Pep Guardiola Ngomel-Ngomel: Saya Tak Pernah Percaya VAR

Manajer Manchester City, Pep Guardiola, melancarkan serangan brutal ke wasit.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 13 Mei 2026, 17:15 WIB
Pep Guardiola tidak hanya sukses sebagai pelatih namun ternyata juga berkilau saat menjadi pemain. Pelatih Manchester City ini tercatat telah meraih 15 trofi bersama Barcelona. Termasuk enam gelar La Liga dan satu trofi Piala Eropa. (AFP/Lindsey Parnaby)

Bola.com, Jakarta - Manajer Manchester City, Pep Guardiola, melancarkan serangan brutal ke wasit. Dia blak-blakan mengatakan tidak pernah memercayai wasit maupun VAR selama sepuluh tahun kariernya di Inggris.

Pelatih asal Spanyol tersebut juga memperingatkan bintang-bintang Manchester City agar tidak mengandalkan bantuan ofisial dalam upaya mengejar lebih banyak trofi.

Advertisement

Rival mereka, Arsenal, baru saja mendapat keuntungan dari keputusan besar asisten video (VAR) saat melawan West Ham pada Minggu (10/5/2025), yang membuat mereka tetap memegang kendali dalam perburuan gelar juara.

Saat ini, Arsenal unggul lima poin atas Manchester City di klasemen Liga Inggris 2025/2026. Namun, The Gunners sudah memainkan satu laga lebih banyak daripada City. 

Jika berhasil memenangi satu laga tersisa, Arsenal sudah pasti mengamankan gelar Liga Inggris musim ini. Itu akan menjadi gelar perdana Tim Gudang Peluru di Premier League setelah 20 tahun silam. 

Sementara itu, Pep Guadiola mengklaim sudah terbiasa dengan momen-momen krusial yang merugikan timnya, terutama dalam dua final Piala FA terakhir. 

“Kami kalah di final-final tersebut karena wasit tidak menjalankan tugas yang seharusnya mereka lakukan, bahkan VAR sekalipun. Jadi, kami harus tampil lebih baik," ujar Guardiola, seperti dilansir dari Sport Illustrated, Rabu (13/5/2026). 

"Bukan wasit atau VAR, saya tidak pernah memercayai apa pun sejak saya tiba di sini sekian lama yang lalu," imbuh dia. 

 


VAR Seperti Lemparan Koin

Momen menarik terjadi pada jeda babak pertama duel Burnley versus Manchester City. Ketika wasit meniup peluit tanda 45 menit pertama berakhir, Pep Guardiola tertangkap kemara berlari ke arah Erling Haaland. (AFP/Darren Staples)

Dalam kekalahan final Piala FA musim lalu melawan Palace, City dikejutkan oleh keputusan wasit yang tidak mengusir kiper Dean Henderson meski sang pemain menyentuh bola dengan tangan di luar area penalti. Ironisnya, wasit hari itu, Stuart Attwell, akan kembali memimpin laga melawan Palace kali ini.

Setahun sebelumnya, rival bebuyutan mereka, Manchester United, menciptakan kemenangan mengejutkan, namun dua klaim penalti oleh Erling Haaland diabaikan begitu saja.

“Saya belajar bahwa Anda harus bermain lebih baik, menempatkan diri di posisi yang lebih baik, dan dengan begitu Anda hanya bisa menyalahkan diri sendiri," kata Guardiola. 

“Karena VAR itu seperti lemparan koin. Anda harus melakukan yang terbaik untuk diri sendiri, fokus sepenuhnya pada laga melawan Palace. Ketika saya tiba di sini, setelah dari Barcelona dan Bayern Munich, saya hanya berkata, ‘Lakukan lebih baik, lakukan lebih baik.’ Hal-hal lain adalah tugas institusi pembuat aturan.”

 

 


Tak Patah Semangat

Pemain Manchester City Erling Haaland merayakan gol pada laga Premier League/Liga Inggris antara Man City vs Brentford di Manchester, Sabtu, 9 Mei 2026. (AP Photo/Dave Thompson)

Kemenangan 1-0 Arsenal atas West Ham terjadi setelah gol penyeimbang Hammers di menit-menit akhir dianulir karena pelanggaran menyusul intervensi VAR.

Dua laga terakhir The Gunners di Liga Inggris adalah melawan Burnley dan Palace, sementara City tertinggal lima poin namun memiliki tabungan satu pertandingan lebih banyak.

Meski begitu, Guardiola berpendapat para pemainnya tidak boleh patah semangat.

“Tentu saja ini tidak berada di tangan kami. Yang terpenting adalah laga melawan Palace dan kita lihat apa yang terjadi di pertandingan berikutnya. Saya belajar bahwa ketika Anda kehilangan fokus, Anda berada dalam situasi yang berbahaya," tegas mantan pelatih Barcelona itu. 

Sumber: Sport Illustrated


Yuk Intip Posisi Tim Favoritmu

Berita Terkait