Laga Berat Menanti, Saatnya Persib Bandung Lebih Fokus Menatap Laga Selanjutnya, Bung Ropan: Jangan Sampai Imbang Lagi, Apalagi Kalah!

Persib Bandung gagal memanfaatkan laga kandang untuk mengamankan tiga poin setelah ditahan Arema FC tanpa gol. Hasil ini menjadi pukulan bagi Maung Bandung yang tengah menjaga posisi di puncak klasemen.

BolaCom | Choki SihotangDiterbitkan 25 April 2026, 21:15 WIB
Striker Persib Bandung, Uilliam Barros Pereira menendang bola dalam duel melawan Arema FC pada lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat (24/4/2026). (Bola.com/Erwin Snaz)

Bola.com, Jakarta - Persib Bandung gagal memanfaatkan laga kandang untuk mengamankan tiga poin setelah ditahan Arema FC tanpa gol. Hasil ini menjadi pukulan bagi Maung Bandung yang tengah menjaga posisi di puncak klasemen.

Tambahan satu angka membuat Persib kini mengoleksi 66 poin hingga pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026. Namun, jarak dengan pesaing terdekat semakin menipis dan membuka peluang perubahan di papan atas.

Advertisement

Borneo FC yang berada di posisi kedua kini hanya terpaut tiga poin. Situasi ini membuat persaingan menuju tangga juara semakin ketat menjelang akhir musim.

Apalagi, Pesut Etam berpeluang menyamai poin Persib jika mampu mengalahkan Semen Padang pada laga Sabtu (25/4/2026). Kondisi ini membuat tekanan terhadap tim asuhan Bojan Hodak semakin besar.

 


Fokus Hadapi Bhayangkara FC

Kiper Arema FC, Lucas Frigeri, berjibaku menghalau serangan pemain Persib Bandund dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat (24/4/2026). (Bola.com/Erwin Snaz)

Persib dituntut segera bangkit dan mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya. Laga melawan Bhayangkara FC menjadi ujian penting yang tidak boleh dilewati tanpa hasil maksimal.

Pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan, mengingatkan bahwa Bhayangkara FC bukan lawan mudah. Tim tersebut sedang dalam tren positif dan mampu mengalahkan tim besar.

“Persib harus tetap fokus. Karena setelah ini yang menunggu adalah Bhayangkara yang berada di peringkat keempat. Tidak mudah mengalahkan mereka,” ujar Ronny Pangemanan.

“Mereka baru mengalahkan Persija dan sekarang sedang dalam performa bagus. Ini perjalanan yang menuntut semua pemain untuk bekerja keras,” lanjutnya.

 


Laga Krusial Penentu Juara

Gelandang Persib Bandung, Rosebergne da Silva, dibayangi pemain Arema FC, Gabriel Silva pada lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat (24/4/2026). (Bola.com/Erwin Snaz)

Selain Bhayangkara FC, Persib juga akan menghadapi lawan berat lain seperti PSM Makassar dan Persija Jakarta. Rangkaian pertandingan ini menjadi penentu dalam perebutan gelar juara.

Ronny menilai Bojan Hodak harus memastikan komposisi pemain terbaik sejak sekarang. Setiap laga memiliki dampak besar terhadap posisi akhir di klasemen.

“Bojan Hodak harus melihat lagi komposisi terbaik untuk menghadapi Bhayangkara. Setelah itu ada PSM dan Persija, yang merupakan pertandingan besar,” ucapnya.

“Persib harus melewati laga terdekat lebih dulu. Mereka harus mengambil tiga poin. Kalau imbang atau kalah, itu sangat berbahaya,” lanjutnya.

Ia juga mengingatkan bahwa Borneo FC masih memiliki peluang besar untuk terus menempel. Bahkan, jika kedua tim memiliki poin sama di akhir musim, Persib tetap unggul dalam rekor pertemuan.

“Kalau poin sama di akhir, Persib akan jadi juara karena unggul head to head. Tapi syaratnya mereka tidak boleh kehilangan poin, terutama saat melawan Bhayangkara,” kata Ronny.

“Memang disayangkan tidak bisa menang lawan Arema. Tapi kompetisi belum selesai. Persib harus melupakan hasil itu dan fokus ke pertandingan berikutnya,” pungkasnya.

Berita Terkait