Luis De la Fuente Tegas, Timnas Spanyol Lebih Penting daripada Loyalitas ke Real Madrid

De la Fuente menegaskan Timnas Spanyol di atas loyalitas ke Real Madrid.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 27 Mei 2026, 09:00 WIB
Spanyol nantinya akan tergabung ke dalam grup H di Piala Dunia 2026 bersama Tanjung Verde, Arab Saudi, dan Uruguay. (AFP/Pierre-Philippe Marcou)

Bola.com, Jakarta - Luis de la Fuente menegaskan Timnas Spanyol berada di atas kepentingan klub mana pun setelah untuk pertama kalinya ia memanggil skuad Piala Dunia tanpa satu pun pemain Real Madrid.

Pelatih La Furia Roja itu mengumumkan daftar 26 pemain untuk Piala Dunia 2026 dengan atmosfer Barcelona yang sangat kuat. Delapan pemain Blaugrana masuk skuad, sementara nama-nama dari Los Blancos tidak terlihat sama sekali.

Advertisement

Situasi tersebut langsung memunculkan pembahasan baru soal rivalitas El Clasico di dalam Timnas Spanyol.

Spanyol datang ke Piala Dunia 2026 sebagai satu di antara favorit juara setelah menjuarai Euro 2024. Namun, keputusan De la Fuente mencoret seluruh pemain Real Madrid menjadi sorotan besar.

Dean Huijsen dan Dani Carvajal termasuk di antara nama yang gagal masuk skuad untuk Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung bulan depan. 


Timnas Spanyol Lebih Besar dari Klub Mana Pun

Pemain Barcelona Dani Olmo (kiri) bereaksi pada laga La Liga/Liga Spanyol antara Real Sociedad vs Barcelona di San Sebastian, Spanyol, Minggu, 18 Januari 2026. (AP Photo/Miguel Oses)

De la Fuente menepis anggapan bahwa keputusan itu bisa membuat dirinya kehilangan dukungan dari pendukung Real Madrid.

"Bagi saya, tim terbesar yang ada, yang paling besar, adalah Timnas Spanyol," kata De la Fuente dalam acara sarapan bersama media yang diselenggarakan RTVE dan kantor berita EFE.

"Saya tidak melihat pemain berasal dari klub mana atau latar belakang apa. Yang penting adalah pemain Spanyol yang bangga mewakili timnas negaranya dan menjadi bagian dari bangsa yang bersatu," tambahnya.

Delapan pemain Barcelona yang masuk skuad adalah Joan Garcia, Pau Cubarsi, Eric Garcia, Gavi, Pedri, Dani Olmo, Lamine Yamal, dan Ferran Torres.

Selain itu, ada tujuh pemain yang saat ini bermain di Premier League. 


Murni Faktor Teknis

Aksi Dean Huijsen saat membela Real Madrid melawan Al Hilal di Piala Dunia Antarklub 2025, Kamis (19/06/2025). (AP Photo/Rebecca Blackwell)

Pelatih berusia 64 tahun itu menegaskan keputusan pemilihan pemain sepenuhnya berdasarkan pertimbangan sepak bola.

Kendati mengakui selalu ada unsur subjektif dalam menentukan skuad, De la Fuente menolak anggapan adanya faktor nonteknis.

"Pada hari saya membuat kesalahan, gagal mengambil keputusan yang tepat, atau bertindak demi kepentingan tertentu hanya untuk mendapatkan hasil maka saya sedang mempertaruhkan pekerjaan saya sendiri," ujarnya.

 


Pantau Kondisi Pemain

Pemain Timnas Spanyol, Lamine Yamal dan Nico Williams, bercanda saat mengikuti sesi latihan jelang laga final melawan Inggris di Donaueschingen, Jerman. (AP Photo/Manu Fernandez)

Meski optimistis, De la Fuente mengaku masih memantau kondisi beberapa pemain yang sedang dalam proses pemulihan cedera. Lamine Yamal, Nico Williams, dan Mikel Merino termasuk pemain yang belum sepenuhnya fit.

"Kami terus berkomunikasi dengan semua klub," kata De la Fuente.

"Kami tahu para pemain ini berada dalam kondisi fisik yang baik. Masing-masing menunjukkan perkembangan positif dalam proses pemulihan mereka."

"Saya sangat optimistis. Saya pikir mereka akan siap untuk pertandingan pertama," lanjutnya.

Spanyol akan memulai perjalanan di Grup H dengan menghadapi Tanjung Verde sebelum bertemu Arab Saudi dan Uruguay.

Namun, De la Fuente menegaskan Spanyol tidak ingin mengambil risiko berlebihan hanya demi laga pembuka.

"Kalau memang harus mengambil risiko, kami akan melakukannya di Piala Dunia," ucapnya.

"Tetapi, pandangan kami tidak hanya untuk pertandingan pertama atau kedua. Jadi, kalau kami harus menunggu sedikit lebih lama, kami akan menunggu," jelas mantan pelatih Athletic Bilbao dan Alaves itu.

 


Momennya Lamine Yamal

Timnas Spanyol lolos ke final Euro 2024 setelah melakukan comeback gemilang berkat kemenangan 2-1 atas Prancis pada laga semifinal di Allianz Arena, Munchen, Jerman, Rabu (10/7/2024) dini hari WIB. Kemenangan Spanyol tak lepas dari penampilan apik Lamine Yamal, bocah 16 tahun yang mencetak gol penyeimbang 1-1 pada menit ke-21 setelah sempat tertinggal lewat gol Randal Kolo Muani pada menit ke-8. Lamine Yamal pun berhasil mencetak sejarah sebagai pencetak gol termuda di ajang Euro. Berikut ini daftar 6 besar pencetak gol termuda sepanjang sejarah Euro. (AP Photo/Hassan Ammar)

Sorotan besar juga tertuju kepada Lamine Yamal yang baru berusia 18 tahun, tetapi diperkirakan menjadi satu di antara senjata utama Spanyol di lini serang.

Menurut De la Fuente, usia muda tidak mengurangi kesiapan mental bintang Barcelona tersebut.

"Yamal sangat antusias dan tidak sabar untuk bermain," ungkapnya.

"Dia memang masih sangat muda, baru 18 tahun, tetapi punya kedewasaan yang luar biasa dan tahu bahwa ini adalah momennya."

"Anda harus memanfaatkan momen itu, dan dia tahu bahwa ini adalah momennya," kata De la Fuente.

 

Sumber: Reuters

Berita Terkait