Casemiro Sindir Jamie Carragher, Sebut Kritik Keras Legenda Liverpool Itu Penuh Kegetiran

Meski dipastikan akan meninggalkan Old Trafford pada musim panas ini ketika kontraknya habis, Casemiro memainkan peran penting dalam kebangkitan MU yang sukses mengamankan tiket ke Liga Champions.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 07 Mei 2026, 11:15 WIB
Selebrasi Casemiro usai membobol gawan Brentford di pekan ke-34 Premier League, Selasa (28/4/2026) (AP Photo/Dave Thompson)

Bola.com, Jakarta - Gelandang Manchester United (MU), Casemiro, kembali menunjukkan performa terbaiknya bersama MU musim ini. Setelah sempat mengalami masa sulit, gelandang asal Brasil itu berhasil bangkit di bawah arahan pelatih Michael Carrick.

Meski dipastikan akan meninggalkan Old Trafford pada musim panas ini ketika kontraknya habis, Casemiro memainkan peran penting dalam kebangkitan MU yang sukses mengamankan tiket ke Liga Champions.

Advertisement

Penampilan impresif tersebut juga membuat banyak kritik terhadap dirinya mulai mereda, termasuk komentar tajam dari legenda Liverpool, Jamie Carragher.

 
 

Sindiran Casemiro untuk Carragher

Gelandang Manchester United, Casemiro, mencetak satu gol ke gawang Brentford pada lanjutan Liga Inggris 2025/2026 di Old Trafford, Selasa (28/4/2026) dini hari WIB. (Darren Staples / AFP)

Dua tahun lalu, saat Manchester United mengalami periode buruk, Carragher sempat melontarkan kritik keras kepada Casemiro dan menyebut sang gelandang sebaiknya pensiun sebelum sepak bola “meninggalkannya”.

“Ini harus dihentikan karena kita sedang melihat salah satu pemain hebat di era modern. Saya selalu ingat ungkapan ‘tinggalkan sepak bola sebelum sepak bola meninggalkanmu’. Sepak bola sudah meninggalkannya,” kata Carragher saat itu.

“Di level tertinggi ini, dia harus mengakhirinya dan pergi. Pemain dengan level seperti dia tidak pantas mempermalukan dirinya sendiri dengan penampilan seperti itu hingga ditertawakan Crystal Palace,” lanjutnya.

Kini setelah kembali tampil gemilang, Casemiro akhirnya menanggapi komentar tersebut. Ia menyebut kritik Carragher mungkin dipengaruhi rasa sakit hati akibat kekalahan Liverpool dari Real Madrid di final Liga Champions.

“Semua orang bebas mengatakan apa pun di televisi. Saya bukan orang yang suka terlibat dalam hal seperti itu,” ujar Casemiro kepada TNT Sports Brasil.

“Namun, itu cukup normal, karena saya memenangkan dua gelar Liga Champions melawan timnya. Mungkin setelah Anda kalah dua kali dari klub saya, masih ada sedikit kepahitan di sana," lanjutnya.


Memori Final Liga Champions Jadi Sorotan

Manajer interim Manchester United, Michael Carrick (kanan), dan Casemiro. (Darren Staples / AFP)

Selama memperkuat Real Madrid, Casemiro memang menjadi bagian penting dalam dominasi klub Spanyol tersebut di Eropa. Ia memenangkan lima trofi Liga Champions, termasuk dua final melawan Liverpool pada 2018 dan 2022.

Keberhasilan itu tampaknya masih membekas dalam rivalitas antara kubu Real Madrid dan Liverpool, yang kemudian disinggung Casemiro saat membalas kritik Carragher.

Komentarnya pun langsung menarik perhatian publik karena dianggap sebagai sindiran tajam, tapi tetap disampaikan dengan santai.


Carragher Akui Salah Menilai Casemiro

Jamie Carragher. Semasa aktif bermain, Jamie Carrgaher hanya bermain untuk satu tim sepanjang kariernya, yaitu bersama Liverpool mulai 1996/1997 hingga 2012/2013. Ia total tampil dalam 737 laga bersama Liverpool di semua ajang dengan torehan 4 gol dan 18 assist. Usai pensiun, ia terjun sebagai komentator dan pundit di jaringan televisi Sky Sports mulai musim 2013/2014 bergabung bersama Grame Souness, Gary Neville dan Jamie Redknapp. Pada Juli 2020 ia melebarkan sayapnya ke jaringan televisi CBS Sports sebagai bagian dari tim yang mengulas khusus Liga Champions. (AFP/Pool/Peter Powell)

 

Menariknya, Carragher belakangan mulai mengubah pendapatnya mengenai Casemiro. Ia mengakui sang gelandang kini tampil jauh lebih baik dibanding sebelumnya.

“Melihat apa yang dia tampilkan musim ini di Premier League, bukan hanya melawan Fulham, tetapi juga saat menghadapi Arsenal dan Manchester City, Casemiro punya hak penuh untuk membalas saya,” kata Carragher.

“Dia bisa saja mengatakan kepada saya, ‘tinggalkan dunia pundit sebelum dunia pundit meninggalkanmu!’ Saya pantas mendapatkannya. Kredit untuknya, dia terlihat seperti pemain yang benar-benar berbeda.”

Casemiro memilih merespons dengan nada damai dan menegaskan dirinya tidak menyimpan dendam terhadap Carragher.

“Saya menghormati pendapatnya. Saya tidak punya rasa kesal. Yang penting dia mengakui bahwa dirinya salah dan mengubah opininya. Itu yang paling penting,” tutup Casemiro.

Sumber: Manchester Evening News


Persaingan di Premier League

Berita Terkait