Bola.com, Jakarta - Manchester United berada di ambang keputusan besar. Setan Merah disebut siap menunjuk Michael Carrick sebagai manajer permanen, bahkan bisa diumumkan dalam waktu dekat, setelah dua faktor utama membuat manajemen, yang kini dikendalikan INEOS, yakin sepenuhnya.
Carrick mengambil alih tim sebagai pelatih interim hingga akhir musim dan langsung mengubah arah performa. Dari 14 pertandingan, ia membawa MU meraih 10 kemenangan, memastikan finis lima besar dan tiket ke Liga Champions musim depan.
Keberhasilan itu tercapai dengan tiga laga tersisa. Namun, penilaian klub tidak berhenti pada hasil di lapangan.
Menurut laporan jurnalis Graeme Bailey, manajemen yang dipimpin CEO Omar Berrada dan Direktur Sepak Bola, Jason Wilcox, mengkaji dampak Carrick secara menyeluruh.
"Ketika berbicara dengan orang-orang di dalam klub, mereka menaruh respek besar terhadap Carrick dan stafnya, bukan hanya karena hasil tim utama, tetapi juga cara mereka mengelola klub secara keseluruhan," jelas Bailey.
"Itu melampaui sekadar hasil pertandingan dan posisi di klasemen," imbuhnya.
Faktor Kunci
The Guardian menyebut dua faktor kunci yang menguatkan keputusan tersebut: keberhasilan mengamankan tiket Liga Champions dan dukungan kuat dari para pemain utama.
Matheus Cunha, yang mencetak gol pembuka saat menang atas Liverpool, secara terbuka menyatakan dukungannya.
"Ia mendapat kepercayaan penuh dari tim. Saya duduk di bangku cadangan bersamanya dan cara dia mengajar semua pemain, luar biasa. Saya rasa dia punya sentuhan seperti era Alex Ferguson," ujarnya.
"Ia menyenangkan untuk diajak bekerja sama, dan menurut saya dia pantas mendapatkan posisi ini," tambah Cunha.
Selain Cunha, kapten Bruno Fernandes dan bek senior, Harry Maguire, juga disebut telah menyampaikan kepada klub agar Carrick dipermanenkan.
Carrick tidak menutup keinginannya melanjutkan peran tersebut.
"Saya menikmati pekerjaan ini. Posisi ini sangat berarti bagi saya dan terasa alami," akunya.
"Bukan berarti ini mudah, tetapi saya sudah cukup lama di klub ini dalam berbagai peran, jadi saya memahami apa yang dibutuhkan," kata Carrick.
Struktur Staf Pelatih
Di sisi lain, Carrick mulai menyusun struktur staf pelatih. Ia disebut tertarik membawa Aaron Danks sebagai asisten utama. Danks saat ini bekerja di Bayern Munchrn di bawah pelatih Vincent Kompany.
Keduanya memiliki hubungan kerja sejak di Anderlecht pada 2021. Danks kemudian melanjutkan karier sebagai asisten di Aston Villa di bawah Dean Smith, lalu bekerja bersama Steven Gerrard dan Unai Emery.
Pada Desember 2022, ia bergabung dengan Middlesbrough dan menjadi tangan kanan Carrick sebelum pindah ke Bayern dua tahun kemudian.
Sumber internal menyebut MU sudah melakukan penilaian awal terhadap Danks dan terkesan dengan rekam jejaknya.
Jika Carrick resmi diangkat, ia ingin menjadikannya bagian penting dari staf pelatih, bersama Jonathan Woodgate dan Steve Holland yang tetap dipertahankan.
Arah Transfer
Di luar itu, Wilcox juga telah berdiskusi dengan Carrick terkait arah transfer musim panas. MU diperkirakan akan merekrut dua gelandang baru untuk memperkuat skuad.
Sementara itu, wacana mendatangkan Harry Kane ke Old Trafford disebut tidak realistis.
Legenda klub, Gary Neville, menilai MU masih membutuhkan setidaknya empat pemain baru, sekaligus meragukan masa depan satu di antara pemain yang didatangkan dengan nilai 60 juta paun.
Selain itu, seorang pemain dari Bournemouth juga masih masuk radar sebagai solusi untuk kebutuhan transfer musim panas ini.
Sumber: Teamtalk