Real Madrid Diarahkan ke Opsi Mengejutkan untuk Gantikan Alvaro Arbeloa Musim Panas Ini

Real Madrid dikabarkan akan mendekati manajer yang tak terduga untuk menggantikan Alvaro Arbeloa.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 05 Mei 2026, 12:30 WIB
Presiden Real Madrid, Florentino Perez, mengucapkan selamat kepada penyerang Prancis Kylian Mbappe (kiri) atas penghargaan Sepatu Emas Eropa 2024-25 yang diberikan kepada pencetak gol terbanyak tahun ini dalam sebuah upacara di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, pada 31 Oktober 2024. (Oscar DEL POZO/AFP)

Bola.com, Jakarta - Nama pelatih anyar untuk Real Madrid mulai jadi bahan spekulasi menjelang musim panas 2026.

Posisi Alvaro Arbeloa sebagai pelatih interim dinilai hanya solusi sementara, bukan opsi jangka panjang di Santiago Bernabeu.

Advertisement

Arbeloa ditunjuk menggantikan Xabi Alonso yang diberhentikan di tengah musim. Namun, sejauh ini tidak ada indikasi ia akan dipermanenkan.

Sejumlah nama sudah dikaitkan dengan kursi pelatih Madrid. Pekan lalu, mantan pelatih mereka, Jose Mourinho, sempat masuk radar. Namun, pelatih yang kini menangani Benfica itu menepis ketertarikan terhadap posisi tersebut.


Pola Mantan

Carlo Ancelotti dan para pemain Real Madrid mengangkat trofi Liga Champions 2023/2024, Minggu (2/6/2024) dini hari WIB. (GLYN KIRK / AFP)

Madrid punya rekam jejak kembali menunjuk pelatih lama dan berhasil. Carlo Ancelotti adalah contoh paling nyata.

Ia kembali pada musim panas 2021 dan menutup periode keduanya dengan dua gelar La Liga, dua trofi Liga Champions, serta satu Piala Dunia Antarklub.

Keberhasilan itu melengkapi pencapaiannya pada periode pertama (2013-2015), saat ia mempersembahkan satu Liga Champions dan satu Copa del Rey.

Pola serupa juga terjadi pada Zinedine Zidane. Legenda Prancis itu meraih tiga gelar Liga Champions dan satu La Liga pada periode pertamanya, sebelum menambah satu gelar liga lagi pada periode kedua.


Bakal Eksplosif

Pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique, bereaksi pada akhir pertandingan leg pertama babak 16 besar UEFA Champions League antara PSG dan Chelsea di Parc des Princes, Paris, Kamis (12/3/2026) dini hari WIB. (Julien De Rosa/AFP)

Kini, Madrid disebut bisa kembali menoleh ke sosok lama, kali ini mantan pemain, meski opsi tersebut berpotensi memicu kontroversi. Sosok yang dimaksud adalah Luis Enrique.

Nama Enrique diangkat oleh mantan pemain Barcelona, Miguel Angel Nadal, dalam pernyataannya kepada BetBrothers.

"Menarik jika melihat Jurgen Klopp di Real Madrid. Selain itu, saat ini Anda juga butuh figur rujukan. Sulit menunjuk pelatih yang tidak punya bobot,” ujarnya.

"Ada opsi lain, tentu bukan hanya Klopp. Itu akan mengejutkan. Tapi, menurut saya, opsi menarik lainnya adalah Luis Enrique."

"Namun, itu akan sangat eksplosif. Sepak bola penuh kejutan. Memang benar, ketika situasi sulit… pada titik tertentu Anda butuh sosok dengan kepribadian khusus," lanjut Nadal.


Picu Resistensi

Bukan hanya bersama Real Madrid, Luis Enrique juga menorehkan prestasi bersama Barcelona. Selama delapan musim berseragam Barca, Luis Enrique merasakan tujuh titel juara. (AFP/CESAR RANGEL)

Alasan Enrique disebut opsi menarik tidak lepas dari sejarahnya dengan Madrid. Ia pernah meninggalkan klub ibu kota itu pada 1996 untuk bergabung dengan rival langsung, Barcelona.

Bersama klub Katalonia tersebut, Enrique bertahan hingga pensiun pada 2004. Ia menjadi figur penting di sana, meraih dua gelar La Liga, dua Copa del Rey, serta satu Piala Winners.

Enrique juga pernah mengungkapkan bahwa ia merasakan apresiasi dan kedekatan emosional di Barcelona, sesuatu yang tidak ia dapatkan saat membela Madrid.

Jika benar kembali ke Santiago Bernabeu sebagai pelatih, penerimaan publik tidak akan mudah. Rekam jejaknya bersama Barcelona, baik sebagai pemain maupun pelatih, berpotensi memicu resistensi dari suporter Madrid.

 

Sumber: Sportbible

Berita Terkait