Bola.com, Kediri - BRI Super League 2025/2026 tinggal menyisakan tiga pertandingan lagi. Inilah momen kritis yang menegangkan bagi tim yang berambisi jadi juara. Begitu pula untuk tim yang sedang berjuang lolos degradasi.
Jatah turun kasta tinggal satu slot lagi, setelah hasil pekan ke-31 lalu memastikan Semen Padang dan PSBS Biak harus berlaga lagi di Championship musim depan.
Sembilan partai pekan ke-32 yang berlangsung, Jumat hingga Senin, 8-11 Mei 2026, bakal menjadi titik krusial yang menentukan nasib calon juara dan satu tim yang bakal turun derajat.
Dari jadwal yang ada, Persija dan Bali United berpotensi jadi pemenang kunci calon juara musim ini, karena Macan Kemayoran akan terlibat duel klasik kontra Persib.
Perang urat syaraf sudah sudah merebak jelang laga hidup mati pada, Minggu (10/5/2026) nanti. Psikis pemain Persija diombang-ambingkan stadion sebagai medan pertempuran melawan Persib, di mana akhirnya Stadion Segiri, Samarinda, dipilih I.League sebagai arena duel klasik tersebut.
Padahal Persija sangat butuh kemenangan untuk mengganggu Persib dan Borneo FC dengan mudah merengkuh mahkota juara.
Tambahan tiga poin akan mendekatkan Persija yang saat ini memiliki poin 65 dengan Persib dan Borneo FC yang sama-sama mengoleksi 72 angka.
Bali United Bikin Borneo FC Tersandung?
Bali United bisa jadi batu sandungan bagi Borneo FC saat mereka bentrokan di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Senin (11/5/2026).
Serdadu Tridatu berpeluang mengubur mimpi Borneo FC mengamit takhta juara kali pertama di kasta tertinggi Indonesia.
Sebagai pemegang gelar juara dua kali, anak buah Johnny Jensen punya harga diri tinggi. Sebuah kebanggaan bila Bali United sukses menahan langkah Pesut Etam.
Apalagi putaran pertama lalu, Ricky Fajrin dan kolega berhasil menang di kandang Borneo FC 1-0. Nah, trauma ini ditengarai akan menghantui pasukan pelatih Fabio Lefundes.
Persaingan di Papan Bawah
Tak kalah menarik adalah persaingan terselubung dua klub asal Jateng, Persis dan Persijap, yang saling intip agar tak jadi korban ketiga jatuh ke jurang degradasi.
Persis harus menghadapi sahabat karibnya asal Jatim, Persebaya, saat berlaga di Stadion Manahan Solo, Sabtu (9/5/2026).
Seperti pepatah Jawa; tego lara ne, ora tego pati ne yang berarti "tega melihat teman sakit, tapi tak rela bila melihat sobat mati". Perasaan ini yang kemungkinan dialami Bajul Ijo dalam laga nanti.
Laskar Sambernyawa tak perlu menang dengan skor besar, tapi mereka harus meraih tiga poin untuk menekan Persijap. Meskipun posisi anak didik Milomir Seslija nanti belum beranjak dari peringkat ke-16 sebagai batas teratas zona degradasi.
Ironis bagi Persijap yang pelan-pelan mulai terseret arus deras panasnya neraka degradasi. Tim asuhan Mario Lemos ini ditinggalkan Madura United, PSM, dan Persik yang memasuki zona aman.
Sialnya lagi. Laskar Kalinyamat harus bertamu ke rumah Persita di Stadion Internasional Banten, Minggu (10/5/2026). Telinga Wahyudi Hamisi dkk. pasti panas bila mendengar Persis menjinakkan Persebaya sehari sebelumnya.
Jantung pemain Persijap akan berdegup kencang menanti hasil pertandingan Bhayangkara FC melawan Madura United (14/32) di Stadion Sumpah Pemuda Lampung, Senin (11/5/2026).
Mereka pasti berharap Laskar Sapeh Kerrab tumbang, sehingga jarak mereka masih tetap terjaga hingga pekan ini. Persijap tak berkepentingan lagi dengan laga Persik di kandang Semen Padang, Stadion Haji Agus Salim, Jumat (8/5/2026).
Persik diduga akan bisa menang. Sementara Kabau Sirah sudah terlempar ke kawah degradasi. Namun, Persijap masih harap-harap cemas atas laga Arema FC kontra PSM di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (9/5/2026).
Jika Singo Edan mencakar Juku Eja, maka Persijap masih bisa mengejar poin Yuran Fernandez dkk. di pertandingan berikutnya.
Kasihan PSBS. Sudah jatuh tak akan mampu menyingkirkan tangga yang menindihnya. Tim Papua yang pertama terdegradasi musim ini akan jadi lumbung gol bagi Dewa United di Stadion Maguwoharjo Sleman, Jumat (8/5/2026).
Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (20/5/2026), akan jadi saksi Malut United berkuasa atas tiga kontestan asal DIY dan Jateng. PSIM diprediksi akan jadi korban ketiga setelah Persijap dan Persis dihajar Laskar Kie Raha.
Jadwal dan Prediksi Pekan 32 BRI Super League
Jumat, 8 Mei 2026
15.30 WIB - Semen Padang v Persik Kediri: 45-55
19.00 WIB - PSBS Biak v Dewa United: 40-60
Sabtu, 9 Mei 2026
15.30 WIB - Arema FC v PSM Makassar: 50-50
19.00 WIB - Persis Solo v Persebaya Surabaya: 55-45
Minggu, 10 Mei 2026
15.30 WIB - Persija Jakarta v Persib Bandung: 55-45
15.30 WIB - Persita Tangerang v Persijap Jepara: 55-45
19.00 WIB - PSIM Yogyakarta v Malut United: 45-55
Senin, 11 Mei 2026
19.00 WIB - Bali United v Borneo FC: 50-50
19.00 WIB - Bhayangkara FC v Madura United: 50-50