Tiket Final Piala Dunia 2026 Tembus Rp34 Miliar, Presiden FIFA: Saya Bawakan Hot Dog Kalau Ada yang Beli

Presiden FIFA, Gianni Infantino, melakukan pembelaan habis-habisan terkait mahalnya harga tiket Piala Dunia 2026.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 06 Mei 2026, 14:30 WIB
Berdiri di samping Trofi Piala Dunia, Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyampaikan pidato pada pertemuan musim dingin Konferensi Walikota AS pada 29 Januari 2026 di Washington, DC. Infantino mempromosikan Piala Dunia 2026, yang akan diselenggarakan bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, menyoroti potensi manfaatnya bagi kota dan komunitas tuan rumah. (Alex Wong/Getty Images via AFP)

Bola.com, Jakarta - FIFA mendapat banyak kritikan karena mahalnya tiket Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, mulai bulan depan. Namun, Presiden FIFA, Gianni Infantino, malah membela kebijakan harga tiket selangit itu. 

Dia menegaskan badan sepak bola dunia tersebut wajib memanfaatkan hukum di AS yang mengizinkan tiket dijual kembali dengan harga ribuan dolar di atas harga resmi.

Advertisement

FIFA menghadapi kritik tajam atas biaya tiket Piala Dunia. Organisasi penggemar Football Supporters Europe (FSE) menyebut struktur harga tersebut sebagai pemerasan dan pengkhianatan besar-besaran. FSE bahkan telah mengajukan gugatan ke Komisi Eropa pada Maret lalu yang menargetkan FIFA atas harga tiket yang berlebihan untuk Piala Dunia 2026.

Situs resmi penjualan kembali tiket milik FIFA, FIFA Marketplace, pekan lalu mengiklankan empat tiket untuk laga final pada 19 Juli di New York dengan harga lebih dari $2 juta (sekitar Rp34 miliar) per tiket.

 


Kata-kata Infantino

Presiden FIFA, Gianni Infantino, berbicara di KTT Semafor World Economy 2026 pada 15 April 2026 di Washington, DC. KTT ini mempertemukan para pemimpin bisnis dan CEO teknologi untuk membahas ekonomi, kecerdasan buatan, dan tren bisnis. (Alex Wong/Getty Images via AFP)

Berbicara di Milken Institute Global Conference di Beverly Hills, Infantino mengatakan harga yang fantastis tersebut mencerminkan tingginya permintaan untuk menonton Piala Dunia.

"Jika beberapa orang memasang tiket final seharga 2 juta dolar AS di pasar penjualan kembali (resale), pertama, itu tidak berarti harga aslinya 2 juta dolar AS," ujar Infantino, seperti dikutip dari France 24, Rabu (6/5/2026). 

"Kedua, itu tidak berarti seseorang akan membeli tiket tersebut. Dan jika ada seseorang yang benar-benar membeli tiket final seharga $2 juta, saya pribadi akan membawakannya hot dog dan Coca-Cola untuk memastikan dia mendapatkan pengalaman yang luar biasa," imbuh dia. 

 


Perbandingan dengan Harga Tiket di Piala Dunia Qatar 2022

(Kiri/Kanan) Presiden Argentina, Javier Milei, dan Presiden FIFA, Gianni Infantino, menghadiri pertemuan perdana "Board of Peace" yang diselenggarakan oleh Presiden AS, Donald Trump, di Institute of Peace AS di Washington, DC, pada 19 Februari 2026. (SAUL LOEB/AFP)

Kelompok penggemar menyoroti perbedaan mencolok antara harga tiket musim panas mendatang dengan Piala Dunia Qatar 2022.

Pada final Piala Dunia 2022, harga tiket termahal (harga resmi) adalah sekitar $1.600 atau setara Rp27,8 juta. Adapun untuk final Piala Dunia 2026, harga tiket termahal (harga resmi) mencapai sekitar $11.000 (Rp191,5 juta). 

Infantino tetap bersikeras bahwa kenaikan tajam pada harga resmi tersebut dapat dibenarkan.

"Kami harus melihat pasar, kami berada di pasar di mana industri hiburan adalah yang paling maju di dunia. Jadi kami harus menerapkan tarif pasar," kata Infantino.

"Di AS, menjual kembali tiket diizinkan. Jadi, jika Anda menjual tiket dengan harga yang terlalu rendah, tiket tersebut akan dijual kembali dengan harga yang jauh lebih tinggi oleh pihak lain. Faktanya, meskipun beberapa orang mengatakan harga tiket kami tinggi, tiket tersebut tetap berakhir di pasar resale dengan harga yang bahkan lebih tinggi, lebih dari dua kali lipat harga kami."

 


Permintaan Membludak

Ilustrasi Piala Dunia 2026. (Bola.com/Gemini)

Infantino mengungkapkan FIFA menerima lebih dari 500 juta permintaan tiket untuk Piala Dunia 2026, dibandingkan dengan gabungan kurang dari 50 juta permintaan untuk Piala Dunia 2018 dan 2022.

Pria Italia itu menambahkan bahwa 25 persen tiket untuk fase grup dipatok dengan harga di bawah $300.

"Di AS, Anda tidak bisa menonton pertandingan tingkat kampus, apalagi pertandingan profesional tingkat atas, dengan harga kurang dari $300," ujar Infantino

"Dan ini adalah Piala Dunia."

Sumber: France24

Berita Terkait