Laga Perdana Selalu Tak Mudah, Nova Arianto Minta Timnas Indonesia U-19 Fokus Hadapi Myanmar di Piala AFF U-19 2026

Menjalani pertandingan perdana selalu tak mudah bagi setiap tim. Termasuk Timnas Indonesia U-19.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 30 Mei 2026, 14:15 WIB
Pelatih Timnas Indonesia U-16, Nova Arianto memantau latihan perdana Timnas Indonesia U-16 yang berlangsung di Lapangan B, Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (19/02/2024). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bola.com, Jakarta - Menjalani pertandingan perdana selalu tak mudah bagi setiap tim. Termasuk Timnas Indonesia U-19 yang akan bersua Timnas Myanmar U-19 pada matchday pertama Grup A Piala AFF U-19 2026.

Pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto, menyadari hal itu. Ia menilai pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Sumatra Utara, Deli Serdang, Rabu (1/6/2026) pukul 20.00 WIB, berjalan sulit.

Advertisement

Kepada Bola.com, Nova mengatakan jajaran tim pelatih kini sedang memaksimalkan sisa waktu persiapan untuk membedah kekuatan lawan. Salah satunya lewat rekaman video.

"Laga perdana memang saat ini di sisa waktu yang tinggal tiga hari besok kami adalah fokus ke taktikal menghadapi Myanmar. Ada beberapa video Myanmar yang kami dapat dan semoga itu sangat membantu pemain dalam beradaptasi di pertandingan," ujarnya pada Jumat (29/5/2026).


Adaptasi Jadi Kunci

Kapten Timnas Indonesia U-19, I Putu Panji. (Bola.com/Ana Dewi)

Menurut Nova Arianto, laga perdana dalam sebuah turnamen sering menghadirkan tekanan besar bagi pemain. Situasi itu membuat setiap tim harus mampu beradaptasi dengan cepat.

"Karena sepak bola kita enggak pernah tahu di pertandingan ada perubahan strategi, perubahan secara skema. Saya harap pemain bisa beradaptasi dengan situasi pertandingan," kata Nova.

Nova mencontohkan bagaimana partai pembuka di level internasional kerap berjalan sulit, termasuk saat Garuda Muda tampil di Piala Asia U-17 2025. Dia menyebut tekanan mental jadi faktor yang harus diantisipasi sejak awal.

"Laga pertama memang kental dengan tekanan ya karena itu bisa kita rasakan mungkin satu contoh saat kami tampil di Piala Asia, bagaimana Korea juga kesulitan saat kita tampil di pertandingan pertama," ucapnya.


Target Mengulang Kesuksesan

Arsitek berusia 46 tahun itu berharap pemain mampu melewati tekanan laga pembuka dengan baik. Menjaga konsistensi agar dapat mengulangi keberhasilan generasi sebelumnya yang sukses menjuarai Piala AFF U-19 2025.

"Pastinya itu menjadi catatan kami dan harapannya pemain bisa lebih fokus, pemain bisa lebih siap karena di pertandingan pertama semuanya cukup berat secara mental, secara psikis, secara motivasi. Harapannya semuanya bisa kami lewati dengan baik," tuturnya.

Timnas Indonesia U-19 datang ke Piala AFF U-19 2026 dengan kekuatan 23 pemain. Enam di antaranya merupakan talenta diaspora yang diproyeksikan menambah kualitas skuad Garuda Muda sepanjang turnamen.

Sesudah bentrok melawan Myanmar U-19, skuad Garuda Muda bakal bertemu Timor Leste U-19 pada 4 Juni sebelum meladeni lawan tangguh Vietnam U-19 tiga hari berselang.

Berita Terkait