5 Pesepak Bola yang Bakal Last Dance di Piala Dunia 2026 Part 2

Setelah pengabdian panjang, Piala Dunia 2026 berpotensi jadi ajang terakhir untuk beberapa nama pemain hebat ini. Siapa saja mereka?

BolaCom | Hendry WibowoDiterbitkan 13 Mei 2026, 20:15 WIB
Tiga pemain yang kemungkinan menjalani Piala Dunia terakhir di tahun 2026: (kiri ke kanan) Granit Xhaka, Sadio Mane, dan Son Heung-min.

Bola.com, Jakarta - Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada bakal jadi saksi gelaran Piala Dunia 2026. Turnamen edisi kali ini terasa spesial karena untuk pertama kalinya diikuti 48 negara peserta.

Ajang terbesar sepak bola dunia itu memang akan menghadirkan wajah-wajah baru dan kisah kejutan dari berbagai negara debutan.

Advertisement

Namun di balik kemunculan generasi baru, Piala Dunia 2026 juga berpotensi menjadi panggung perpisahan emosional bagi sejumlah pemain veteran yang telah lama menghiasi sepak bola internasional.

Usia dan tuntutan fisik sepak bola modern membuat banyak pemain senior kemungkinan memasuki siklus internasional terakhir mereka.

Pada edisi kedua pesepak bola yang bakal last dance di Piala Dunia 2026, berikut lima nama pemain berikutnya yang masuk daftar ini seperti dilansir Sportsmole.

Baca Juga: 

5 Pesepak Bola yang Bakal Last Dance di Piala Dunia 2026 Part 1

 


1. Kalidou Koulibaly (Senegal)

Kalidou Koulibaly. (AFP/Charly Triballeau)

Koulibaly mengukuhkan status legendarisnya di negara asalnya dengan memimpin Senegal menjadi juara Piala Afrika 2021 dan tembus fase knockout Piala Dunia 2022.

Menghadapi penyerang terbaik dunia pada tahun 2026 menawarkan kesempatan terakhir bagi pemain berusia 34 tahun ini untuk menunjukkan kualitasnya di panggung global.

 

 


2. Wataru Endo (Jepang)

Pemain Timnas Jepang, Wataru Endo melakukan pemanasan saat sesi latihan menjelang laga lanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Timnas Indonesia yang berlangsung di Lapangan A, Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Rabu (13/11/2024). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Wataru Endo, pemain Liverpool sudah jadi bagian dari skuad Jepang yang mengamankan kemenangan bersejarah atas Jerman dan Spanyol di Piala Dunia 2022.

Memasuki Piala Dunia 2026 di usia 33 tahun berarti turnamen ini bisa menjadi babak internasional terakhir dari karier yang dibangun atas kerja keras dan disiplin.

 

 

 


3. Granit Xhaka (Swiss)

Gelandang Swiss Granit Xhaka meluapkan ekspresi kecewa saat dibobol Skotlandia di laga kedua grup A Euro 2024 (AP)

Konsistensi Swiss di turnamen besar telah didukung oleh kepemimpinan dan umpan dari kapten mereka yang telah lama mengabdi, Granit Xhaka. 

Tampil di tiga Piala Dunia sebelumnya telah menjadikan gelandang ini sebagai simbol identitas sepak bola negaranya.

Mencapai Piala Dunia 2026 di usia 33 tahun menunjukkan bahwa bintang Sunderland ini masih akan menjadi pusat perhatian pada turnamen yang mungkin menjadi penampilan terakhirnya di ajang global ini.

 


4. Sadio Mane (Senegal)

Penyerang Senegal, Sadio Mane, mengangkat trofi sambil merayakan kemenangan bersama rekan-rekannya setelah menjuarai Piala Afrika dengan mengalahkan Maroko di Stadion Prince Moulay Abdellah, Rabat, Senin (19/1/2026) dini hari WIB. (AFP/Sebastian Bozon)

Tidak lagi berada di puncak performanya, penampilan Sadio Mane pada Piala Dunia 2026 seharusnya menjadi yang terakhir.

Kini berusia 34 tahun, penyerang ini merupakan bagian dari skuad Senegal yang tersingkir secara menyakitkan di babak penyisihan grup Piala Dunia 2018 karena poin fair play dan mencapai babak 16 besar empat tahun kemudian sebelum kalah 0-3 dari Inggris.

 


5. Son Heung-Min (Korea Selatan)

Timnas Korea Selatan sukses melangkah ke semifinal Piala Asia 2023 setelah lagi-lagi melakukan comeback dramatis seperti yang dilakukan di babak 16 besar. Kali ini di babak perempatfinal yang digelar di Al Janoub Stadium, Al Wakrah, Qatar, Jumat (2/2/2024) Australia yang menjadi korban semangat pantang menyerah tim Taeguk Warriors. Tertinggal 0-1 sejak menit ke-42 lewat gol Craig Goodwin, Korea Selatan baru mampu menyamakan skor 1-1 pada masa injury time babak kedua lewat eksekusi penalti bintang Wolverhampton di Premier League, Hwang Hee-chan. Laga pun berlanjut dengan perpanjangan waktu dan Son Heung-min kembali membuktikan kapasitas kebintangannya di Premier League dengan mencetak gol kemenangan pada menit ke-104 dan membawa timnya lolos ke semifinal berkat kemenangan 2-1. (AP Photo/Aijaz Rahi)

Menciptakan momen magis untuk membantu gol kemenangan Korea Selatan melawan Portugal pada Piala Dunia 2022 menyoroti dampak luar biasa yang dimiliki penyerang ini pada Timnas Korea Selatan.

Bermain sambil menahan rasa sakit akibat patah tulang wajah selama turnamen itu menunjukkan tingkat dedikasi yang telah menjadikannya pahlawan nasional.

Mencapai putaran final Piala Dunia 2026 di usia 33 tahun kemungkinan akan menjadi kesempatan terakhir bagi penyerang Los Angeles FC itu untuk memimpin Korea Selatan ke babak-babak selanjutnya.

Berita Terkait