Pep Guardiola Dukung Rotasi Crystal Palace saat Lawan Arsenal, Operator Premier League Diminta Tak Ikut Campur

Manajer Manchester City, Pep Guardiola, melontarkan pesan tegas kepada Premier League jelang penentuan gelar musim ini.

BolaCom | Rizki HidayatDiterbitkan 13 Mei 2026, 19:30 WIB
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, meluapkan kekecewaan kepada Josko Gvardiol, saat timnya ditahan imbang Brentford dalam laga pekan ke-21 Premier League 2024/2025 yang digelar di Gtech Community Stadium, Rabu (15/1/2025). (AP Photo/Alastair Grant)

Bola.com, Jakarta - Manajer Manchester City, Pep Guardiola, melontarkan pesan tegas kepada Premier League jelang penentuan gelar musim ini.

Guardiola meminta operator liga tidak ikut campur terhadap keputusan manajer Crystal Palace, Oliver Glasner, yang berencana melakukan rotasi pemain saat menghadapi Arsenal pada pekan terakhir liga, 24 Mei 2026.

Advertisement

Situasi tersebut menjadi sorotan karena laga Crystal Palace kontra Arsenal berpotensi menentukan titel juara Premier League 2025/2026. Namun di sisi lain, Palace juga harus mempersiapkan diri untuk final Conference League melawan Rayo Vallecano pada 28 Mei mendatang.

Glasner sebelumnya memberi sinyal bisa saja mengistirahatkan beberapa pemain inti, demi menjaga kebugaran anak asuhnya untuk partai final Conference League. Pernyataan itu langsung memunculkan perdebatan soal integritas kompetisi, karena Arsenal dianggap bisa diuntungkan dalam perebutan gelar juara Premier League.

Namun, Pep Guardiola justru membela Oliver Glasner dan menilai seorang pelatih punya hak penuh menentukan susunan pemain terbaik untuk kepentingan timnya.

 


Jangan Ikut Campur

Momen menarik terjadi pada jeda babak pertama duel Burnley versus Manchester City. Ketika wasit meniup peluit tanda 45 menit pertama berakhir, Pep Guardiola tertangkap kemara berlari ke arah Erling Haaland. (AFP/Darren Staples)

Guardiola menegaskan Premier League sebaiknya tidak ikut campur terhadap keputusan teknis para manajer. "Biarkan para pelatih melakukan apa yang harus mereka lakukan," ujar Guardiola.

"Semakin sedikit Premier League terlibat dalam keputusan-keputusan seperti ini, akan lebih baik untuk semua pihak. Jadi biarkan saja para pelatih menentukan apa yang harus mereka lakukan. Tidak ada masalah," lanjutnya.

Manchester City masih berusaha agar persaingan meraih gelar juara Premier League musim ini hingga pekan terakhir. The Citizens harus lebih dulu mengalahkan Crystal Palace, Kamis (14/05/2026) dini hari WIB, demi memangkas jarak dengan Arsenal menjadi dua poin dengan dua pertandingan tersisa.

 


Bakal Ditentukan pada Laga Terakhir

Sebelumnya, skuad asuhan Pep Guardiola sempat tak mendapatkan hasil maksimal imbang 3-3 di markas Everton pada (04/05) waktu setempat. (AFP/Darren Staples)

Jika Man City kembali memetik kemenangan ketika bersua Bournemouth, perebutan trofi Premier League akan ditentukan pada hari terakhir musim ini.

Sebagai tim yang sudah beberapa kali berada dalam situasi serupa, Guardiola memahami betapa menegangkannya laga pamungkas musim kompetisi, bahkan bagi tim yang sedang memimpin klasemen.

Meski begitu, pelatih asal Spanyol itu tidak ingin timnya mencari kambing hitam jika gagal menyalip Arsenal.

Sumber: Manchester Evening News


Simak Persaingan Musim Ini:

Berita Terkait