MU Siap Cuci Gudang: 5 Pemain Dijual, Harga Turun hingga 50 Persen

MU segera cuci gudang! Siapkan diskon untuk lima pemain.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 22 April 2026, 13:45 WIB
CEO Manchester United, Omar Berrada (kanan), dan Direktur Sepak Bola, Jason Wilcox (tengah), duduk di antara penonton selama pertandingan Liga Inggris antara Burnley dan Manchester United di Turf Moor di Burnley, barat laut Inggris pada 7 Januari 2026. (Oli SCARFF/AFP)

Bola.com, Jakarta - Manchester United bersiap melakukan langkah besar di bursa transfer musim panas 2026. Setan Merah menargetkan pemasukan hingga 100 juta paun dari penjualan pemain demi mendanai pembangunan ulang skuad dan kembali bersaing di papan atas.

Sejumlah nama sudah masuk daftar jual. Mereka adalah Marcus Rashford, Andre Onana, Rasmus Hojlund, Manuel Ugarte, dan Joshua Zirkzee. Sementara itu, kepergian Casemiro dengan status bebas transfer turut meringankan beban gaji besar klub.

Advertisement

Setelah aktivitas transfer musim panas lalu dinilai sukses, dengan kedatangan pemain seperti Matheus Cunha, Bryan Mbeumo, Benjamin Sesko, dan Senne Lammens, manajemen kini ingin melanjutkan momentum melalui perekrutan yang lebih terarah.

Fokus utama ada pada lini tengah. MU sedang mengevaluasi sejumlah opsi, termasuk Elliot Anderson dari Nottingham Forest serta Aurelien Tchouameni dari Real Madrid, sebelum memutuskan apakah akan mengajukan tawaran resmi.

Namun, langkah tersebut sangat bergantung pada keberhasilan menjual pemain.


Harga Jual Pemain

Pemain Manchester United, Alejandro Garnacho (kanan) melakukan selebrasi bersama Marcus Rashford setelah mencetak gol ke gawang Barnsley pada laga Carabao Cup 2024/2025 di Old Trafford, Manchester, Inggris, Rabu (18/09/2024) WIB. (AP Photo/Dave Thompson)

CEO MU, Omar Berrada, Direktur Sepak Bola MU, Jason Wilcox, dan Direktur Perekrutan MU, Christopher Vivell, menyadari bahwa pemasukan dari penjualan menjadi kunci dalam proses perombakan skuad.

Kemenangan 1-0 atas Chelsea membuat peluang tampil di Liga Champions musim depan hampir pasti. Hal ini meningkatkan daya tarik MU di mata pemain incaran, sekaligus membuka potensi tambahan pemasukan sekitar 50-60 juta paun.

Meski begitu, menjual pemain dengan harga maksimal tetap menjadi tantangan. Dalam satu dekade terakhir, MU hanya berada di peringkat kesembilan dalam hal pemasukan transfer di Inggris.

Penjualan Alejandro Garnacho ke Chelsea seharga 40 juta paun musim lalu memang dianggap langkah tepat, tetapi kasus Antony, dibeli mahal lalu dilepas jauh lebih murah ke Real Betis, menunjukkan masih ada masalah.


Kerugian Finansial

Pemain Manchester United, Rasmus Hojlund melakukan selebrasi setelah mencetak gol kemenangan timnya atas Brentford pada laga lanjutan Liga Inggris di Old Trafford, Manchester, Inggris, Sabtu (19/10/2024). (AFP/Oli Scarff)

Untuk Rashford, MU sudah memiliki kesepakatan dengan Barcelona. Blaugrana memiliki opsi mempermanenkan Rashford dengan nilai sekitar 26 juta paun sebelum 15 Juni.

Akan tetapi, lantaran Rashford bukan pilihan utama, ada kemungkinan opsi itu tidak diaktifkan, yang berpotensi mengganggu rencana transfer MU.

MU juga harus siap menanggung kerugian finansial pada beberapa pemain lain.

Hojlund, yang dibeli dari Atalanta dengan harga tinggi, kini dipinjamkan ke Napoli dan bisa dilepas dengan harga sekitar 38 juta paun jika klub Italia itu lolos ke Liga Champions.

Kasus Andre Onana juga menjadi perhatian. Kiper yang saat ini dipinjamkan ke Trabzonspor itu memiliki klausul kenaikan gaji jika Setan Merah tampil di Liga Champions. Dengan kondisi tersebut, MU berupaya menjualnya sebelum beban gaji kembali meningkat.

Sementara itu, Ugarte dan Zirkzee kemungkinan akan dilepas dengan harga sekitar setengah dari nilai pembelian mereka.


Bursa Transfer Krusial

Investor baru Manchester United Sir Jim Ratcliffe (AP)

Di bawah kendali Jim Ratcliffe, perbaikan kesalahan masa lalu menjadi fokus utama.

Namun, dibutuhkan waktu lebih dari satu jendela transfer untuk benar-benar membentuk skuad yang mampu bersaing memperebutkan gelar Premier League, yang terakhir kali mereka raih pada era Sir Alex Ferguson.

Itulah mengapa, bursa transfer musim panas ini menjadi krusial. Bukan hanya soal membeli pemain baru, tetapi juga menjual pemain secara efektif.

Jika berhasil menyeimbangkan keduanya, MU berpeluang memiliki skuad yang cukup kuat untuk menantang rival seperti Manchester City dan Arsenal pada musim depan.

 

Sumber: Sportbible

Berita Terkait