FIFA Buka Suara, Balas Kritik Gubernur New Jersey soal Tarif Kereta Piala Dunia 2026

FIFA akhirnya bereaksi, balas kritik gubernur New Jersey, Mikie Sherrill, soal tarif kereta Piala Dunia 2026 yang melonjak gila-gilaan.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 18 April 2026, 14:15 WIB
Gianni Infantino, Presiden FIFA, melambaikan tangan kepada penonton sebelum pertandingan babak 16 besar Piala Dunia Antarklub 2025 antara CR Flamengo dan FC Bayern München di Hard Rock Stadium pada 29 Juni 2025 di Miami Gardens, Florida. (Michael Reaves/Getty Images via AFP)

Bola.com, Jakarta - Ketegangan terkait biaya penyelenggaraan Piala Dunia 2026 kembali memanas. Kali ini, FIFA secara terbuka menanggapi kritik Gubernur New Jersey, Mikie Sherrill, terkait lonjakan tarif transportasi menuju stadion.

Sorotan muncul setelah harga tiket kereta dari Stasiun Penn di New York menuju Stadion MetLife di East Rutherford, New Jersey, melonjak drastis.

Advertisement

Dari tarif normal sekitar 12,90 dolar AS, biaya perjalanan diperkirakan naik hingga sekitar 150 dolar AS selama Piala Dunia 2026, seperti dilaporkan The Athletic.

Kenaikan tersebut memicu kemarahan suporter. Pasalnya, tarif itu berlaku untuk semua penumpang tanpa pengecualian, termasuk lansia, anak-anak, dan penyandang disabilitas, yang biasanya mendapatkan potongan harga dalam layanan transportasi New Jersey.

Sherrill pun menuding FIFA sebagai pihak yang bertanggung jawab. Ia menyebut badan sepak bola dunia itu membebankan biaya hingga 48 juta dolar AS kepada operator transportasi setempat demi memastikan mobilitas penonton ke dan dari stadion berjalan aman.

Menurutnya, alih-alih membebankan biaya tersebut kepada warga melalui pajak dalam jangka panjang, pemerintah negara bagian memilih agar para penonton yang menanggungnya, mengingat FIFA disebut tidak memberikan dana transportasi sama sekali untuk Piala Dunia 2026.


Respons FIFA

Ilustrasi FIFA. (AFP/Sebastien Bozon)

FIFA pun memberikan respons langsung, sesuatu yang jarang dilakukan secara spesifik terhadap kritik pejabat publik.

"Kami cukup terkejut dengan pendekatan Gubernur New Jersey terkait transportasi penonton," ujar juru bicara FIFA kepada The Athletic.

"Perjanjian awal kota tuan rumah Piala Dunia 2026 yang ditandatangani pada 2018 mengharuskan transportasi gratis bagi penonton ke semua pertandingan."

Namun, FIFA mengakui ada perubahan kebijakan.

"Menyadari tekanan finansial bagi kota tuan rumah, pada 2023 FIFA menyesuaikan persyaratan tersebut. Kini, pemegang tiket pertandingan dan individu terakreditasi dapat mengakses transportasi dengan biaya tertentu untuk menuju stadion pada hari pertandingan."

FIFA juga menegaskan telah lama bekerja sama dengan kota-kota tuan rumah dalam perencanaan transportasi, termasuk mendorong dukungan pendanaan dari pemerintah federal.

"Piala Dunia akan menghadirkan jutaan penggemar ke Amerika Utara, beserta dampak ekonomi yang menyertainya. Banyak di antaranya akan datang ke wilayah New York-New Jersey untuk menyaksikan delapan pertandingan, termasuk final," lanjut pernyataan tersebut.

"Kami tidak mengetahui adanya acara besar lain di stadion tersebut, baik olahraga maupun konser global, yang mengharuskan penyelenggara menanggung biaya transportasi penonton."


Balas dengan Kritik

Gubernur terpilih New Jersey, Mikie Sherrill, menghadiri Gala Penghargaan 'Ripple of Hope' Hak Asasi Manusia Robert F. Kennedy di Kota New York, pada 9 Desember 2025. (ANGELA WEISS/AFP)

Pihak Sherrill tidak tinggal diam. Melalui juru bicaranya, Sean Higgins, ia kembali melontarkan kritik.

"Gubernur Sherrill akan selalu memperjuangkan kepentingan New Jersey, jadi FIFA seharusnya tidak 'terkejut' jika ia meminta mereka membayar transportasi penonton," kata Higgins kepada The Athletic.

"Gubernur tidak akan membiarkan FIFA meraup keuntungan hingga 11 miliar dolar AS, lalu membebani warga New Jersey dengan tagihan besar," imbuh Higgins.

Ia juga menyoroti bahwa perjanjian yang diwarisi pemerintah saat ini memungkinkan FIFA menghapus fasilitas parkir di Stadion MetLife. Akibatnya, layanan transportasi harus mengangkut hingga empat kali lipat jumlah penumpang dibandingkan acara biasa.

“Transportasi akan tetap disediakan bagi pemegang tiket dengan skema biaya. Namun, biaya yang harus ditanggung operator transportasi setidaknya mencapai 48 juta dolar AS," ujar Higgins.


Laga Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife

Pemandangan umum (general view) stadion saat matahari terbenam menjelang pertandingan sepak bola Grup A Piala Dunia Antarklub 2025 antara Porto FC dari Portugal dan Al-Ahly dari Mesir di stadion MetLife di East Rutherford, New Jersey, pada tanggal 23 Juni 2025. (CHARLY TRIBALLEAU/AFP)

Diperkirakan hingga 40.000 penonton akan menggunakan transportasi tersebut untuk setiap pertandingan di Stadion MetLife, yang memiliki kapasitas sekitar 82.500 penonton.

Stadion ini akan menjadi satu di antara pusat utama Piala Dunia 2026, termasuk menjadi lokasi partai final.

Sejumlah laga besar dijadwalkan berlangsung di sana, di antaranya Brasil melawan Maroko, Prancis menghadapi Senegal, hingga Inggris kontra Panama, serta pertandingan fase gugur dan final.

Dengan harga tiket pertandingan yang sudah menjadi yang termahal dalam sejarah Piala Dunia, ditambah lonjakan harga di pasar resale, beban bagi penonton makin berat.

Situasi makin sulit karena keterbatasan area parkir di stadion akibat alasan keamanan, yang membuat banyak penonton tidak punya pilihan selain menggunakan transportasi umum dengan tarif tinggi.

 

Pertandingan Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife:

  • Brasil vs Maroko (Group C)
  • Prancis vs Senegal (Group I)
  • Norwegia vs Senegal (Group I)
  • Ekuador vs Jerman (Group E)
  • Panama vs Inggris (Group L)
  • Putaran 32 besar
  • Putaran 16 besar
  • Partai final

 

 

Sumber: SI

Berita Terkait