Perbasasi DKI Jakarta Punya Ketua Baru, Geber Persiapan Menuju PON 2028

Perbasasi DKI Jakarta menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) pada Sabtu (9/5/2026) bertempat di Habitare Hotel. Forum organisasi baseball dan softball ibu kota itu berlangsung penuh dinamika dengan agenda utama menyusun arah program kerja empat tahun ke depan.

BolaCom | Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 10 Mei 2026, 16:45 WIB
PERBASASI DKI Jakarta resmi menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) pada 9 Mei 2026 di Habitare Hotel. (Bola.com/Dok.Istimewa).

Bola.com, Jakarta - Perbasasi DKI Jakarta menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) pada Sabtu (9/5/2026) bertempat di Habitare Hotel. Forum organisasi baseball dan softball ibu kota itu berlangsung penuh dinamika dengan agenda utama menyusun arah program kerja empat tahun ke depan.

Dari forum tersebut, M. David Franico keluar sebagai Ketua Umum Perbasasi DKI Jakarta periode 2026-2030. Penetapan dilakukan melalui mekanisme voting yang melibatkan seluruh pemegang hak suara, menjunjung tinggi prinsip demokrasi dan transparansi organisasi.

Advertisement

Proses pemungutan suara berjalan tertib tanpa hambatan berarti. Para peserta Musprov dinilai menunjukkan kedewasaan berorganisasi dengan tetap mengutamakan sportivitas dan persatuan di atas kepentingan lainnya.

Begitu terpilih, David Franico langsung menekankan arah kepengurusannya untuk memperkuat pembinaan atlet dari level usia dini hingga elite. Sistem pembinaan yang lebih terstruktur dan berbasis prestasi disebut menjadi fondasi utama yang ingin dibangun.

"DKI Jakarta memiliki potensi besar untuk terus menjadi salah satu kekuatan utama baseball dan softball nasional, sehingga diperlukan sistem pembinaan yang lebih terstruktur, berkelanjutan, dan berbasis prestasi," ujar David Franico.


Pentingnya Bangun Ekosistem Olahraga

Dia juga menyoroti pentingnya membangun ekosistem olahraga yang melibatkan semua elemen, dari pengurus, klub, pelatih, hingga atlet dan komunitas. Pengembangan sumber daya manusia pendukung seperti wasit dan perangkat pertandingan turut masuk dalam radar perhatiannya.

"Selain peningkatan kualitas atlet, perhatian juga akan diberikan pada pengembangan sumber daya manusia, termasuk pelatih, wasit, dan perangkat pertandingan agar mampu mengikuti perkembangan olahraga internasional," jelasnya.

Satu di antara target konkret yang langsung dicanangkan adalah persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Perbasasi DKI Jakarta membidik tradisi prestasi tetap terjaga sekaligus mendongkrak daya saing atlet Jakarta di panggung nasional.

Persiapan menuju PON XXII dirancang dimulai lebih awal melalui program pemantauan atlet dan peningkatan intensitas kompetisi. Kompetisi internal antarklub serta pembinaan kelompok umur juga akan diperkuat demi menjaga kesinambungan regenerasi atlet.

Di luar jalur prestasi, Musprov juga memberikan atensi serius terhadap pengembangan slowpitch. Cabang yang terus tumbuh di berbagai negara itu dilihat sebagai peluang besar untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam ekosistem olahraga berbasis komunitas.


Minat terhadap Slowpitch

Perbasasi DKI Jakarta memandang slowpitch bukan sekadar olahraga rekreasi, melainkan juga instrumen membangun budaya hidup sehat dan memperlebar basis talenta. Minat masyarakat terhadap slowpitch diklaim terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir, mulai dari kalangan profesional muda, komunitas olahraga, hingga keluarga.

Kepengurusan baru berkomitmen memperbanyak penyelenggaraan turnamen dan festival olahraga komunitas sebagai bagian dari strategi menjangkau segmen yang lebih luas. Langkah itu sekaligus diharapkan memperbesar cadangan talenta atlet untuk jangka panjang.

Musprov ini pun sekaligus menjadi momentum konsolidasi internal untuk mendorong tata kelola organisasi yang lebih modern dan profesional. Pengurus baru diharapkan menghadirkan program kerja yang inovatif sekaligus mampu menjawab tantangan pembinaan olahraga di era sekarang.