Luis Enrique Pecahkan Rekor Istimewa Pep Guardiola di Liga Champions

Pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique, bukan hanya membawa timnya menang dramatis 5-4 atas Bayern Munchen

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 29 April 2026, 14:50 WIB
Pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique, bereaksi pada akhir pertandingan leg pertama babak 16 besar UEFA Champions League antara PSG dan Chelsea di Parc des Princes, Paris, Kamis (12/3/2026) dini hari WIB. (Julien De Rosa/AFP)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique, bukan hanya membawa timnya menang dramatis 5-4 atas Bayern Munchen pada leg pertama semifinal Liga Champions 2025/2026, Rabu (29/4/2026) dini hari WIB. Dia juga memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang pelatih Manchester City, Pep Guardiola

Fans PSG kini merasa percaya diri kemenangan ini adalah langkah awal menuju final di Budapest untuk mempertahankan gelar juara.

Advertisement

Kedua tim menyuguhkan salah satu pertandingan paling berkesan dalam sejarah kompetisi di fase ini. Dua gol masing-masing dari Khvicha Kvaratskhelia dan Ousmane Dembele, ditambah satu gol dari Joao Neves, sudah cukup bagi tuan rumah untuk mengantongo keunggulan ke leg kedua.

Di sisi lain, Vincent Kompany akan mencoba melihat sisi positifnya. Ia tahu masih ada peluang untuk melaju berkat gol-gol dari Harry Kane, Michael Olise, Dayot Upamecano, dan Luis Diaz yang memberi harapan di laga kandang nanti.

Kemenangan ini merupakan momen bersejarah bagi Enrique di Liga Champions. Ia berhasil melampaui rekor yang sebelumnya dipegang oleh mantan rekan setimnya di Barcelona, Pep Guardiola.

 


Pelatih Tercepat Raih 50 Kemenangan

PSG - Ilustrasi Luis Enrique (Bola.com/Adreanus Titus)

Menurut data Opta, Enrique kini menjadi manajer tercepat yang mencapai 50 kemenangan dalam sejarah Liga Champions, hanya dalam 77 pertandingan selama melatih Barcelona dan PSG.

Dengan pencapaian ini, ia merebut rekor tersebut dari sahabatnya, Guardiola, yang sebelumnya meraih kemenangan ke-50 pada pertandingan ke-80 saat Bayern Munchen mengalahkan Dinamo Zagreb 2-0 pada Desember 2015.

Pelatih asal Spanyol tersebut memiliki karier yang gemilang di Liga Champions dengan koleksi dua gelar juara, yakni pada tahun 2015 bersama Barcelona dan tahun 2025 bersama PSG.

 


Rivalitas Kecil

Pelatih kepala Paris Saint-Germain (PSG) asal Spanyol, Luis Enrique, memberi isyarat di pinggir lapangan selama pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions UEFA antara Liverpool dan Paris Saint-Germain di Anfield, Liverpool, barat laut Inggris pada 15 April 2026. (FRANCK FIFE/AFP)

Guardiola juga memiliki catatan impresif dengan tiga trofi Liga Champions, yaitu dua bersama Barcelona dan satu bersama Manchester City.

Meski keduanya adalah teman dekat, rivalitas kecil mungkin mulai tumbuh seiring upaya mereka untuk saling mengungguli dalam hal rekor dan trofi.

Selama ini, Enrique kerap berada di bawah bayang-bayang Guardiola sebagai pelatih karena keduanya sama-sama berasal dari sekolah manajemen Johan Cruyff.

Namun, melalui skuad PSG ini, ia tampaknya mulai keluar dari bayang-bayang tersebut, yang dibuktikan dengan rekor Liga Champions yang baru saja ia pecahkan.

Sumber: ESPN

Berita Terkait