Bola.com, Jakarta - Empat pekan mendatang jadi momen penghakiman bagi Persijap. Klub berjulukan Laskar Kalinyamat ini melakoni empat laga super berat di BRI Super League 2025/2026.
Tim asal Jepara ini belum aman dari incaran degradasi. Mereka masih bertengger di peringkat ke-13 dengan koleksi 31 poin. Jumlah angka ini masih sangat rawan tergusur, jika dalam empat pertandingan terakhir nanti gagal menambah pundi-pundi.
Persijap wajib mendapatkan hasil positif untuk menyalip Persik yang nangkring di urutan ke-12 dengan 33 poin. Persijap juga dapat ancaman dari empat tim di bawahnya seperti; PSM (14/31), Madura United (15/29), Persis (16/27), dan Semen Padang (17/20).
Jika Persijap terpuruk dan para rival terus naik peringkat, maka klub dan tiga ordo suporter pendukungnya harus siap berjuang lagi dari pentas Championship, kasta kedua kompetisi di Indonesia.
Laga Berat
Saat dapat tarikan dari bawah, Persijap juga ditekan keras dari atas. Ironisnya, dari empat laga mendatang, tiga di antaranya mereka harus menghadapi para calon juara yakni Persija, Borneo FC, dan Persib.
Namun yang menarik dari jadwal pertandingan ini, Persijap masih bisa selamat dari degradasi. Sebaliknya mereka pun bisa jadi tumbal tiga raksasa yang sedang haus darah kemenangan untuk berebut mahkota juara musim ini.
Perjuangan spartan Wahyudi Hamisi dkk. dimulai pekan ke-31 saat menjamu Persija di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, Senin (4/5/2026) nanti. Rekor pertemuan putaran pertama lalu, Persijap dipukul Macan Kemayoran 0-2 di Jakarta.
Enam hari berikutnya, Mario Lemos harus memboyong pasukannya ke Tangerang guna menantang Persita. Ini bakal jadi laga balas dendam bagi Persijap yang dipermalukan Pendekar Cisadane 1-2 di Jepara, 21 September silam.
Perang Poin
Persijap harus membawa pulang poin dari Tangerang untuk menyuntik moral pemain saat meladeni Borneo FC di kandang sendiri, 17 Mei mendatang. Pertempuran di Jepara nanti juga berat, karena pada paruh pertama lalu mereka dilindas Pesut Etam 1-3 di Samarinda.
Namun Persijap harus berjuang mati-matian guna menyelamatkan diri. Mereka akan bangga jika berhasil menundukkan Borneo FC. Karena otomatis Persijap mampu menjegal tim asal Kota Samarinda itu jadi juara.
Ujian terakhir Persijap kala menantang Persib di Stadion GBLA Bandung, 23 Mei depan. Lagi-lagi, mereka bisa jadi penentu Maung Bandung mencatat sejarah sebagai tim pertama yang meraih hatrik juara di Liga Indonesia.
Apalagi perseteruan Persib dengan Borneo FC tiap matchday makin sengit. Hingga usai pekan ke-30 lalu, kedua tim berimpitan di peringkat pertama dan kedua klasemen sementara dengan jumlah poin sama, 66!