Bola.com, Jakarta - Masa depan Casemiro di Manchester United belum sepenuhnya tertutup, meski sebelumnya ia sudah menyatakan niat angkat kaki pada akhir musim ini.
Gelandang asal Brasil itu termasuk pemain dengan gaji tertinggi di Old Trafford. Situasi tersebut membuat co-owner klub, Jim Ratcliffe, ingin merampingkan beban upah tim.
Dalam beberapa pekan terakhir, Casemiro bahkan disebut sudah menjalin komunikasi dengan Inter Miami milik David Beckham. Ia diperkirakan akan bergabung dan bermain bersama Lionel Messi di Major League Soccer (MLS).
Namun, rekan setimnya di Timnas Brasil, Matheus Cunha, justru memberi sinyal berbeda. Ia membuka kemungkinan Casemiro berubah pikiran dan bertahan lebih lama di MU.
"Saya bermain dengannya di tim nasional dan saya tahu betapa pentingnya dia. Dia sosok luar biasa. Kehadirannya di ruang ganti adalah sebuah kehormatan," kata Cunha.
"Kami tidak benar-benar tahu bagaimana situasi kontraknya. Tentu saja semua berharap ada sedikit kemungkinan dia bertahan."
"Saya tahu ini lebih rumit dari yang dibicarakan, tapi pada akhirnya, kita tidak pernah tahu," ujarnya.
Dukungan ke Carrick
Di sisi lain, Cunha juga menyoroti posisi pelatih interim, Michael Carrick. Ia meminta manajemen klub memberi kepercayaan penuh kepada Carrick sebagai manajer permanen.
Carrick dinilai sukses mengangkat performa tim sejak mengambil alih sementara. Ia bahkan membawa Setan Merah memastikan tiket ke Liga Champions dengan tiga laga tersisa, termasuk kemenangan atas rival berat Liverpool.
"Saya rasa itu bukan keputusan saya, tapi apa yang sudah dia lakukan membuat tim ini penuh kepercayaan diri," kata Cunha.
"Saya melihat ada sentuhan seperti era Alex Ferguson. Dia terlibat dalam segalanya, dan apa yang dia lakukan luar biasa. Dia sosok yang menyenangkan, dan menurut saya dia layak mendapatkannya," imbuh mantan pemain Atletico Madrid itu.
Awal Kebangkitan MU
Lebih jauh, Cunha menilai lolosnya MU ke Liga Champions bukan akhir, melainkan awal dari kebangkitan klub.
Menurut pemain berusia 26 tahun itu, MU tidak boleh puas hanya sebagai peserta. Targetnya harus kembali bersaing merebut gelar, seperti masa kejayaan di bawah Ferguson.
"Saat datang ke klub seperti ini, Anda harus berada di Liga Champions. Tapi, tidak cukup hanya tampil di sana, kami harus bersaing untuk semua gelar," katanya.
"Langkah musim ini adalah awal. Musim depan kami harus tampil lebih kuat dan mencoba mewujudkan target yang kami pikirkan," lanjutnya.
Saling Melengkapi
Cunha juga menegaskan bahwa MU dan Liga Champions adalah dua hal yang saling melengkapi.
"Bermain di klub ini adalah sebuah kehormatan besar. Target kami adalah berada di sana. Liga Champions tanpa klub ini tidak sama, dan klub ini tanpa Liga Champions juga tidak sama," ujarnya.
"Saat saya datang, ada banyak keraguan tentang bagaimana klub ini bisa bangkit. Saya sangat senang bisa menjadi bagian dari proses itu," kata Cunha lagi.
Performa Cunha sedang menanjak. Ia mencetak gol-gol penting ke gawang Arsenal, Aston Villa, Chelsea, dan Liverpool. menegaskan perannya sebagai pemain yang mampu tampil menentukan di laga besar.
Sumber: Express