaran Vandaag Inside pada Senin (6/4/2026) malam, Van der Gijp ingin membahas Paes. Analis tersebut menyoroti rekaman permainan berisiko dari Maarten Paes tersebut.

"Saya melihat dia melakukan hal-hal yang membuat saya berpikir: itulah mengapa Anda memakai sarung tangan. Kiper yang buruk," ucap Van der Gijp sambil tertawa setelah melihat rekaman Paes.

Sementara Johan Derksen sependapat dengan rekan panelisnya itu. Mantan pemain sepak bola itu menyatakan bahwa Paes sudah gagal memberikan kesan yang baik di FC Utrecht dalam kariernya, kemudian mempertanyakan bagaimana ia bisa bermain untuk Ajax.

"Dia kiper yang cacat. Bagaimana mereka bisa membeli kiper seperti itu, Rene? Jika Ajax membutuhkan kiper, mereka seharusnya mendapatkan pemain berpengalaman yang duduk di bangku cadangan di klub lain. Dia tidak berguna di Utrecht," beber Derksen.

 

 


Sepak Terjang Maarten Paes

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, jadi penjaga gawang terbaik dalam PSSI Awards 2026. Malam penghargaan digelar di Studio 6 Emtek City, Jakarta Barat, pada Sabtu (28/3/2026) malam WIB. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Maarten Paes digaet Ajax dari FC Dallas dengan nilai transfer 1,5 juta euro pada jendela transfer paruh musim Februari 2026, dengan kontrak 3,5 tahun. Debutnya ditandai dengan hasil imbang melawan NEC Nijmegen.

Hingga kini Paes telah membuat enam penampilan bersama Ajax, dengan statistik tujuh kali kebobolan, dua kali clean sheet, dan memiliki rata-rata rating 6,94 per laga.

Kiper berusia 27 tahun itu mendapat kesempatan menjadi kiper utama Ajax, setelah Vitezslav Jaros menepi karena cedera panjang. Selanjutnya, Paes akan diandalkan Ajax saat menantang tuan rumah Heracles Almelo, Minggu (12/4/2026).

Sumber: Voetbal Primeur

Berita Terkait