Persib Kena Ban FIFA, Deputy CEO: Tak Ganggu Persiapan Tim, Ini Bukan Terkait Tunggakan Gaji

Manajemen Persib Bandung memberikan klarifikasi mengenai sanksi transfer dari FIFA.

BolaCom | Erwin SnazDiterbitkan 30 Mei 2026, 13:12 WIB
Persib Bandung sukses merengkuh gelar juara BRI Super League 2025/2026. Kepastian itu diraih setelah Maung Bandung bermain imbang tanpa gol kontra Persijap Jepara pada pekan ke-34. Bertanding di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Sabtu (23/5/2026) sore WIB. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bola.com, Bandung - Manajemen Persib Bandung memastikan bahwa status larangan registrasi pemain baru (transfer ban) dari FIFA yang belakangan menjadi perhatian publik tidak akan memengaruhi stabilitas maupun agenda pengembangan klub ke depan.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan menegaskan bahwa pihak klub telah mengetahui dan mengikuti proses terkait perkara tersebut sejak awal.

Advertisement

Menurutnya, keputusan FIFA itu berasal dari satu kasus spesifik yang berkaitan dengan penyelesaian terminasi kontrak mantan pemain Persib, Daisuke Sato asal Filipina pada tahun 2023.

“Persoalan ini bukan terkait penunggakan gaji pemain ataupun bentuk pengabaian terhadap hak-hak pemain sebagaimana yang mungkin dipersepsikan oleh sebagian pihak,” jelas Adhitia dalam keterangan resminya, Sabtu (30/5/2026).


Tak Ganggu Tim

Direktur olahraga Persib Bandung, Adhitia Putra Herawan menyambangi kantor Bola.com di KLY Youniverse, Gondangdia, Jakarta, Rabu (23/10/2024).

Ia menjelaskan, sebagai klub profesional, Persib selalu berkomitmen menjalankan tata kelola sepak bola yang baik dengan memenuhi seluruh kewajiban kontraktual serta mematuhi regulasi yang berlaku, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Penghormatan terhadap hak pemain, pelatih, karyawan, mitra, dan seluruh pemangku kepentingan disebut menjadi prinsip yang terus dijaga oleh manajemen.

Saat ini, Persib tengah menyelesaikan kewajiban yang menjadi bagian dari keputusan tersebut sekaligus menindaklanjuti seluruh proses administratif yang diperlukan.

Setelah kewajiban itu dituntaskan, klub akan melanjutkan tahapan sesuai mekanisme yang berlaku di FIFA agar status transfer ban dapat ditinjau kembali dan dicabut.

Lebih lanjut, Adhitia memastikan bahwa situasi yang terjadi tidak mengganggu aktivitas operasional klub.

Persiapan tim, program kerja, hingga berbagai agenda strategis yang telah dirancang tetap berjalan sesuai rencana.

“Kami ingin memastikan kepada seluruh bobotoh, mitra, dan masyarakat sepak bola Indonesia bahwa situasi ini tidak memengaruhi stabilitas maupun arah pengembangan klub,” tegasnya.

“Aktivitas operasional, persiapan tim, serta berbagai agenda strategis yang telah direncanakan tetap berjalan dengan baik dan sesuai target,” lanjutnya.

 


Masalah Administrasi

Interim Director of Sports PT PBB, Adhitia Putra Hermawan (dua dari kiri). (Bola.com/Erwin Snaz)

Manajemen Persib juga memandang bahwa sengketa kontraktual maupun persoalan administratif merupakan bagian dari dinamika yang kerap terjadi dalam ekosistem sepak bola profesional global.

Yang penting, menurut Adhitia, adalah adanya itikad baik, tanggung jawab, dan komitmen untuk menyelesaikan setiap persoalan secara profesional.

Karena itu, Persib memilih untuk bersikap terbuka kepada publik agar para pendukung mendapatkan pemahaman yang utuh mengenai situasi yang sedang berlangsung.

Klub meyakini bahwa transparansi, tanggung jawab, dan kepatuhan terhadap regulasi merupakan fondasi penting dalam membangun organisasi sepak bola yang sehat dan berkelanjutan.

Adhitia menyampaikan apresiasi kepada bobotoh atas dukungan dan kepercayaan yang terus diberikan kepada Persib.


Akan Diselesaikan

Ia menegaskan bahwa klub akan menyelesaikan seluruh proses yang ada dengan penuh tanggung jawab sambil tetap fokus menjaga profesionalisme dan prestasi.

“Persib akan menyelesaikan proses ini dengan penuh tanggung jawab dan tetap fokus menjalankan komitmen untuk terus bertumbuh, menjaga standar profesionalisme, serta memberikan yang terbaik bagi bobotoh dan sepak bola Indonesia,” ungkapnya sambil mengakhiri.

Seperti diketahui, nama Persib Bandung tiba-tiba berada dalam FIFA Registration Ban List atau Daftar Larangan Pendaftaran FIFA hanya beberapa hari setelah perayaan Juara.

FIFA Registration Ban List adalah sumber informasi penting yang membuat klub-klub di seluruh dunia yang saat ini sedang menjalani sanksi larangan pendaftaran pemain dari FIFA.

Berita Terkait