Di Tengah Isu Transfer Bernardo Silva dan Tijjani Reijnders, Spalletti Tegaskan Kebutuhan Utama Juventus

Luciano Spalletti mengungkap kekurangan Juventus yang sebenarnya di tengah rumor ketertarikan terhadap duo Manchester City, Bernardo Silva dan Tijjani Reijnders,

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 05 Mei 2026, 12:15 WIB
Gelandang Manchester City asal Portugal #20, Bernardo Silva (Kiri), gelandang Manchester City asal Belanda #04, Tijjani Reijnders (Kedua dari Kiri), bek Manchester City asal Portugal #03, Ruben Dias (Ketiga dari Kanan), dan gelandang Manchester City asal Belgia #11, Jeremy Doku (Kedua dari Kanan), mengikuti sesi latihan di lapangan latihan Etihad Campus di Manchester, barat laut Inggris, pada 10 Maret 2026, menjelang pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions UEFA melawan Real Madrid di Spanyol. (Darren Staples/AFP)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, memberi sinyal jelas soal arah kebijakan transfer timnya pada musim panas 2026.

Ia menyoroti kebutuhan mendesak akan pemain membutuhkan pemain yang mampu mengolah bola secara efektif di ruang sempit, di tengah kabar ketertarikan klub terhadap dua gelandang Manchester City, Bernardo Silva dan Tijjani Reijnders.

Advertisement

Pernyataan itu disampaikan Spalletti setelah Juventus hanya bermain imbang 1-1 melawan Hellas Verona, tim yang sudah dipastikan terdegradasi, Minggu malam lalu.

Hasil tersebut membuat posisi Bianconeri belum sepenuhnya aman. Mereka memang masih unggul tiga poin atas Como di peringkat kelima, tetapi AS Roma berhasil memangkas jarak menjadi satu poin setelah menghancurkan Fiorentina 4-0 di Stadio Olimpico, Selasa dini hari WIB tadi.


Penjelasan Spalletii

3. Bernardo Silva - Mantan pemain AS Monaco ini tampil luar biasa dan memastikan absennya De Bruyne tidak terasa. Gelandang Portugal itu menunjukkan serangkaian penampilan yang mengesankan sepanjang musim. (AP/Efrem Lukatsky)

Dalam wawancara usai pertandingan kepada Sky Sport Italia yang dikutip La Gazzetta dello Sport, Spalletti memaparkan secara spesifik area yang perlu dibenahi.

"Kami sedikit kekurangan kualitas murni saat bermain di ruang sempit, terutama di area gelandang serang," ujar Spalletti.

Ia menjelaskan, Juventus membutuhkan sosok gelandang serang yang mampu mengolah bola di area padat, tepat di depan kotak penalti lawan.

"Yang kami butuhkan adalah gelandang serang yang nyaman bermain di ruang sempit. Area di depan kotak penalti lawan sering menjadi seperti 'rawa', situasi buntu. Ketika kombinasi tidak berjalan, pemain mulai memaksakan aksi sendiri, dan itu memicu frustrasi sekaligus memperbesar kesulitan," ulasnya.


Duo Man City

Pemain Manchester City Tijjani Reijnders merayakan gol yang dicetaknya pada laga semifinal Carabao Cup/Piala Liga Inggris antara Man City vs Newcastle di Manchester, Inggris, Rabu, 4 Februari 2026. (AP Photo/Dave Thompson)

Di tengah kebutuhan tersebut, Juventus dikabarkan sudah membuka komunikasi dengan Bernardo Silva. Kapten Manchester City itu disebut tidak akan memperpanjang kontraknya yang segera habis sehingga berpeluang didatangkan tanpa biaya transfer.

Selain itu, Football Insider menyebut Juventus mengincar Tijjani Reijnders.

Mantan pemain Milan itu kesulitan mendapat menit bermain reguler pada musim pertamanya di Stadion Etihad, terutama dalam beberapa pekan terakhir.


Sektor Bek Tengah

Bek Juventus, Gleison Bremer mengontrol bola saat menghadapi Hellas Verona pada laga Liga Italia 2022/2023 di Bentegodi Stadium, Verona (10/11/2022). Juventus berhasil mendatangkan Gleison Bremer pada awal musim 2022/2023 setelah bersaing dengan Arsenal, Tottenham dan Newcastle United. Dalam kondisi finansial seperti sekarang ini, Juventus bisa saja melepas sang pemain musim depan ke Tottenham atau Arsenal yang masih membutuhkan jasa Gleison Bremer. (AFP/Marco Bertorello)

Tak hanya lini tengah, Spalletti juga menyoroti perlunya peningkatan kualitas di sektor bek tengah. Ia menginginkan pemain bertahan yang mampu membangun serangan dari lini belakang.

"Karakter tertentu membentuk identitas tim," ujarnya.

"Kami punya Bremer dan Kelly, dua bek yang sangat kuat secara individu, unggul dalam duel, fisik, dan solid saat bertahan. Namun, mungkin ada kekurangan ketika harus memulai permainan dari belakang," tambah mantan pelatih Napoli itu.

 

Sumber: Football Italia

Berita Terkait