Kepolisian Toronto Menyita 16 Ribu Produk Merchandise Palsu Piala Dunia 2026

Kasus ini menjadi perhatian serius mengingat Toronto menjadi salah satu kota tuan rumah Piala Dunia 2026.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 02 Juni 2026, 15:15 WIB
Merchandise resmi yang dipamerkan di bandara Kansas City jelang Piala Dunia 2026. (Jamie Squire/Getty Images/AFP)

Bola.com, Jakarta - Kepolisian Toronto mengumumkan penyitaan lebih dari 16.000 produk merchandise sepak bola palsu menjelang Piala Dunia 2026. Dalam operasi itu, dua orang ditangkap karena diduga terlibat dalam peredaran barang-barang ilegal yang melanggar hak kekayaan intelektual.

Kasus ini menjadi perhatian serius mengingat Toronto menjadi salah satu kota tuan rumah Piala Dunia 2026. Meningkatnya antusiasme penggemar menjelang turnamen terbesar di dunia itu dinilai turut memicu maraknya penjualan produk tiruan.

Advertisement

Penyelidikan polisi dimulai bulan lalu setelah sebuah firma hukum lokal yang berfokus pada perlindungan merek dagang menerima laporan mengenai keberadaan merchandise palsu di pasaran.

Laporan itu kemudian diteruskan kepada pihak berwenang yang langsung melakukan investigasi. Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan, polisi mengidentifikasi dan menyita ribuan barang yang diduga merupakan produk tiruan.

Barang-barang tersebut diyakini meniru berbagai merchandise resmi sepak bola yang biasanya diminati penggemar menjelang turnamen besar seperti Piala Dunia.

 
 

Ahli Hukum Ingatkan Konsumen dan Pedagang

Trofi Piala Dunia FIFA dipajang menjelang pengundian kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 di markas besar FIFA di Zurich, pada 13 Desember 2024. (Fabrice COFFRINI/AFP)

Menyusul pengungkapan kasus ini, seorang pengacara spesialis hak kekayaan intelektual mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat membeli merchandise sepak bola.

Ia meminta para konsumen hanya membeli produk dari penjual yang terpercaya dan memiliki izin resmi. Selain itu, masyarakat juga didorong untuk melaporkan apabila menemukan indikasi penjualan barang palsu atau praktik penipuan.

Langkah tersebut dianggap penting untuk melindungi konsumen sekaligus menjaga hak pemegang merek yang sah.


Piala Dunia 2026 Diperkirakan Picu Lonjakan Permintaan Merchandise

Dengan makin dekatnya pelaksanaan Piala Dunia 2026 di Amerika Utara, permintaan terhadap jersey, syal, topi, dan berbagai suvenir sepak bola diperkirakan akan meningkat tajam.

Kondisi itu sering dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk menjual produk tiruan dengan harga lebih murah. Aparat penegak hukum di Kanada berkomitmen meningkatkan pengawasan terhadap peredaran merchandise ilegal menjelang turnamen berlangsung.

Kasus penyitaan lebih dari 16 ribu barang palsu ini menjadi salah satu operasi terbesar yang dilakukan di Toronto dalam upaya melindungi konsumen dan menjaga integritas merek-merek resmi sepak bola dunia menjelang Piala Dunia 2026.

Sumber: The Star

Berita Terkait