Banyak Pemain Macan Kemayoran Dipanggil ke Timnas Indonesia, Ricky Nelson: Game Plan Persija Mungkin Cocok dengan John Herdman

Persija Jakarta menjadi satu-satunya tim yang terbanyak mengirimkan pemain ke pemusatan latihan Timnas Indonesia.

BolaCom | Choki SihotangDiterbitkan 05 Mei 2026, 20:00 WIB
Pemain Malut United, Manahati Lestusen, berebut bola dengan pemain Persija Jakarta, Eksel Runtukahu, pada laga pekan ke-3 BRI Super League di Jakarta International Stadium, Sabtu (23/8/2025) sore WIB. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Persija Jakarta menjadi satu-satunya tim yang terbanyak mengirimkan pemain ke pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia pada akhir Mei nanti.

Dari 23 pemain yang dipanggil oleh pelatih John Herdman, setidaknya ada empat pilar Macan Kemayoran yang dipanggil. Keempatnya adalah Fajar Fathurrahman, Shayne Pattynama, Witan Sulaeman, dan debutan Eksel Runtukahu.

Advertisement

Ini belum termasuk pemain lainnya yang bisa dipastikan akan segera bergabung ke timnas tanpa TC, yakni Rizky Ridho, Jodi Amat, serta Dony Tri Pamungkas.

Seperti diketahui, Skuad Garuda dalam waktu dekat akan mengarungi sedikitnya tiga perhelatan akbar: FIFA matchday, ASEAN Cup atau Piala AFF, dan FIFA ASEAN Cup.

 


Layak Diberi Kesempatan

Selebrasi gol Eksel Runtukahu (kanan) bersama Gustavo Franca dalam laga persahabatan Persija Jakarta melawan yang diselenggarakan di markas kebanggaan Macan Kemayoran, Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu (26/7/2025). (Bola.com/Abdul Aziz)

Berdasarkan jadwal, FIFA matchday akan berlangsung pada pekan pertama Juni, Piala AFF 24 Juni hingga 26 Agustus, serta FIFA ASEAN Cup pada September sampai Oktober.

Banyaknya pemain Persija yang dipanggil ke timnas tak pelak membuat klub-klub BRI Super League lainnya cemburu, mengingat mereka juga punya pemain yang layak diberi kesempatan.

Terkait hal ini, mantan pelatih Persija yang juga Direktur Akademi Persija Jakarta Ricky Nelson, lewat kanal YouTube Nusantara TV mengungkapkan sejumlah fakta di balik pemanggilan pemain-pemain Macan Kemayoran.

"Sebenarnya kan kalau dilihat bukan cuma empat sebenarnya ya. Ditambah dengan Muhammad Ferarri, yang memang produk asli dari Persija, jadi lima sebenarnya. Kan gitu," kata Ricky sambil tertawa.

"Ya, mungkin, mungkin kalau kita melihat, kalau saya pribadi melihat, apa yang dibangun oleh Persija ada sedikit sama modelnya apa yang mungkin coach John Herdman pengin bangun," imbuh Ricky.


Keunggulan Persija

Pemain Persija Jakarta, Eksel Runtukahu (kanan), bersama Fabio Calonego merayakan gol ke gawang Persebaya Surabaya pada laga pekan ke-27 BRI Super League di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (11/4/2026). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Menurut Ricky, alasan lainnya bisa jadi karena penguasaan bola Persija di sepanjang BRI Super League 2025/2026. Walau tak selalu menang, namun penguasaan bola Persija tertinggi dari semua tim di kasta teratas Indonesia musim ini.

"Ya, memang kan kalau dilihat dari semua tim di liga kita, kita 70 persen menguasai bola. Walaupun mungkin kita enggak menang. Bedanya di situ. Tetapi secara game plan, model kita 70 persen pasti menguasai bola. Mungkin itu yang pelatih cari," tukas Ricky.

"Pemain-pemain yang mampu dengan bola, pemain-pemain yang mampu keluar dari tekanan saat pressing. Semua pemain yang dipanggil ke timnas saya rasa ya, mungkin itu yang dia mau."

Berita Terkait