Persib atau Borneo FC? Divaldo Alves Sebut Laga Terakhir Bak Final Penentu Gelar BRI Super League 2025/2026

Direktur Teknik Persijap Jepara, Divaldo Alves, memberikan pandangan terkait persaingan gelar juara BRI Super League 2025/2026.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 07 Mei 2026, 07:30 WIB
Persaingan Persib Bandung dan Borneo FC menuju tangga juara BRI Super League 2025/2026. (Bola.com/Ario Yosia/Generated AI)

Bola.com, Jakarta - Direktur Teknik Persijap Jepara, Divaldo Alves, memberikan pandangan terkait persaingan gelar juara BRI Super League 2025/2026. Ia menilai duel menuju tangga juara musim ini berjalan sangat ketat, terutama antara Persib Bandung dan Borneo FC.

Menurut Divaldo, konsistensi menjadi kunci utama yang membuat Borneo FC terus berada di level tertinggi dalam beberapa musim terakhir.

Advertisement

"Menurut saya Borneo setiap tahun semakin konsisten. Kalau kita lihat itu politik manajemen Borneo luar biasa. Setiap tahun memang luar biasa," ujar Divaldo kepada Bola.com pada Rabu (6/5/2026).

"Kita lihat dengan coach Pieter Huistra, terus coach yang sebelumnya, coach yang setelah Pieter Huistra terus coach Fabio Lefundes semua coach punya kualitas memang," sambungnya.

 


Konsistensi Jadi Pembeda

Pelatih Divaldo Alves akan memberikan kejutan saat Persik menjamu PSIS di Stadion Brawijaya Kota Kediri nanti. (Bola.com/Gatot Sumitro)

Divaldo membandingkan stabilitas Borneo FC dengan klub-klub elite di Eropa. Pelatih asal Portugal itu menilai, struktur manajemen yang kuat membuat peluang meraih gelar jadi lebih besar.

"Itu seperti di Eropa. Ada klub yang kita tahu punya kualitas, dan pelatih yang masuk ke sana tahu peluang juara lebih besar karena klubnya konsisten, baik dari manajemen maupun ambisi mencari trofi," katanya.

Selain Borneo FC, Divaldo Alves juga menaruh perhatian besar kepada Persib yang dinilai tampil impresif dalam dua musim terakhir bersama pelatih Bojan Hodak.

"Persib setiap tahun juga adalah tim yang luar biasa. My friend Bojan Hodak sudah dua tahun istimewa sekali. Saya kira tahun ini bisa jadi juara juga berarti dua tim ini ada peluang besar untuk juara," ulas Divaldo.

 


Persib Punya Mental Juara

Bek Persija Jakarta, Rizky Ridho (nomor 5), gagal membawa timnya meraih kemenangan saat bersua Persib Bandung pada laga pekan ke-17 BRI Super League musim ini di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Minggu (11/1/2026) sore WIB. Dalam duel itu, Persija takluk 0-1 dari Persib. (Bola.com/Abdul Aziz)

Divaldo menilai Persib mengalami perkembangan signifikan, baik dalam aspek permainan maupun mental bertanding. Variasi taktik seperti transisi cepat hingga high block membikin Maung Bandung semakin berbahaya.

"Awal musim mereka masih cari chemistry dan understanding. Tapi ini putaran kedua memang luar biasa Persib sampai sekarang," ucap Divaldo.

"Saya ingat pertandingan lawan PSBS Biak, sangat sulit mereka menang menit terakhir. Tapi Persib mau bukti dan bisa menang. Apa pun yang terjadi mereka mau dapat tiga poin, terus sangat konsisten sampai menit akhir."

"Kalau kita lihat itu terjadi juga di pertandingan lawan Bhayangkara. Mereka hampir kalah, terus tiba-tiba bisa menang. Babak kedua istimewa, otomatis saya pikir ini Persib Bandung punya mental juara," imbuh dia.

 


Penentuan di Laga Terakhir

Saat ini, Maung Bandung memimpin klasemen sementara dengan 72 poin dari 31 laga, jumlah yang sama dengan Borneo FC. Namun, Persib unggul head-to-head.

Kompetisi masih menyisakan tiga pertandingan, yang diyakini mantan pelatih PSBS Biak tersebut bakal menjadi penentu akhir perburuan gelar.

Persib dijadwalkan menghadapi Persija Jakarta, PSM Makassar, dan Persijap Jepara. Sementara Borneo FC bersua Bali United, Persijap Jepara, serta Malut United.

"Pertandingan terakhir paling krusial, yang penting tetap konsisten. Tapi saya kira bisa juara dua-duanya. Saya enggak mau bicara Borneo atau Persib karena dua tim sangat luar biasa tahun ini. Saya kira laga terakhir adalah final," pungkasnya.


Persaingan di BRI Super League 2025/2026

Berita Terkait