Real Madrid Mendekati Rekor Finansial Bersejarah: Siap Jadi Klub Pertama dengan Pendapatan Rp24,8 Triliun

Klub berjulukan Los Blancos itu kini dikabarkan berada di jalur untuk mencetak sejarah baru sebagai klub pertama yang mampu menembus pendapatan lebih dari 1,2 miliar euro atau sekitar Rp24,8 triliun dalam satu tahun.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 27 Mei 2026, 17:30 WIB
Momen selebrasi para pemain Real Madrid gol Gonzalo Garcia dalam laga Liga Spanyol antara Real Madrid vs Athletic di Santiago Bernabeu, 24 Mei 2026. (AP Photo/Manu Fernandez)

Bola.com, Jakarta - Meski menjalani musim tanpa gelar pada 2025/2026, Real Madrid tetap menunjukkan dominasinya dalam aspek finansial sepak bola dunia.

Klub berjulukan Los Blancos itu kini dikabarkan berada di jalur untuk mencetak sejarah baru sebagai klub pertama yang mampu menembus pendapatan lebih dari 1,2 miliar euro atau sekitar Rp24,8 triliun dalam satu tahun.

Advertisement

Setelah memimpin daftar pendapatan klub sepak bola dunia versi Deloitte selama tiga musim berturut-turut, Real Madrid diperkirakan kembali mencatat angka fantastis pada musim ini.

Sebelumnya, Real Madrid telah menghasilkan pendapatan sebesar 1,161 miliar euro pada musim lalu, yang menjadi kali kedua mereka berhasil menembus angka 1 miliar euro.

Kini, proyeksi terbaru menyebut pendapatan mereka akan meningkat lebih tinggi lagi berkat pertumbuhan bisnis komersial dan dampak besar renovasi stadion Santiago Bernabeu.


Pendapatan Komersial Jadi Kunci Lonjakan Finansial

Kylian Mbappe dari Real Madrid (tengah) mendapat ucapan selamat dari rekan-rekannya, Vinicius Junior (kanan) dan Aurelien Tchouameni, setelah mencetak gol dalam laga La Liga antara Real Oviedo dan Real Madrid di Stadion Carlos Tartiere, Oviedo, Spanyol, Minggu, 24 Agustus 2025. (AP Photo/Miguel Oses)

Salah satu faktor utama peningkatan pendapatan Real Madrid berasal dari sektor komersial klub. Pada musim 2024/2025, Real Madrid menghasilkan 594 juta euro hanya dari aktivitas komersial, meningkat 23 persen dibandingkan sebelumnya.

Penjualan merchandise, strategi pemasaran global, hingga kontrak sponsor baru menjadi penyumbang utama pertumbuhan tersebut.

Tak hanya itu, pemasukan dari hari pertandingan juga terus menghasilkan angka luar biasa. Real Madrid mencatat 233 juta euro dari pendapatan stadion selama musim 2024/2025, yang jadi angka tertinggi kedua dalam sejarah sepak bola dunia.

Renovasi Bernabeu juga mulai memberikan dampak besar secara bisnis. Stadion modern itu kini tak hanya dipakai untuk sepak bola, tetapi juga konser, pengalaman premium, hingga berbagai acara komersial lainnya.


Kerja Sama Emirates dan Adidas Bernilai Fantastis

Raul Asencio saat menerima kartu merah ketika Real Madrid mengalahkan Pachuca di Piala Dunia Antarklub 2025. (Paul ELLIS / AFP)

Ambisi finansial Real Madrid disebut belum akan berhenti dalam waktu dekat. Klub bahkan sedang menyiapkan kontrak sponsor yang lebih besar untuk musim mendatang.

Real Madrid telah memperpanjang kerja sama dengan Emirates sebagai sponsor utama jersey hingga musim 2030/2031.

Kesepakatan itu bernilai sekitar 74 juta euro per tahun dan menjadi salah satu kontrak sponsor terbesar dalam dunia sepak bola.

Selain itu, pembicaraan dengan Adidas juga terus berlangsung untuk memperpanjang kerja sama jangka panjang mereka.

Walau kontrak saat ini baru berakhir pada 2029, kedua pihak disebut ingin meningkatkan nilai kerja sama sekaligus memperpanjang durasi kemitraan.


Real Madrid Ingin Perlebar Jarak dengan Rival Eropa

Dua pemain Real Madrid, Kylian Mbappe dan Vinicius Junior, menjadi sosok penting kemenangan Los Blancos atas Deportivo Alaves di Santiago Bernabeu, Rabu (22/4/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Manu Fernandez)

Dengan berbagai kontrak baru tersebut, Real Madrid menargetkan total pendapatan sponsor jersey mendekati 300 juta euro.

Jika target itu tercapai, maka jarak finansial antara Real Madrid dan mayoritas klub elite Eropa diperkirakan akan semakin lebar.

Keberhasilan Real Madrid membangun kekuatan ekonomi ini juga menunjukkan klub tidak hanya dominan di lapangan, tapi juga menjadi salah satu institusi olahraga paling kuat di dunia.

Sumber: Madrid Universal


Persaingan di La Liga Spanyol

Berita Terkait