Bola.com, Jakarta - Gelandang Real Madrid, Aurelien Tchouameni, akhirnya buka suara terkait insiden yang melibatkan dirinya dengan Federico Valverde di pusat latihan Los Blancos, Valdebebas pada 6 Mei lalu.
Seperti diketahui, Tchouameni dan Valverde terlibat perselisihan dalam sesi latihan Real Madrid. Menurut laporan Marca, gesekan di antara kedua gelandang tersebut bermula sejak sesi latihan pagi.
Saat itu, keduanya terlibat adu argumen yang cukup panas di tengah latihan tim. Situasi dikabarkan semakin memanas ketika interaksi Tchouameni dan Valverde berlanjut selepas perdebatan tersebut.
Bahkan, Valverde dikabarkan enggan merespons uluran tangan Tchouameni setelah insiden itu terjadi. Hubungan keduanya kemudian kembali memanas pada sesi berikutnya.
Federico Valverde disebut melakukan pelanggaran keras kepada Aurelien Tchouameni. Tindakan tersebut semakin memicu kemarahan gelandang Timnas Prancis itu.
Puncak keributan kedua pemain akhirnya pecah di ruang ganti. Valverde disebut terkena pukulan dari Tchouameni, dan harus dibawa ke rumah sakit karena mengalami luka di bagian kepalanya.
Bantah Memukul
Aurelien Tchouameni menyebut keributan antara dirinya dengan Federico Valverde terlalu dibesar-besarkan media. Sang gelandang juga menegaskan tidak pernah melakukan pemukulan kepada Valverde.
"Jelas ada sesuatu yang terjadi dan semua orang melihat serta mendengarnya melalui media. Namun, menurut saya, ceritanya dibesar-besarkan karena ini melibatkan pemain Real Madrid, sehingga reaksinya menjadi sangat besar," kata Tchouameni.
"Saya membaca banyak hal yang tidak benar. Ada yang mengatakan kami berkelahi dan saya memukulnya. Itu tidak terjadi. Saya tidak akan menjelaskan lebih jauh," lanjutnya.
Sudah Berbaikan
Meski demikian, Tchouameni menegaskan situasi di antara dirinya dan Valverde kini sudah baik-baik saja. Menurutnya, yang terpenting adalah pihak klub mengetahui fakta sebenarnya dan telah menangani persoalan tersebut secara internal.
"Yang paling penting, klub mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Banyak hal terjadi di ruang ganti yang tidak pernah sampai ke media. Hidup terus berjalan. Saya dan Fede memiliki tujuan yang sama, yakni memenangkan gelar bersama Real Madrid," ujarnya.
"Tidak ada masalah di antara kami. Bahkan jika saya harus berhadapan dengannya di Piala Dunia nanti, tentu saya ingin menang bersama Timnas Prancis. Namun secara pribadi, saat ini tidak ada masalah apa pun dengan Valverde," tegas Tchouameni.
Terbentur Meja
Sebelumnya, Fede Valverde sudah memberikan klarifikasi terkait kabar keributan dengan Aurelien Tchouameni. Gelandang Timnas Uruguay itu memastikan luka di dahinya bukan akibat pukulan dari Tchouameni.
"Hari ini kami kembali berselisih. Saat berdebat, saya tidak sengaja membentur meja hingga mengalami luka kecil di dahi dan harus pergi ke rumah sakit. Rekan setim saya tidak memukul saya, dan saya juga tidak memukul dia," jelas Valverde.
Meski begitu, dia mengakui emosinya memang memuncak akibat situasi sulit yang sedang dialami Real Madrid musim ini.
"Saya marah dan frustrasi melihat beberapa dari kami berusaha keras menyelesaikan musim ini sebaik mungkin. Itu yang mendorong saya sampai berdebat dengan rekan setim."
"Saya minta maaf. Situasi ini menyakitkan bagi saya. Real Madrid adalah salah satu hal terpenting dalam hidup saya dan saya tidak bisa bersikap biasa saja terhadap kondisi tim saat ini," sambungnya.
Gara-gara keributan tersebut, Aurelien Tchouameni dan Federico Valverde masing-masing dijatuhi denda 500 ribu euro atau sekitar Rp8,7 miliar.
Sumber: Diario AS