Menpora Se-ASEAN Kunjungi Bali United Training Center, Erick Thohir Pamerkan Fasilitas Berkelas Dunia

Bali United Training Center menjadi sorotan kawasan Asia Tenggara pada Senin (4/5/2026).

BolaCom | Alit BinawanDiterbitkan 07 Mei 2026, 18:15 WIB
Bali United Training Center dikunjungi Menpora seluruh Asia Tenggara, hasilkan Deklarasi Bali

Bola.com, Jakarta - Bali United Training Center menjadi sorotan kawasan Asia Tenggara pada Senin (4/5/2026). Fasilitas milik klub kebanggaan Pulau Dewata itu kedatangan tamu istimewa dalam rangkaian SouthEast Asia Ministerial Meeting on Youth and Sports (SEAMMYS) 2026 yang berlangsung di The Meru, Sanur.

Kunjungan tersebut dihadiri Menpora Erick Thohir dan Wamenpora Taufik Hidayat, bersama seluruh Menpora dari negara-negara Asia Tenggara. Di antara delegasi yang hadir tampak Menteri Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Brunei Darussalam Dato Nazmi Mohamad, Menteri Pemuda dan Olahraga Timor Leste Nelyo Isaac Sarmento, serta Menteri Kebudayaan, Komunitas dan Pemuda Singapura David Neo.

Advertisement

Rombongan delegasi disambut langsung oleh CEO Bali United, Yabes Tanuri. Para tamu kemudian diajak menyaksikan langsung sesi latihan Bali United Academy dengan latar pemandangan Pulau Nusa Penida dan Pantai Purnama, Gianyar, memperlihatkan perpaduan antara fasilitas olahraga modern dan keindahan alam Bali yang menjadi daya tarik tersendiri.

Di hadapan seluruh delegasi, Erick Thohir menjadikan momen ini sebagai panggung untuk memperkenalkan Bali United Training Center sebagai bukti konkret keberhasilan investasi swasta dalam industri olahraga dan sport tourism Indonesia.

 


Erick Thohir: Bukti Nyata Investasi Swasta Mampu Melahirkan Fasilitas Bertaraf Internasional

Suasana Training Center Bali United di Pantai Purnama Gianyar. (Alit Binawan/Bola.com)

Erick menegaskan bahwa Bali United Training Center bukan sekadar aset klub sepak bola lokal. Fasilitas tersebut sudah melampaui batas domestik dan menjadi destinasi pemusatan latihan bagi sejumlah klub dan tim nasional kelas dunia.

Beberapa tim internasional yang tercatat pernah berlatih di sana antara lain Jeonbuk Hyundai Motors dan Pohang Steelers dari Korea Selatan, serta tim-tim peserta Piala Dunia U-17 seperti Amerika Serikat, Kanada, Meksiko, dan Polandia.

"Ini membuktikan bahwa investasi swasta dalam olahraga mampu menciptakan fasilitas berkelas internasional. Bali United Training Center bahkan sudah digunakan sejumlah klub dan tim nasional dunia untuk pemusatan latihan," ujar Erick.

Wamenpora Taufik Hidayat yang turut hadir dalam kunjungan tersebut juga memberikan apresiasi atas keberadaan fasilitas modern itu. Legenda bulu tangkis Indonesia tersebut menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta adalah kunci membangun ekosistem olahraga nasional yang benar-benar kompetitif di level global.

"Fasilitas seperti ini bukan hanya mendukung pembinaan atlet nasional, tetapi juga memiliki daya tarik internasional dan memperkuat posisi Indonesia dalam sport tourism," kata Taufik.

 


Deklarasi Bali Lahir, ASEAN Sepakati Kerangka Kerja Baru Olahraga Kawasan

Steward tampak berjaga di Bali United Training Center sebelum sesi latihan Timnas Indonesia digelar pada Senin sore (26/5/2025). (Bola.com/Alit Binawan)

Di luar agenda kunjungan lapangan, forum SEAMMYS 2026 juga menghasilkan sebuah kesepakatan bersejarah. Seluruh delegasi dari 11 negara peserta menyepakati Deklarasi Bali sebagai kerangka kerja baru pengembangan sektor kepemudaan dan olahraga di Asia Tenggara.

Deklarasi ini menempatkan transformasi ekosistem olahraga sebagai motor pertumbuhan ekonomi, pariwisata olahraga, dan diplomasi internasional kawasan. Sebuah visi bersama yang diharapkan mendorong negara-negara ASEAN untuk tampil lebih kompetitif di panggung olahraga global.

Menteri Olahraga Filipina Patrick Gregorio menjadi salah satu suara paling vokal dalam mendukung inisiatif tersebut. Ia menegaskan bahwa sudah saatnya Asia Tenggara membangun standar olahraga yang lebih tinggi, termasuk membuka peluang menjadi tuan rumah event olahraga dunia di masa depan.

"Deklarasi Bali adalah langkah besar untuk membawa Asia Tenggara tampil lebih kuat di dunia internasional melalui olahraga, ekonomi kreatif, dan pariwisata," ujar Gregorio.

Berita Terkait