Bola.com, Jakarta - Posisi Michael Carrick di Manchester United mulai menemui kejelasan, meski keputusan final soal masa depannya belum juga ditetapkan hingga saat ini.
Carrick ditunjuk sebagai pelatih kepala pada Januari lalu menggantikan Ruben Amorim. Sejak saat itu, pria berusia 44 tahun tersebut mampu mengangkat performa tim hingga menembus posisi ketiga klasemen Premier League.
Di bawah arahannya, MU mencatat delapan kemenangan dari 12 pertandingan liga. Hasil tersebut membuat Setan Merah kini berada di ambang memastikan tiket ke Liga Champions untuk musim 2026/2027.
Kendati menjadi kandidat terkuat untuk dipermanenkan, The Guardian menyebut manajemen klub belum mengambil keputusan akhir. Direktur Sepak Bola MU, Jason Wilcox, disebut baru akan menentukan sikap setelah musim berakhir.
Dengan kata lain, Carrick masih harus menunggu kepastian mengenai nasibnya di Old Trafford.
Sejumlah Kandidat
Minimnya opsi pelatih alternatif turut memperkuat posisi Carrick. Kandidat favorit Wilcox sebelumnya, Thomas Tuchel, telah memperpanjang kontraknya bersama Timnas Inggris.
Sementara itu, nama Andoni Iraola yang akan meninggalkan Bournemouth juga masuk radar MU.
Selain itu, Oliver Glasner, yang dijadwalkan berpisah dengan Crystal Palace musim panas ini, ikut dikaitkan dengan posisi tersebut.
Beberapa nama lain seperti Julian Nagelsmann, Unai Emery, dan Marco Silva juga disebut sebagai kandidat, meski bukan prioritas utama.
Menikmati Peran
Carrick mengungkapkan bahwa ia sudah terlibat dalam pembicaraan dengan petinggi klub terkait rencana bursa transfer musim panas. Namun, keterlibatan itu belum tentu menjadi jaminan ia akan tetap memimpin tim ke depan.
Saat ditanya soal masa depannya setelah kemenangan 1-0 atas Chelsea, Carrick mengaku menikmati perannya saat ini.
"Saya senang berada di sini. Saya memahami situasinya, ini sedikit di luar kendali saya. Anda ingin menjadi bagian dari malam-malam seperti ini, bagian dari hal-hal spesial, membangun tim. Saya tidak memiliki batas waktu," ujarnya kepada Sky Sports News.
MU kini bertekad melangkah lebih dekat ke Liga Champions saat menjamu Brentford. Setelah itu, mereka masih harus menghadapi Liverpool (3 Mei), Sunderland (9 Mei), Nottingham Forest (17 Mei), dan Brighton (24 Mei) pada empat laga terakhir musim ini.
Sumber: Sportsmole