Bruno Fernandes Belum Puas dengan Koleksi Gelarnya di Manchester United

Bruno Fernandes menegaskan keinginannya untuk lebih banyak "menang" lagi bersama MU.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 02 Juni 2026, 07:45 WIB
Gol Bruno Fernandes dari titik putih berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-88. Dua menit kemudian, Amad Diallo mencetak gol kemenangan yang sensasional di akhir pertandingan untuk Manchester United, juara Liga Inggris 20 kali itu. (Paul ELLIS/AFP)

Bola.com, Jakarta - Kapten Manchester United, Bruno Fernandes, mengakui perjalanan kariernya di Old Trafford belum sepenuhnya sesuai harapan.

Kendati telah mempersembahkan trofi untuk klub, gelandang asal Portugal itu merasa seharusnya bisa meraih lebih banyak gelar sejak bergabung dengan Setan Merah.

Advertisement

Fernandes, yang dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Premier League pada Mei lalu, sejauh ini telah membantu MU menjuarai Piala FA dan Piala Liga.

"Saya tentu ingin memenangkan lebih banyak trofi. Apa yang terjadi sejauh ini belum benar-benar sesuai dengan harapan saya, baik untuk diri saya sendiri maupun untuk klub ini," kata Fernandes kepada ESPN.


Banyak Momen Berharga

Gelandang Manchester United, Bruno Fernandes, tersenyum di lapangan setelah penampilan kandang terakhir mereka dalam pertandingan Liga Inggris antara Manchester United melawan Nottingham Forest di Old Trafford, Manchester, Inggris barat laut, pada 17 Mei 2026. United memenangkan pertandingan tersebut dengan skor 3-2. (Darren Staples / AFP)

Meski begitu, pemain berusia 31 tahun itu tetap menilai masa-masanya bersama MU diwarnai banyak momen berharga.

"Tetapi, saya juga mengalami banyak momen yang sangat baik. Kami berhasil mencapai beberapa final. Ada yang berhasil kami menangkan, ada juga yang tidak," ujarnya.

Fernandes menegaskan ambisinya sejak awal tidak pernah berubah, yakni membawa MU menjuarai kompetisi-kompetisi terbesar, termasuk Premier League.

"Target saya selalu memenangkan kompetisi terbesar, dan Premier League adalah salah satunya. Mimpi itu masih ada dalam diri saya dan saya berharap bisa mewujudkannya," lanjut Fernandes.


Kembali ke Liga Champions

Gelandang Manchester United, Bruno Fernandes, melepaskan tembakan dari titik penalti untuk mencetak gol pertama timnya dalam pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Manchester United dan Crystal Palace di Old Trafford, Manchester, pada 1 Maret 2026. (Darren Staples / AFP)

Performa impresif MU pada paruh kedua musim membawa mereka menutup kompetisi di posisi ketiga klasemen.

Hasil itu memastikan tiket ke Liga Champions musim depan, sekaligus menandai kembalinya klub ke kompetisi elite Eropa tersebut untuk pertama kalinya sejak musim 2023/2024.

Bagi Fernandes, tampil di Liga Champions memiliki arti khusus karena kompetisi tersebut mempertemukan tim-tim terbaik dunia.

"Tentu saja Liga Champions adalah kompetisi yang paling penting. Di sanalah Anda bisa menghadapi klub-klub terbesar di dunia, khususnya di Eropa," tutur Fernandes.

"Itu yang saya inginkan. Saya ingin berada di level tersebut, bermain melawan pemain-pemain terbaik dan menunjukkan bahwa saya juga mampu bersaing di level yang sama."


Pengaruh Michael Carrick

Pelatih sementara Manchester United asal Inggris, Michael Carrick, berbicara dengan gelandang Manchester United asal Portugal bernomor punggung 08, Bruno Fernandes, selama pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Manchester City di Old Trafford, Manchester, barat laut Inggris, pada 17 Januari 2026. (Darren Staples/AFP)

Kebangkitan performa MU musim lalu banyak dikaitkan dengan kehadiran Michael Carrick.

Mantan gelandang Inggris itu ditunjuk sebagai pelatih kepala interim pada Januari lalu setelah Ruben Amorim diberhentikan, sebelum akhirnya dipermanenkan pada Mei usai mencatatkan 12 kemenangan dari 16 pertandingan.

Fernandes menilai Carrick membawa perubahan besar, terutama dari sisi suasana tim yang sempat berada dalam masa sulit akibat pergantian pelatih.

"Saya pikir dia membawa energi yang sangat positif ke dalam tim. Dia berusaha menjaga suasana tetap positif karena kami sedang berada dalam masa transisi kepelatihan, dan itu selalu menjadi periode yang sulit bagi sebuah tim," kata Fernandes.

"Dia membawa ide-ide baru dan cara bermain yang berbeda. Itu penting karena membantu beberapa pemain menemukan kembali ruang untuk menjadi sosok utama di lapangan. Hasil yang kami raih juga menunjukkan hal tersebut. Kami berharap bisa terus melanjutkannya," imbuh Fernandes. 

 

Sumber: ESPN

Berita Terkait