Bola.com, Jakarta - Dean James buka suara dalam wawancara dengan ESPN Nederland setelah pertandingan Go Ahead Eagles melawan FC Groningen pada lanjutan Eredivisie 2025/2026.
Dean James berbicara banyak, termasuk menyangkut polemik paspor dan izin kerjanya yang dikasuskan NAC Breda.
Seperti diketahui, Dean James akhirnya kembali bermain bersama klubnya Go Ahead Eagles dalam lanjutan persaingan Eredivisie 2025/2026. Ia ikut bermain kala timnya mencuri poin di markas Groningen pada pekan 30 Eredivisie 2025/2026.
Go Ahead Eagles menahan imbang tanpa gol tuan rumah Groningen di Stadion Euroborg, Minggu (12/4/2026) dini hari WIB.
Ini adalah penampilan Dean James setelah terjerat polemik paspor dan persyaratan izin kerja di Belanda sebagai warga non-Uni Eropa. Paspor Dean James yang sempat dipermasalahkan NAC Breda.
Pengaduan itu berkaitan dengan pertandingan pekan ke-27 Eredivisie 2025/2026 ketika NAC Breda dihajar Go Ahead Eagles dengan enam gol tanpa balas di De Adelaarshorst, Deventer, pada Minggu (15/3/2026).
Winger Timnas Indonesia itu sempat diparkir saat Go Ahead Eagles melawan PEC Zwolle karena polemik paspor. Kasus itu telah selesai setelah KNVB memutuskan Dean James dan Go Ahead Eagles tidak bersalah.
Marah Kepada NAC Breda
Setelah kasus paspoortgate ditutup dan dinyatakan tidak bersalah, Dean James kemudian bermain untuk Go Ahead Eagles di markas Groningen, meski menjadi pengganti di babak kedua.
Pelatih Melvin Boel memainkan Aske Adelgaard sebagai starter di posisi bek kiri. Dean James baru masuk di babak kedua, tepatnya pada menit ke-70, menggantikan Alfons Sampsted.
Aksinya di lapangan antara lain menyentuh bola 11 kali, kemudian dua kali melakukan aksi bertahan, mengukir satu sapuan, satu intersep, dan tiga kali recoveries.
Sepanjang musim ini, Dean James bermain 23 kali dengan 18 laga di antaranya sebagai starter di ajang Eredivisie. Dalam percakapannya dengan ESPN Nederland, Dean James ditanya mengenai apakah ia masih marah kepada NAC Breda yang mengadukan paspornya?
"Saya benar-benar tidak senang dengan itu, sudahlah, cukup sampai di situ saja," tegas Dean James menjawab pertanyaan dari ESPN Nederland.
Perlindungan dari Klub
Pemain berusia 25 tahun itu menceritakan awal mula menghadapi kasus paspornya yang dipermasalahkan NAC Breda. Ia mengaku mendapat pemberitahuan tentang situasi tersebut oleh direktur teknik klubnya, Jan Willem van Dop.
Dean James kemudian menepi dulu untuk sementara waktu, sambil penyelesaian kasus paspor dan izin kerjanya dinyatakan selesai oleh KNVB.
Selain absen dalam beberapa sesi latihan dan laga melawan PEC Zwolle, ia juga melupakan penampilan membela Timnas Indonesia pada ajang FIFA Series akhir Maret kemarin.
"Semuanya berjalan baik, saya senang bisa bermain sepak bola lagi. Rasanya sangat aneh. Itu dimulai dua minggu lalu, ketika berita itu muncul di media. Saya tidak tahu harus berbuat apa, setelah itu saya diskors. Itu sangat aneh, rasanya seperti kembali ke masa pandemi . Saat itu, saya juga harus berlatih sendiri," tutur Dean James.
"Dia menarik saya keluar dari gym. Dia mengatakan NAC ingin mengajukan pengaduan. Saya tidak tahu apa yang sedang terjadi. Kemudian saya menyewa pengacara yang, bersama dengan klub dan agen saya, mulai menyelidiki apa yang terjadi. Untungnya, sekarang sudah terselesaikan."
"Akhirnya, saya mematikan ponsel saya; jika Anda membaca semuanya, Anda akan menjadi gila. Selama lima hari pertama, juga belum ada kejelasan apakah semuanya akan berjalan lancar. Setelah berbicara dengan pengacara saya, saya tahu itu. Kemudian itu hanya bergantung kepada seberapa cepat itu akan terselesaikan," tegas pemilik 5 caps bersama Timnas Indonesia.
Sumber: ESPN Nederland