Mengenal Stadion Azteca, Arena Bersejarah yang jadi Venue Pembuka Piala Dunia 2026

Piala Dunia 2026 akan dimulai dari tempat yang penuh sejarah dan kenangan besar dalam dunia sepak bola, yakni Stadion Azteca.

BolaCom | Rizki HidayatDiterbitkan 29 Mei 2026, 07:00 WIB
Cover Stadion Azteca menjadi venue laga pembuka Piala Dunia 2026. (Bola.com/AI Generated)

Bola.com, Jakarta - Piala Dunia 2026 akan dimulai dari tempat yang penuh sejarah dan kenangan besar dalam dunia sepak bola, yakni Stadion Azteca. Stadion legendaris yang berada di kawasan Coyoacan, Santa Ursula Coapa, Mexico City, itu menjadi venue laga pembuka turnamen akbar empat tahunan tersebut.

Duel antara tuan rumah Meksiko melawan Afrika Selatan pada partai pembuka Grup A akan digelar di stadion berkapasitas lebih dari 87 ribu penonton itu pada 12 Juni 2026 pukul 02.00 WIB.

Advertisement

Pemilihan Stadion Azteca sebagai arena pembuka terasa sangat spesial. Stadion tersebut bukan sekadar venue sepak bola biasa, melainkan bagian penting dari sejarah Piala Dunia.

Stadion Azteca pertama kali dibangun pada 1961 dan resmi dibuka pada 29 Mei 1966. Sejak saat itu, stadion ini berkembang menjadi satu di antara stadion paling ikonik di dunia.

Sejumlah renovasi besar telah dilakukan demi menjaga kemegahan dan modernisasi stadion, termasuk pada 1986, 1999, 2013, 2016, hingga renovasi terbaru sepanjang 2024 sampai 2026 menjelang Piala Dunia.

Kini, Azteca tampil lebih modern tanpa menghilangkan aura klasik yang membuatnya begitu legendaris. Menariknya, Piala Dunia 2026 akan menjadi kali ketiga Stadion Azteca dipercaya menggelar laga pembuka turnamen tersebut.

Sebelumnya, stadion ini juga menjadi venue pembuka Piala Dunia 1970 dan 1986. Dua edisi yang dikenang sebagai momen penting dalam sejarah sepak bola dunia.

 


Saksi Kejayaan Pele dan Maradona

Pemain Brasil Pele diangkat rekan satu timnya setelah Brasil memenangkan final Piala Dunia melawan Italia di Estadio Azteca, Mexico City, 21 Juni 1970. Legenda sepak bola dunia itu mengembuskan nafas terakhir pada usia 82 tahun. (AP Photo, File)

Azteca bukan hanya menggelar pertandingan pembuka. Stadion ini juga pernah menjadi panggung final Piala Dunia yang melahirkan kisah abadi.

Pada final Piala Dunia 1970, stadion ini menjadi saksi kehebatan Brasil yang dipimpin Pele saat menghancurkan Italia dengan skor 4-1. Dalam laga itu, Pele mencetak satu gol dan membawa Brasil meraih trofi Piala Dunia yang ketiga mereka.

Berselang 16 tahun, giliran Diego Maradona menciptakan sejarah di stadion yang sama. Pada final Piala Dunia 1986, Argentina menaklukkan Jerman Barat dengan skor 3-2. Maradona pun mengangkat trofi Piala Dunia satu-satunya dalam kariernya di Stadion Azteca.

Oleh karena itulah, Azteca sering disebut sebagai "rumah para legenda". Dua ikon terbesar sepak bola dunia pernah menorehkan kejayaan di tempat ini.

 


Tak Hanya Laga Pembuka

Estadio Azteca adalah salah satu stadion termegah yang terletak di pusat ibu kota Meksiko. (http://cdn.referee.mx)

Setelah laga Meksiko versus Afrika Selatan, Stadion Azteca juga akan menggelar sejumlah pertandingan penting lainnya di Piala Dunia 2026.

Salah satunya duel Grup K antara Uzbekistan menghadapi Kolombia pada 18 Juni pukul 09.00 WIB. Selain itu, stadion ini kembali menjadi markas Timnas Meksiko saat menghadapi Republik Ceska di Grup A pada 25 Juni pukul 08.00 WIB.

Tak berhenti sampai di fase grup, Stadion Azteca juga dipercaya menjadi venue satu pertandingan babak 32 besar serta satu laga 16 besar.

Sederet laga tersebut semakin mempertegas status Stadion Azteca sebagai satu di antara pusat utama penyelenggaraan Piala Dunia 2026.

 


Ikon Sepak Bola Dunia

Penyerang Argentina, Diego Maradona, mengangkat trofi Piala Dunia saat usai mengalahkan Jerman Barat pada laga final Piala Dunia 1986 di Meksiko, (29/6/1986). (Photo by - / AFP)

Di tengah megahnya stadion-stadion modern di Amerika Serikat dan Kanada, Stadion Azteca tetap memiliki tempat istimewa di hati pencinta sepak bola dunia.

Atmosfer tribune yang bergemuruh, sejarah panjang yang melekat, hingga kenangan tentang Pele dan Maradona membuat stadion ini terasa berbeda.

Ketika bola pertama Piala Dunia 2026 mulai bergulir di Stadion Azteca, dunia seakan kembali diingatkan sepak bola bukan hanya soal pertandingan, tetapi juga tentang sejarah, emosi, dan warisan yang terus hidup lintas generasi.

Berita Terkait