Sempat dalam Tekanan, Milos Raickovic Kini Menikmati Momen bersama Persebaya

Kehadirannya membuat sektor tengah Persebaya tampil lebih kokoh dan sulit ditembus.

BolaCom | Aditya WanyDiterbitkan 05 Mei 2026, 08:30 WIB
Persebaya Surabaya sukses mengamankan poin penuh pada pekan keenam BRI Super League 2025/2026, setelah membungkam Semen Padang dengan skor 1-0 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (19/9/2025) malam WIB. (dok. Persebaya Surabaya)

Bola.com, Jakarta - Milos Raickovic akhirnya menjawab semua keraguan dengan cara terbaik yang ia tahu: tampil luar biasa di atas lapangan. Gelandang asal Montenegro itu kini perlahan kembali menemukan sentuhan terbaiknya bersama Persebaya Surabaya.

Dalam kemenangan telak 4-0 atas PSBS Biak pada Sabtu (2/5/2026), Raickovic tampil sebagai salah satu pemain paling menentukan di lapangan. Ia menyumbang dua gol yang mengubah arah pertandingan sekaligus mempertegas perannya di jantung lini tengah Bajul Ijo.

Advertisement

Kontribusinya tidak berhenti di kotak penalti lawan. Pemain berusia 32 tahun itu juga mencatatkan satu sapuan, dua intersep, dan satu tekel krusial yang menjaga keseimbangan tim sepanjang laga.

Kehadirannya membuat sektor tengah Persebaya tampil lebih kokoh dan sulit ditembus. Bagi Raickovic sendiri, kebangkitan ini bukan sesuatu yang datang secara tiba-tiba.

 


Proses Panjang di Balik Kebangkitan

Pemain Persebaya Surabaya, Milos Raickovic, tampak kecewa setelah ditaklukkan Madura United pada lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo Jumat (17/4/2026). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Raickovic mengakui bahwa performa apiknya saat ini merupakan buah dari kerja keras yang dijalani secara konsisten di setiap sesi latihan. Kepercayaan diri yang tumbuh dari pertandingan ke pertandingan menjadi bahan bakar utama kebangkitannya.

"Kuncinya ada pada kerja keras di setiap sesi latihan serta keyakinan pada kemampuan diri sendiri. Dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya, kepercayaan diri saya juga terus meningkat. Itu yang membantu penampilan saya di lapangan," kata Raickovic.

Meski grafik penampilannya terus menanjak, pemain yang telah membukukan 30 penampilan dengan torehan tiga gol dan satu assist musim ini itu tetap menempatkan kepentingan tim di atas segalanya. Pencapaian individu bukan prioritas utamanya.

"Saya tentu senang bisa mencetak dua gol di pertandingan tersebut. Tapi yang terpenting adalah tim bisa terus menjaga ritme dan meraih hasil positif," ujarnya.

 


Kritik Suporter Jadi Bahan Bakar, Bukan Beban

Pemain Persebaya Milos Raickovic, Risto Mitrevski, Dejan Tumbas. (Bola.comAditya Wany)

Perjalanan Raickovic menuju performa terbaiknya tidak selalu mulus. Sebelumnya, gelandang jangkung itu mendapat tekanan besar usai tampil di bawah ekspektasi saat menghadapi Persija Jakarta pada pekan ke-27 BRI Super League.

Penampilan itu memicu kritik dari Bonek dan Bonita, kelompok suporter setia Persebaya, dan menjadi momen yang menguji mental Raickovic sebagai seorang profesional. Namun alih-alih terpuruk, ia memilih menjadikan tekanan itu sebagai bahan evaluasi.

"Ini soal mentalitas. Saya tahu harus terus berjuang, karena kerja keras pada akhirnya akan membuahkan hasil," ucapnya.

Kini konsistensinya semakin stabil dari pertandingan ke pertandingan, dan ia sadar betul bahwa musim belum usai. Persebaya masih memiliki sejumlah laga krusial yang akan menentukan posisi akhir mereka di klasemen BRI Super League 2025/2026.

"Masih ada beberapa pertandingan ke depan yang akan sangat menentukan. Kami harus terus bekerja keras dan menjaga konsistensi agar bisa terus bersaing," tegasnya.


Persaingan di BRI Super League 2025/2026

Berita Terkait