Cafu Sebut Ada Pemain yang Secara Teknik Lebih Baik dari Messi dan Ronaldo

Pemain satu ini disebut secara teknik lebih baik dari Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 06 Mei 2026, 10:15 WIB
Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi sama-sama bernasib apes. Kedua megabintang itu sama-sama tersingkir di Liga Champions klub masing-masing.

Bola.com, Jakarta - Legenda Brasil, Cafu, melontarkan penilaian berani soal kualitas teknis Neymar. Menurutnya, kemampuan individu Neymar bahkan berada di atas dua ikon sepak bola modern, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Cafu, yang dua kali menjuarai Piala Dunia, menilai keunggulan Neymar terletak pada teknik dasar dan kemampuan mengolah bola di ruang sempit.

Advertisement

Sejak kecil, Neymar sudah dikenal piawai menggiring bola dan mengecoh lawan, keterampilan yang terbentuk dari permainan futsal di Sao Paulo.

Bakat itu terus berkembang saat ia menimba ilmu di akademi Santos, sebelum mencuri perhatian di Amerika Selatan dan kemudian menembus level tertinggi Eropa bersama Barcelona.

Di Barcelona, Neymar sempat satu tim dengan Messi dan rutin berhadapan dengan Ronaldo di berbagai kompetisi elite. Pada fase tersebut, ia dianggap sebagai ancaman nyata bagi dominasi dua pemain tersebut.

Namun, langkah pindah ke Paris Saint-Germain (PSG) menjadi titik balik. Cedera berulang, kebijakan transfer klub, serta penurunan performa secara keseluruhan membuat kariernya tak lagi berada di puncak.


Penilaian Cafu

Neymar, dalam pertandingan Santos melawan Atletico-MG di Brasil Serie A Championship, Rabu (16-4-2025). (X @SantosFC)

Meski begitu, penilaian Cafu tidak berubah.

"Bagi saya, Neymar secara teknik bahkan lebih baik daripada Ronaldo dan Messi," kata Cafu kepada The Times.

"Dia punya karier yang luar biasa."

Neymar tidak pernah menempatkan dirinya sejajar dengan dua nama tersebut. Saat masuk tiga besar nominasi Ballon d'Or 2015, ia justru menunjukkan sikap rendah hati.

Dalam sesi tanya jawab bersama Messi dan Ronaldo, Ronaldo mengakui kaki kiri Messi lebih unggul darinya. Neymar lalu menyela dengan nada bercanda, "Saya ingin punya dua-duanya," ujarnya, merujuk pada kaki kiri Messi dan kaki kanan Ronaldo.

"Saya tidak tahu apakah saya sudah berada di level mereka. Mereka berdua adalah idola. Sulit membayangkan diri saya setara atau lebih baik dari mereka," kata Neymar.

"Saya sangat mengagumi mereka sejak lama, dan ini sebuah kehormatan bisa berada di sini bersama mereka. Saya berharap bisa kembali lagi," lanjutnya.


Dukung Neymar ke Piala Dunia 2026

Pemain Brasil, Neymar, mengontrol bola saat melawan Peru pada laga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONMEBOL, Rabu, (13/9/2023). Tim Samba menang dengan skor tipis 1-0. (AP Photo/Martin Mejia)

Neymar kembali masuk jajaran elite Ballon d'Or pada 2017, tetapi tetap berada di bawah Messi dan Ronaldo. Sejak saat itu, ia tidak pernah lagi menembus 12 besar pemain terbaik dunia.

Cafu juga menyinggung peluang Neymar masuk skuad Brasil untuk Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

"Tim mana pun yang punya pemain penentu seperti Neymar, tentu membutuhkannya," kata Cafu.

"Kalau Neymar dalam kondisi baik, secara fisik, taktik, dan teknik, jelas dia pemain yang bisa menentukan hasil pertandingan. Tapi, keputusan tetap ada di tangan pelatih, Carlo Ancelotti, dan Neymar sendiri yang tahu apakah dia siap," ujarnya.

Sejak mengambil alih Timnas Brasil musim panas lalu, Ancelotti belum memanggil Neymar. Ia menegaskan hanya akan mempertimbangkan sang pemain jika berada dalam kondisi fisik 100 persen.

Di fase ini, tantangan terbesar Neymar bukan lagi bersaing dengan pemain lain, melainkan menjaga kondisi tubuhnya sendiri, sesuatu yang dalam beberapa tahun terakhir belum sepenuhnya ia menangkan.

 

Sumber: SI

Berita Terkait