Sold Out 30 Menit, PSS Minta Maaf kepada Suporter yang Gagal War Tiket Final Pegadaian Championship

Sold Out 30 Menit, PSS Minta Maaf kepada Suporter yang Gagal War Tiket Final Pegadaian Championship

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 08 Mei 2026, 09:00 WIB
PSS Sleman menyegel tiket promosi ke BRI Super League 2026/2027 setelah mengalahkan PSIS di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (3-5-2026). (Dok. ileague.id)

Bola.com, Jakarta - PSS Sleman menyampaikan permohonan maaf kepada suporter yang belum berhasil mendapatkan tiket laga final Pegadaian Championship 2025/2026.

Partai puncak yang mempertemukan PSS kontra Garudayaksa FC akan digelar di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (9/5/2026) pukul 19.00 WIB. Pada laga ini, Panitia Pelaksana (Panpel) PSS menyediakan total 16 ribu lembar tiket.

Advertisement

Dalam pernyataan resminya, klub berjuluk Super Elang Jawa itu mengakui tingginya antusiasme suporter membuat proses pembelian tiket mengalami lonjakan trafik yang sangat besar.

"Terkait penjualan tiket laga final PSS Sleman yang dinyatakan sold out dalam kurang lebih 30 menit, kami memahami tingginya antusiasme dan kekecewaan sebagian suporter yang belum berhasil mendapatkan tiket," tulis pernyataan resmi PSS, Kamis (7/5/2026).

"Untuk itu, kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi selama proses pembelian tiket berlangsung," sambungnya.

 


Antrean Tembus Puluhan Ribu Pengguna

Riko Simanjuntak dan Gustavo Tocantins merayakan gol PSS Sleman ke gawang PSIS Semarang pada duel pekan ke-27 Pegadaian Championship 2025/2026. (Doc PSS)

PSS menjelaskan antrean pembelian tiket sempat mencapai angka fantastis. Berdasarkan data sistem, terdapat sekitar 64 ribu pengguna yang masuk ke antrean pembelian.

"Berdasarkan data sistem, antrean pembelian tiket sempat mencapai lebih dari 200k tpm atau sekitar 64 ribu pengguna, dengan sekitar 9 ribu user aktif secara bersamaan di website dan pertambahan trafik mencapai kurang lebih 2.500 user per menit," katanya.

"Tingginya lonjakan akses ini menyebabkan sistem antrean Cloudflare terus melakukan penyesuaian estimasi waktu tunggu secara otomatis."

"Perlu kami jelaskan bahwa perubahan estimasi waktu tunggu bukan berarti posisi antrean pengguna mundur atau disalip pengguna lain. Sistem hanya menghitung ulang kecepatan antrean berdasarkan pergerakan transaksi di depan antrean," terang PSS.

 


PSS Beri Analogi Antrean Minimarket

Suasana tribune selatan Stadion Maguwoharjo, Sleman, yang diisi suporter PSS Sleman, Brigata Curva Sud (BCS). (Bola.com/Ana Dewi)

PSS kemudian memberikan analogi sederhana agar suporter lebih memahami mekanisme antrean digital tersebut. Mereka mengibaratkan proses pembelian tiket seperti antrean di kasir minimarket.

"Analogi sederhananya seperti antrean di kasir minimarket, ketika proses pembayaran di depan membutuhkan waktu lebih lama, maka seluruh antrean ikut menunggu lebih lama, namun posisi antrean tetap aman dan tidak berubah," jelas PSS.

Manajemen Tim Elang Jawa juga mengapresiasi besarnya dukungan yang diberikan suporter menjelang laga final. Antusiasme tersebut dianggap sebagai bukti kecintaan fans terhadap tim kebanggaan warga Sleman itu.

"Besarnya antusiasme ini menjadi bukti luar biasa dukungan dan kecintaan suporter kepada PSS Sleman. Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian, kesabaran, dan dukungan yang diberikan kepada tim hingga saat ini," lanjut pernyataan itu.

 


Pemda Sleman Siapkan Nobar

Bagi suporter yang belum kebagian tiket, PSS berharap dukungan tetap diberikan melalui agenda nonton bareng yang akan difasilitasi Pemerintah Kabupaten Sleman.

"Bagi suporter yang belum mendapatkan tiket, kami berharap tetap dapat memberikan dukungan terbaik untuk PSS Sleman melalui berbagai titik nonton bareng yang akan disiapkan oleh Pemda Kabupaten Sleman," tulis PSS.

Bahkan, agenda nonton bareng tersebut sudah dibahas dalam rapat koordinasi persiapan pertandingan. Pemda Sleman disebut bakal menyiapkan sejumlah titik nobar demi menjaga kondusivitas.

"Agenda nonton bareng tadi siang telah disampaikan oleh Wakil Bupati dalam rakor persiapan match untuk membuat titik nobar di lapangan Pemda, juga imbauan untuk tiap Kepanewon juga menyiapkan nobar bagi masyarakat, maupun dari rumah demi menjaga kondusivitas bersama," tutup pernyataan resmi PSS.

Berita Terkait