NAC Breda Kalah di Persidangan Kasus Paspor Dean James, KNVB: Sudah Cukup, Yuk Fokus Rampungkan Eredivisie

Polemik panjang terkait paspor Dean James yang diadukan NAC Breda akhirnya menemui titik terang.

BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 05 Mei 2026, 12:00 WIB
Pemain Go Ahead Eagles, Dean James, merayakan kemenangan atas Panathinaikos pada laga Liga Europa di Stadion Olimpiade Athena, Jumat (3/10/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Thanassis Stavrakis)

Bola.com, Jakarta - Polemik panjang terkait paspor Dean James yang diadukan NAC Breda akhirnya menemui titik terang. Pengadilan Utrecht resmi menolak gugatan kort geding (prosedur darurat) yang diajukan NAC Breda terhadap Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB).

Dengan keputusan tersebut, hasil kekalahan telak 0-6 NAC Breda dari Go Ahead Eagles pada Maret lalu dinyatakan tetap sah, dan tuntutan untuk menggelar pertandingan ulang resmi ditolak.

Advertisement

Dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Utrecht, Senin (4/5/2026) sore waktu setempat, hakim memberikan putusan dalam proses persidangan singkat antara NAC dan KNVB.

Hakim yang menangani putusan sementara tersebut memutuskan pertandingan antara Go Ahead Eagles dan NAC pada Maret 2026 tidak perlu dinyatakan tidak sah dan tidak perlu diulang.

 


Upaya Kandas

Bek Go Ahead Eagles di Eredivisie 2024/2025, Dean James, berminat untuk dinaturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) untuk membela Timnas Indonesia. (Bola.com/Dok.Instagram Dean James).

Awalnya, kubu NAC Breda tetap ingin agar pertandingan antara Go Ahead Eagles dan NAC Breda (15 Maret 2026) diulang. Mereka memiliki bukti Dean James, bek Go Ahead Eagles, dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk bermain, setelah kehilangan paspor Belanda berganti ke Indonesia.

Penyebab seluruh situasi ini dimulai dari pertandingan di Deventer pada 15 Maret 2026, di mana NAC menderita kekalahan telak 0-6 dari Go Ahead Eagles. Dean James tampil dalam pertandingan itu, yang kemudian terungkap tidak memenuhi syarat untuk bermain.

Kasus tersebut dibawa NAC Breda ke pengadilan. Pekan lalu, pengacara dari NAC Breda maupun KNVB telah menyampaikan argumen masing-masing, untuk didengarkan hakim dalam persidangan, di Utrecht, Selasa (28/4/2026).

Namun demikian, KNVB, NAC Breda, hingga Go Ahead Eagles masih harus menunggu putusan sidang yang baru akan diumumkan kurang dari seminggu setelah sidang pertama.

Setelah argumen yang disampaikan NAC Breda dan KNVB dalam pengadilan di Utrecht pekan lalu, pada akhirnya hakim membacakan putusan dengan hasil memenangkan KNVB.

 


Alasan Tolak Gugatan NAC Breda

Dalam pengadilan kemarin, hakim memutuskan untuk memenangkan KNVB. Ada beberapa pertimbangan utama di balik keputusan tersebut, meski mengakui adanya kesalahan administratif terkait status kewarganegaraan Dean James.

Pertama, hakim menilai KNVB memiliki diskresi atau hak penuh untuk menentukan sanksi, dan tidak ada kewajiban hukum bagi federasi untuk memerintahkan tanding ulang hanya karena kesalahan administrasi pemain.

Jika pertandingan ini diulang, akan terjadi kekacauan di kompetisi. KNVB berargumen ada potensi 133 pertandingan lain yang juga harus diulang karena melibatkan kasus serupa. Hal ini dinilai akan merusak integritas dan jadwal liga secara keseluruhan.

 


Pernyataan KNVB

Setelah keluar putusan dari pengadilan, Dewan kompetisi KNVB memastikan bahwa mereka ingin fokus pada sisa musim Eredivisie yang tinggal menyisakan dua pertandingan. Dewan kompetisi KNVB mengajak seluruh klub peserta Eredivisie maupun kasta di bawahnya untuk menyelesaikan musim ini dengan baik.

"Tentu saja, tidak pernah menyenangkan untuk menghadapi salah satu klub kami di pengadilan," kata asosiasi tersebut dalam sebuah pernyataan.

"Hakim telah memutuskan bahwa dewan kompetisi bertindak hati-hati dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Kami sekarang semua fokus, termasuk NAC Breda, pada sisa kompetisi."

"NAC Breda mengangkat isu penting, yang untungnya berhasil kami selesaikan dengan cepat dan penuh usaha. Hal itu penting untuk saat ini dan untuk masa depan sepak bola Belanda," tandas pernyataan KNVB.

Sumber: Voetbal Primeur


Simak Persaingan Musim Ini:

Berita Terkait