Real Madrid Mulai Gerah dengan Sikap Mbappe, Florentino Perez: Tak Ada yang Tak Tergantikan

Real Madrid mulai kehilangan kesabaran terhadap Kylian Mbappe?

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 16 Mei 2026, 21:15 WIB
Pemain Real Madrid, Kylian Mbappe melakukan selebrasi setelah mencetak hattrick ke gawang Manchester City dalam laga leg 2 babak play off Liga Champions 2024/2025 di Santiago Bernabeu, Madrid, Rabu (19/02/2025) waktu setempat. (AP Photo/Manu Fernandez)

Bola.com, Jakarta - Situasi Kylian Mbappe di Real Madrid terus memanas. Presiden klub, Florentino Perez, dikabarkan akan menggelar pertemuan langsung dengan penyerang asal Prancis tersebut menyusul serangkaian kontroversi yang memicu keresahan di internal klub.

Ketegangan terbaru muncul setelah komentar terbuka Mbappe terhadap pelatih Alvaro Arbeloa seusai laga di Santiago Bernabeu, Kamis malam waktu setempat.

Advertisement

Pernyataan Mbappe dengan cepat menjadi sorotan global setelah ia mengklaim Arbeloa pernah mengatakan dirinya hanya menjadi penyerang pilihan keempat dalam skuad Real Madrid.

Mbappe juga menilai tim kehilangan arah pada paruh kedua musim ini. Komentar itu langsung dibantah Arbeloa.


Situasi Berubah Serius

Penyerang Real Madrid asal Prancis, Kylian Mbappe, memberi isyarat saat laga La Liga melawan Athletic Bilbao di San Mames, Bilbao, 3 Desember 2025. (ANDER GILLENEA / AFP)

Di tengah situasi tersebut, hubungan Mbappe dengan suporter Madrid juga mulai memanas. Saat masuk sebagai pemain pengganti dalam kemenangan 2-0 atas Real Oviedo, Mbappe justru mendapat siulan keras dari tribune Bernabeu.

Beberapa pekan terakhir, Mbappe memang terus berada dalam tekanan. Ia dikritik karena dianggap kurang menunjukkan komitmen penuh kepada tim.

Sorotan sempat muncul ketika Mbappe baru tiba di Madrid hanya 12 menit sebelum laga penting melawan Espanyol dimulai. Seminggu kemudian, ia sebenarnya diperkirakan masuk bangku cadangan saat El Clasico, tetapi namanya malah tidak masuk skuad sama sekali.

Menurut Diario AS, Florentino Perez sebenarnya sudah berencana berbicara dengan Mbappe sebelum Piala Dunia 2026 dimulai.

Awalnya, pertemuan itu hanya dimaksudkan sebagai peringatan ringan terkait sejumlah tindakan yang dianggap kurang disiplin.

Namun, situasinya kini berubah menjadi lebih serius.


Mulai Khawatir

Kylian Mbappe merayakan gol untuk Real Madrid dalam laga kontra Manchester City di Liga Champions 2024/2025, Kamis (20/2/2025) dini hari WIB. (c) AP Photo/Bernat Armangue

Perez dan jajaran direksi disebut mulai khawatir terhadap gestur publik Mbappe, sikapnya di ruang ganti, hingga hubungannya yang makin menjauh dari rekan-rekan setim.

Dalam pertemuan nanti, Perez ingin mengetahui niat Mbappe untuk musim depan sekaligus menegaskan kembali soal disiplin di dalam tim.

Kendati Perez pada Rabu lalu sempat menyebut Mbappe sebagai pemain terbaik Real Madrid, laporan yang sama menegaskan bahwa di klub tersebut "tidak ada seorang pun yang tak tergantikan".

Laporan itu juga menyebut komentar Mbappe kepada media dilakukan sebagai respons langsung terhadap Arbeloa. Hubungan keduanya dikabarkan memburuk dalam beberapa pekan terakhir akibat tiga insiden penting di internal tim.

Selain itu, Mbappe beberapa kali memberi sinyal bahwa dirinya lebih nyaman ketika Real Madrid masih ditangani Xabi Alonso pada awal musim.

Kapten Timnas Prancis itu juga disebut tidak sepenuhnya setuju dengan keputusan klub memecat Alonso.

 

Sumber: Football Espana

Berita Terkait