Kejuaraan Bulutangkis Asia 2026: Tiwi / Fadia Menyerah dari Pasangan China, Terhenti di Semifinal

Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi terhenti di semifinal Kejuaraan Bulutangkis Asia 2026.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 11 April 2026, 22:08 WIB
Sebagai informasi, Amallia Cahaya Pratiwi dan Siti Fadia Silva Ramadhanti baru dipasangkan pada awal 2026 dan langsung menunjukkan performa menjanjikan. Tampak dalam foto, ganda putri Indonesia, Amallia Cahaya Pratiwi (kanan) dan Siti Fadia Silva Ramadhanti (kanan) saat bertanding melawan Rin Iwanaga/Kie Nakanishi (Jepang) pada babak perempat final Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2026 di Ningbo, provinsi Zhejiang, Tiongkok Timur pada Jumat 10 April 2026. (CN-STR/AFP) / China OUT

Bola.com, Jakarta - Pasangan ganda putri Indonesia, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi, mengakui keunggulan pasangan China Liu Sheng Shu/Tan Ning. Mereka kalah dua gim langsung 10-21, 12-21 di semifinal Kejuaraan Bulutangkis Asia 2026.

Fadia mengungkapkan bahwa kurangnya konsistensi menjadi faktor utama kekalahan, terutama karena sering melakukan kesalahan sendiri yang mampu dimanfaatkan lawan.

Advertisement

Sementara itu, Tiwi menilai pasangan China tampil sangat solid sejak awal hingga akhir pertandingan dan berhasil mendikte tempo permainan.

Kekalahan ini memastikan langkah Indonesia terhenti di sektor ganda putri. Meski demikian, Fadia/Tiwi tetap bersyukur mampu menembus semifinal dan melihat adanya perkembangan performa dari turnamen sebelumnya.

Ke depan, mereka bertekad melakukan evaluasi untuk memperbaiki kekurangan dan bersiap menghadapi ajang besar berikutnya, yakni Thomas & Uber Cup 2026.


Pelajaran Penting

Di semifinal Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2026, Tiwi/Fadia akan menghadapi unggulan pertama dari China, Liu Shengshu dan Tan Ning, yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu 11 April 2026. Tampak dalam foto, ekspresi ganda putri Indonesia, Amallia Cahaya Pratiwi (kiri) dan Siti Fadia Silva Ramadhanti (kanan) usai bertanding melawan Rin Iwanaga/Kie Nakanishi (Jepang) pada babak perempat final Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2026 di Ningbo, provinsi Zhejiang, Tiongkok Timur pada Jumat 10 April 2026. (CN-STR/AFP) / China OUT

Kekalahan ini sekaligus mengakhiri harapan Indonesia di sektor ganda putri pada turnamen bergengsi yang setara level BWF Super 1000 tersebut.

“Di awal kami sempat sudah pegang cara mainnya tapi kami tidak konsisten, terus-menerus melakukan kesalahan sendiri,” ujar Fadia, dikutip dari keterangan resmi PBSI.

Hal senada juga diakui oleh Tiwi. Ia menilai pasangan China tampil sangat solid dan mampu mendikte jalannya pertandingan dari awal hingga akhir.

“Mereka sangat konsisten dari awal sampai akhir, sudah sangat siap mau main seperti apa. Polanya benar-benar sudah terbentuk, sementara kami mainnya ragu-ragu jadi kurang berani. Mereka lebih nekat hari ini daripada kami,” ungkap Tiwi.

Berita Terkait